Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending Monster: The Lizzie Borden Story dan Akhir Kisahnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penjelasan ending Monster: The Lizzie Borden Story. Foto: Unsplash.com/Kevin Woblick
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjelasan ending Monster: The Lizzie Borden Story. Foto: Unsplash.com/Kevin Woblick

Penjelasan ending Monster: The Lizzie Borden Story menyisakan tanda tanya setelah serial memasuki bagian akhir cerita.

Jalan cerita yang berlangsung sepanjang musim akhirnya sampai pada titik ketika kehidupan para tokohnya memasuki fase berbeda.

Adegan penutup kemudian memberikan makna tersendiri yang membuat akhir serial ini tidak sesederhana kisah kriminal.

Penjelasan Ending Monster: The Lizzie Borden Story, Kisah yang Tak Sederhana

Ilustrasi penjelasan ending Monster: The Lizzie Borden Story. Foto: Unsplash.com/Jonas Leupe

Dikutip dari people.com, berikut adalah penjelasan ending Monster: The Lizzie Borden Story yang memperlihatkan kelanjutan kisah Lizzie Borden, Bridget “Maggie” Sullivan, Emma Borden, dan Aileen Wuornos.

Setelah dinyatakan tidak bersalah, Lizzie memperoleh bagian dari harta ayahnya dan membeli rumah baru bernama Maplecroft. Ia tinggal cukup tertutup bersama hewan-hewan peliharaannya.

Kebebasan Lizzie tidak membuat kasus pembunuhan hilang dari kehidupannya. Namanya justru berubah menjadi legenda setelah buku tentang dirinya beredar dan anak-anak mengenakan kostum Lizzie saat Halloween.

Emma ikut terkena dampak reputasi keluarga Borden dan akhirnya memilih pergi ke kota lain dengan harapan dapat memulai kehidupan baru menggunakan nama berbeda.

Sementara itu, Bridget menjalani kehidupan rumah tangga yang tidak membahagiakan. Ia tinggal bersama suami yang memperlakukannya seperti pelayan.

Bridget kemudian meninggalkan rumah tersebut setelah menakuti suaminya dengan kapak dan pergi ke Maplecroft untuk tinggal bersama Lizzie.

Kedatangan Bridget membuat Lizzie kembali menghadapi rasa bersalah atas kematian ayah dan ibu tirinya.

Bridget mendorongnya untuk meminta pengampunan, sehingga Lizzie pergi ke hutan di belakang rumah dan berdoa kepada Andrew serta Abby. Setelah itu, Lizzie siap menjalani kehidupan baru bersama Bridget.

Keduanya bergabung dengan gerakan perempuan yang memperjuangkan hak pilih. Ketika gerakan tersebut merayakan kemenangan, para perempuan mengadakan pesta.

Di tengah perayaan, Lizzie terlihat termenung saat lagu “Carnival” milik Natalie Merchant mulai terdengar.

Lagu yang sama diputar ketika Aileen Wuornos menjalani eksekusi. Setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan sejumlah pria, Aileen dijatuhi hukuman mati dengan suntikan mematikan.

Saat eksekusi berlangsung, ia kehilangan kesadaran sebelum adegan berpindah ke situasi yang terasa berada di luar dunia nyata.

Aileen kemudian membuka mata dan melihat Lizzie serta Bridget di hadapannya. Lizzie mengatakan bahwa mereka datang untuk membawanya ke tempat berikutnya.

Ketiganya berjalan menuju pintu dengan cahaya terang, lalu cerita kembali ke dunia nyata dan memperlihatkan petugas yang mengumumkan waktu kematian Aileen.

Adegan tersebut tidak memberikan jawaban pasti mengenai hubungan Lizzie dan Aileen.

Pertemuan itu dapat dipahami sebagai gambaran spiritual, sementara kemungkinan lain melihatnya sebagai simbol yang menghubungkan pengalaman kedua tokoh.

Serial sengaja membiarkan maknanya terbuka sehingga penonton dapat menafsirkan sendiri hubungan antara kedua kisah tersebut.

Penjelasan ending Monster: The Lizzie Borden Story memperlihatkan Lizzie akhirnya membuka kehidupan baru bersama Bridget.

Sementara itu, adegan Aileen memberikan penutup simbolis yang membuat akhir serial tetap terbuka untuk ditafsirkan. (Shofia)

Baca Juga: Penjelasan Ending The End of Oak Street: Film Fiksi Ilmiah Amerika Serikat