Pengertian Volume Molar Gas dalam Keadaan Standar dan Tidak Standar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bersamaan dengan massa molar, volume molar gas juga termasuk ke dalam konsep mol. Mol sendiri merupakan satuan jumlah zat yang dipergunakan dalam perhitungan kimia.
Menyadur dari buku Pintar Pelajaran: Ringkasan Materi Dan Kunpulan Rumus Lengkap karya Drs. Joko Untoro, satu mol adalah satuan banyaknya partikel atau merupakan penyederhanaan jumlah partikel suatu ion, molekul, atau unsur.
1 mol = 1 L buah partikel zat
L adalah tetapan avogadro = 6,02 x 10^23
Hubungan jumlah partikel dengan jumlah mol dapat dinyatakan sebagai berikut:
Jumlah mol = jumlah partikel : 6,02 x 10^23
Untuk massa molar sendiri, istilah tersebut memiliki arti sebagai massa 1 mol zat sebanyak Ar unsurnya atau Mr senyawanya yang dinyatakan dalam gram atau mol.
Misalnya,
1 mol^12C = 12 gram = Ar^2C
2 mol^12C = 2 x 12 gram = 2 x Ar^2C
3 mol^12C = 3 x 12 gram = 3 x Ar^2C
Volume Molar Gas
Setelah mengetahui pengertian dan penjelasan singkat dari konsep mol dan massa molar. Lantas bagaimana dengan pengertian volume molar gas? Simak penjelasannya berikut ini!
Mengutip buku Kimia SMA/MA Kelas X (Diknas) karya Suyatno, volume molar gas terbagi menjadi dua, yakni keadaan standar dan keadaan tidak standar.
1. Keadaan standar
Volume molar adalah volume 1 mol gas pada keadaan standar (STP). STP adalah Standard Temperature and Pressure merupakan tekanan suatu gas 1 atmosfer (atm) atau 76 cmHg dengan suhu 273 K atau 0°C.
Setiap gas memiliki volume sama pada suhu dan tekanan yang sama berdasarkan hukum avogadro. Volume 1 mol gas adalah 22,4 liter pada keadaan standar.
Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut:
Volume (STP) = mol x 22,4 L
Contoh soal volume molar gas pada keadaan STP, yakni:
Berapa volume 0,5 mol gas oksigen pada keadaan STP?
Pembahasan,
V = mol x 22,4 L
= 0,5 x 22,4
= 11, 2 L
Jadi, volum 0,5 mol gas oksigen pada keadaan STP adalah 11,2 L.
2. Keadaan tidak standar
Volume gas pada suhu dan tekanan tertentu (bukan 0°C, 1 atm) dapat dihitung berdasarkan persamaan gas ideal berikut ini, yakni:
PV = n x R x T
PV dijabarkan sebagai tekanan atau atm, V sebagai volume, T sebagai suhu mutlak, n sebagai jumlah partikel (mol), dan R sebagai tetapan gas (L atm mol-1 K-1)
Persamaan gas ideal adalah suatu persamaan yang diturunkan berdasarkan asumsi para pakar kimia dengan mengacu pada hasil percobaan, seperti hukum Charles, hukum Amonton, hukum Boyle, dan hukum Gay-Lussac.
(JA)
Baca juga: Pengertian Molaritas, Penjelasan Rumus, dan Contohnya
