Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Finale Episode

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Finale Episode. Unsplash.com/Rafal Werczynski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Finale Episode. Unsplash.com/Rafal Werczynski

Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Finale Episode menjadi topik yang paling banyak dicari penggemar serial Netflix. Apalagi setelah platform ini menutup cerita salah satu serial paling ikonik ini.

Episode terakhir berjudul “The Rightside Up” menghadirkan pertempuran besar, paling emosional, dan yang paling kompleks sepanjang sejarah Stranger Things. Episode ini sekaligus memberikan penutup yang penuh makna bagi para penonton.

Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Finale Episode

Ilustrasi Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Finale Episode. Unsplash.com/Rafal Werczynski

Dikutip dari www.netflix.com, penjelasan ending Stranger Things Season 5 finale episode dimulai tanpa basa-basi. Seluruh kru Hawkins bersatu untuk menghadapi Vecna (Henry Creel) dan Mind Flayer dalam satu pertarungan terakhir.

Eleven, Kali, dan Max menyerang Henry di alam pikirannya, sementara Hopper dan Murray menyiapkan bom untuk menghancurkan Upside Down dari dalam.

Konsep ini telah ditegaskan oleh Duffer Brothers sebagai klimaks ala Dungeons & Dragons, yaitu setiap karakter memiliki peran penting yang akan menentukan kemenangan.

Salah satu hal besar yang terungkap dalam episode ini adalah asal-usul Vecna. Terungkap bahwa Henry terpengaruh Mind Flayer sejak kecil melalui partikel misterius dalam koper seorang ilmuwan.

Namun hingga akhir, serial ini sengaja membiarkan ambigu apakah Henry sepenuhnya dikendalikan Mind Flayer, atau ia secara sadar memilih jalan kehancuran.

Pada akhirnya, Vecna benar-benar tewas setelah Joyce Byers memenggal kepalanya. Ini merupakan sebuah keputusan simbolis karena Joyce adalah karakter pertama yang mempercayai keanehan Hawkins sejak Season 1.

Mind Flayer sendiri dikalahkan karena kerja sama epik seluruh tim di Abyss. Pertarungan ini juga menandai berakhirnya ancaman lintas dimensi yang menghantui Hawkins selama bertahun-tahun.

Setelah itu, Upside Down dihancurkan melalui ledakan besar yang dipicu oleh Purple Rain milik Prince, hingga menutup portal antar dunia untuk selamanya.

Eleven memilih tetap berada di Upside Down saat dunia itu runtuh demi mencegah eksperimen supernatural terulang kembali. Adegan perpisahannya dengan Mike pun menjadi salah satu momen yang paling menyayat hati.

Namun, serial ini tidak memberi jawaban pasti tentang apakah Eleven benar-benar mati atau berhasil kabur melalui ilusi Kali. Penonton pun dibiarkan memilih keyakinan mereka sendiri.

Serial ini ditutup dengan adegan sederhana, yaitu permainan Dungeons & Dragons terakhir di ruang bawah tanah Wheeler. Penjelasan ending Stranger Things Season 5 finale episode melambangkan berakhirnya masa kanak-kanak dan diteruskannya tongkat estafet kepada generasi berikutnya. (Win)

Baca juga: Penjelasan Ending Stranger Things Season 5 Volume 2