Konten dari Pengguna

Pengertian Teks Cerita Sejarah, Struktur, dan Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/Trifonov_Evgeniy.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/Trifonov_Evgeniy.

Pengertian teks cerita sejarah perlu dipahami siswa. Teks cerita sejarah adalah jenis teks naratif yang berisi kisah atau peristiwa yang terjadi di masa lalu dan memiliki nilai sejarah.

Teks ini biasanya disusun berdasarkan urutan kronologis, dimulai dari latar belakang atau pengenalan, diikuti oleh peristiwa utama, dan diakhiri dengan penutup atau kesimpulan.

Daftar isi

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/siculodoc.

Teks adalah naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang. Sedangkan cerita adalah karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman atau penderitaan orang atau kejadian. Dan sejarah artinya kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.

Dikutip dari buku Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk Kelas XII SMK karya Fitri Itut Rahayu (2022:20), dapat disimpulkan bahwa pengertian teks sejarah adalah karangan yang menuturkan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.

Teks ini biasanya disusun berdasarkan kronologi waktu, dimulai dari pengenalan atau latar belakang, peristiwa utama, dan diakhiri dengan penutup atau kesimpulan yang menggambarkan dampak atau akibat dari peristiwa tersebut.

Dalam teks cerita sejarah, penulis berusaha untuk menggambarkan kejadian masa lampau secara rinci dan akurat, sering kali didukung oleh data atau fakta sejarah yang telah diverifikasi.

Teks ini bisa mencakup berbagai jenis peristiwa, mulai dari kejadian penting dalam sejarah bangsa, kehidupan tokoh-tokoh terkenal, hingga perubahan sosial dan politik yang signifikan.

Ciri-Ciri Teks Cerita Sejarah

Berdasarkan arti teks cerita sejarah, dapat diambil ciri-ciri:

  1. Berupa cerita nonfiksi

  2. Cenderung didasarkan pada kenyataan yang berupa peristiwa pada masa lampau

  3. Cenderung bertujuan untuk mengingatkan pembaca akan peristiwa pada masa lampau yang dapat diteladani

Ciri Bahasa Cerita Sejarah

Sedangkan ciri bahasa cerita sejarah yaitu sebagai berikut:

  1. Menggunakan kata-kata denotatif

  2. Menggunakan kalimat yang menjelaskan suatu peristiwa (menggunakan nomina yang dapat mengidentifikasi siapa dan apa saja yang terlihat dalam peristiwa tersebut. selain itu, teks cerita sejarah ini juga sering menggunakan kelompok kata yang dapat menggambarkan sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa sejarah tersebut dengan lebih rinci).

  3. Menggunakan konjungsi (kata sambung) temporal agar urutan peristiwa dapat tertata secara kronologis.

Struktur Teks Cerita Sejarah

Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/kvkirillov.

Teks cerita sejarah memiliki struktur yang mirip dengan novel dan cerpen, karena ketiganya termasuk dalam kategori cerita ulang. Struktur tersebut meliputi orientasi, pengungkapan peristiwa, konflik, komplikasi, resolusi, dan koda.

1. Orientasi

Orientasi dapat disebut juga sebagai bagian pengenalan, karena pada tahap ini dilakukan perkenalan terhadap tokoh-tokoh, latar tempat, waktu, suasana, sudut pandang, serta hubungan antar tokoh.

2. Pengungkapan Peristiwa

Pada bagian ini, diceritakan peristiwa atau kejadian awal yang berpotensi memunculkan masalah, pertentangan, atau hambatan yang dihadapi oleh tokoh, terutama tokoh utama.

3. Konflik (Rising Action)

Tahap rising action menampilkan konflik atau masalah yang semakin rumit antar tokoh.

4. Komplikasi (Puncak Masalah)

Komplikasi adalah bagian yang paling mendebarkan dan penuh ketegangan, di mana masalah mencapai puncaknya. Bagian ini mengandung pertikaian atau peristiwa lain yang dihadapi oleh para tokoh.

5. Resolusi (Penyelesaian Masalah)

Setelah konflik mencapai puncaknya, diperlukan penyelesaian atau resolusi. Pada tahap ini, penulis menceritakan akhir dari masalah atau bagaimana masalah tersebut diselesaikan.

6. Koda

Koda bersifat opsional, sehingga tidak semua teks cerita sejarah memilikinya. Koda adalah penutup cerita yang biasanya berisi komentar atau kesimpulan dari cerita tersebut.

Fungsi Teks Cerita Sejarah

Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/13-Smile.

Teks cerita sejarah memiliki berbagai fungsi yang penting dalam pembelajaran dan kehidupan masyarakat. Berikut adalah fungsi teks cerita sejarah:

1. Sarana Edukasi

  • Membantu generasi muda belajar tentang peristiwa-peristiwa penting di masa lalu.

  • Mengajarkan tentang pembentukan sebuah bangsa, peran tokoh-tokoh sejarah, dan perkembangan sosial serta budaya.

  • Memungkinkan siswa memahami asal-usul dan perkembangan masyarakat serta nilai-nilai yang mendasari kehidupan suatu bangsa.

2. Memperkuat Identitas Nasional

  • Menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pemahaman sejarah bangsa.

  • Membangkitkan kebanggaan terhadap warisan budaya dan sejarah yang dimiliki.

  • Menguatkan solidaritas dan kesatuan di antara warga negara melalui kisah-kisah heroik dan perjuangan.

3. Sumber Pembelajaran dari Masa Lalu

  • Mengajarkan tentang kesuksesan dan kegagalan yang terjadi di masa lampau.

  • Membantu masyarakat dan individu belajar dari pengalaman sejarah untuk membangun masa depan yang lebih baik.

  • Menyediakan pelajaran moral dan etika yang dapat diterapkan dalam kehidupan saat ini.

Jenis-Jenis Teks Cerita Sejarah

Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/kvkirillov.

Teks cerita sejarah dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fokus dan tujuan penyajiannya.

Setiap jenis teks ini memiliki karakteristik tersendiri yang mencerminkan cara sejarah disampaikan dan dipahami oleh pembaca atau pendengarnya. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis teks cerita sejarah:

1. Teks Cerita Sejarah Fiksi

Teks cerita sejarah fiksi adalah narasi yang didasarkan pada peristiwa sejarah nyata namun dicampur dengan unsur-unsur imajinatif atau fiksi.

Dalam jenis ini, penulis mengambil kebebasan kreatif untuk memperkaya cerita dengan karakter, dialog, atau situasi yang mungkin tidak sepenuhnya akurat secara historis.

Meskipun demikian, latar waktu dan tempat serta beberapa peristiwa utama tetap merujuk pada sejarah yang nyata. Contoh dari teks cerita sejarah fiksi adalah novel sejarah atau cerita rakyat.

2. Teks Cerita Sejarah Nonfiksi

Teks cerita sejarah nonfiksi adalah narasi yang didasarkan sepenuhnya pada fakta dan peristiwa yang benar-benar terjadi.

Jenis teks ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang akurat dan mendetail tentang suatu peristiwa sejarah, tanpa tambahan unsur fiksi atau imajinatif.

Biasanya, teks ini disusun berdasarkan penelitian yang mendalam dan sumber-sumber sejarah yang dapat dipercaya. Contoh dari teks cerita sejarah nonfiksi termasuk biografi tokoh sejarah, laporan tentang peristiwa penting, atau kronik sejarah.

3. Teks Cerita Sejarah Daerah

Teks cerita sejarah daerah berfokus pada peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi di suatu daerah tertentu dan dianggap penting oleh masyarakat setempat.

Cerita sejarah daerah sering kali mencakup asal-usul nama tempat, tradisi lokal, atau peristiwa penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat di daerah tersebut.

4. Teks Cerita Sejarah Nasional

Teks cerita sejarah nasional mengisahkan peristiwa-peristiwa besar yang memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan dan perkembangan suatu bangsa.

Teks ini biasanya melibatkan tokoh-tokoh nasional, gerakan politik, perjuangan kemerdekaan, atau revolusi yang menjadi titik balik dalam sejarah suatu negara.

5. Teks Cerita Sejarah Internasional

Teks cerita sejarah internasional mencakup peristiwa-peristiwa sejarah yang memiliki dampak global atau melibatkan lebih dari satu negara.

6. Teks Cerita Sejarah Lisan (Oral History)

Teks cerita sejarah lisan atau oral history adalah sejarah yang disampaikan secara turun-temurun melalui cerita lisan. Ini bisa berupa tradisi lisan, legenda, atau kisah-kisah yang disampaikan dari generasi ke generasi.

7. Teks Cerita Sejarah Pribadi

Teks cerita sejarah pribadi adalah narasi yang didasarkan pada pengalaman pribadi seseorang yang berkaitan dengan peristiwa sejarah. Jenis teks ini sering kali berbentuk memoar atau autobiografi.

Contoh Teks Cerita Sejarah

Ilustrasi Pengertian Teks Cerita Sejarah. Foto: Unsplash/Nando Castoldi.

Berikut adalah contoh teks cerita sejarah yang bisa dijadikan sebagai referensi:

Judul: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

1. Orientasi (Pengenalan)

Pada tanggal 6 Agustus 1945, bom atom dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, yang menyebabkan kekacauan besar. Tiga hari kemudian, bom kedua menghantam Nagasaki, yang semakin melemahkan kekuatan Jepang.

Akibat dari dua serangan ini, Jepang akhirnya menyerah kepada Sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Kabar ini memberikan dorongan besar bagi para pemimpin Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaan, setelah bertahun-tahun hidup di bawah penjajahan Belanda dan Jepang.

2. Pengungkapan Peristiwa (Keadaan Awal)

Setelah mendengar berita kekalahan Jepang, para pemuda Indonesia merasa saat yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan telah tiba. Mereka mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera mengambil tindakan.

Pada malam tanggal 15 Agustus 1945, para pemuda bahkan membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok agar mereka terhindar dari pengaruh Jepang dan bisa merumuskan teks proklamasi tanpa tekanan.

3. Konflik (Rising Action)

Namun, Soekarno dan Hatta masih ragu-ragu karena mereka ingin memastikan bahwa kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan cara yang tepat dan didukung oleh semua pihak, termasuk PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Perdebatan pun terjadi antara golongan tua yang dipimpin oleh Soekarno dan Hatta dengan golongan muda yang menginginkan kemerdekaan segera diproklamasikan tanpa menunggu Jepang.

4. Komplikasi (Puncak Masalah)

Setelah kembali ke Jakarta, pada tanggal 16 Agustus malam, Soekarno, Hatta, dan beberapa tokoh lainnya berkumpul di rumah Laksamana Maeda untuk menyusun teks proklamasi. Ini adalah momen yang sangat tegang karena keputusan yang akan diambil sangat menentukan masa depan bangsa.

Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya disepakati teks proklamasi yang ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia.

5. Resolusi (Penyelesaian Masalah)

Pada pagi hari tanggal 17 Agustus 1945, di sebuah rumah di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, Soekarno dengan lantang membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di hadapan para hadirin.

Pembacaan teks ini menandai berakhirnya masa penjajahan dan lahirnya negara Indonesia yang merdeka. Peristiwa ini disambut dengan sorak sorai oleh rakyat Indonesia, yang sejak lama mendambakan kemerdekaan.

6. Koda (Penutup)

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menjadi tonggak sejarah yang sangat penting, yang menandai berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peristiwa ini menginspirasi perjuangan kemerdekaan di berbagai negara lain, khususnya di Asia dan Afrika.

Meskipun setelah proklamasi masih ada tantangan besar, seperti Agresi Militer Belanda, semangat perjuangan rakyat Indonesia yang dipicu oleh proklamasi ini tidak pernah pudar. Proklamasi tersebut mengantarkan Indonesia menuju pengakuan kedaulatan penuh pada tahun 1949.

Baca Juga: Mengetahui Apa Itu Tokoh Figuran, Fungsi, hingga Contohnya

Itulah pengertian teks cerita sejarah, struktur, dan contohnya yang bisa dijadikan sebagai referensi. Teks cerita sejarah adalah karangan yang menuturkan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. (Umi)