Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending If Wishes Could Kill yang Bikin Penonton Penasaran

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penjelasan Ending If Wishes Could Kill,Foto:Unsplash/Amjith S
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjelasan Ending If Wishes Could Kill,Foto:Unsplash/Amjith S

Penjelasan ending If Wishes Could Kill sering kali membuat penonton berhenti sejenak dan merenungkan kembali setiap kejadian yang telah disaksikan sejak awal cerita.

Ada banyak emosi yang bercampur mulai dari rasa tegang, sedih, hingga kebingungan yang seolah belum sepenuhnya terjawab hanya dengan satu kali menonton.

Penjelasan Ending If Wishes Could Kill, Cerita Teror

Ilustrasi Penjelasan Ending If Wishes Could Kill,Foto:Unsplash/Christian Harb

Penjelasan ending If Wishes Could Kill menghadirkan penutup cerita yang emosional sekaligus penuh makna, membuat banyak penonton masih memikirkannya bahkan setelah layar berakhir.

Dikutip dari situs time.com Se-ah dan Ha-sal nekat memasuki dunia roh demi menghentikan kutukan yang telah menghantui sejak awal.

Dalam situasi genting itu, Ha-sal berusaha menahan roh Si-won, sementara Se-ah diberi tugas penting untuk menemukan ponsel milik Si-won sumber dari semua teror yang terjadi.

Menurut Ha-sal, satu-satunya cara untuk mengakhiri kutukan adalah dengan menghancurkan ponsel tersebut. Namun perjalanan Se-ah tidak mudah. Ia harus menghadapi Na-ri, sahabatnya sendiri yang kini berubah menjadi ancaman.

Rasa bersalah atas kematian Hyeon-wook serta manipulasi Si-won membuat Na-ri kehilangan arah. Ia percaya bahwa teman-temannya tidak benar-benar peduli padanya, hingga akhirnya memilih jalan gelap.

Konflik emosional pun memuncak ketika Se-ah harus berhadapan langsung dengan Na-ri di dunia roh. Meski sempat dirasuki, keputusan Na-ri untuk menyerang Se-ah datang dari kehendaknya sendiri.

Pertarungannya bukan hanya fisik tetapi juga batin antara persahabatan dan keharusan bertahan hidup. Pada akhirnya, Se-ah terpaksa mengalahkan Na-ri demi menyelamatkan dirinya.

Setelah momen menyakitkan itu, Se-ah berhasil menemukan ponsel Si-won dan menghancurkannya menggunakan anak panah milik Ha-sal.

Tindakan tersebut akhirnya mematahkan kutukan, membebaskan arwah Si-won dan Hye-rung agar bisa melanjutkan perjalanan dengan damai.

Meski kutukan berakhir, cerita tidak sepenuhnya bahagia. Kehilangan Hyeon-wook dan Na-ri meninggalkan luka mendalam bagi para karakter. Namun, Se-ah, Geon-woo, dan Ha-joon berhasil bertahan hidup. Bang Ui yang sempat terluka parah pun selamat.

Di penghujung cerita, semua berkumpul dalam suasana hangat untuk makan malam sekaligus mengadakan perpisahan yang tenang bagi Hyeon-wook.

Itulah penjelasan ending If Wishes Could Kill yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Meski dibalut nuansa kelam dan kehilangan, ada pesan kuat tentang keberanian untuk menghadapi masa lalu dan menerima kenyataan.(shr)

Baca juga: Filing for Love Tayang Jam Berapa di Mana? Cari Tahu Informasinya di Sini