Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending Wonderfools Lengkap dan Mudah Dipahami

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penjelasan ending Wonderfools. Foto: Unsplash.com/Kevin Woblick
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjelasan ending Wonderfools. Foto: Unsplash.com/Kevin Woblick

Penjelasan ending Wonderfools menarik perhatian penonton setelah konflik besar Haeseong City berakhir melalui pertarungan penuh kekacauan menjelang pergantian tahun 1999.

Drama fantasi yang tayang di Netflix tersebut menghadirkan misteri eksperimen manusia, kekuatan supernatural, serta ancaman berbahaya yang mengubah kehidupan penduduk kota perlahan.

Perjalanan para karakter utama dipenuhi rahasia masa lalu, hubungan emosional rumit, serta pertarungan besar yang memengaruhi nasib banyak orang.

Penjelasan Ending Wonderfools, Drama Fantasi di Netflix

Ilustrasi penjelasan ending Wonderfools. Foto: Unsplash.com/Jonas Leupe

Dikutip dari netflix.com, berikut adalah penjelasan ending Wonderfools yang menampilkan penyelesaian konflik besar antara Chae-ni, Un-jeong, serta ilmuwan gila bernama Ha Won-do.

Ending drama dimulai ketika rencana Ha Won-do akhirnya terungkap sepenuhnya. Selama bertahun-tahun, Won-do melakukan eksperimen ilegal terhadap anak-anak demi menciptakan manusia dengan kemampuan supernatural.

Eksperimen tersebut melahirkan kelompok Wunderkinder, yaitu anak-anak berkekuatan khusus yang tubuhnya mengalami mutasi akibat percobaan laboratorium rahasia di Haeseong City.

Tujuan utama Won-do bukan sekadar menciptakan manusia super. Ilmuwan tersebut sebenarnya terobsesi terhadap keabadian dan ingin menemukan kembali Eternal Heart, jantung spesial yang mampu menghidupkan seseorang setelah kematian.

Eternal Heart ternyata berada di dalam tubuh Chae-ni sejak kecil setelah transplantasi jantung dilakukan akibat kondisi penyakit jantung bawaan yang dideritanya.

Fakta tersebut menjadi pukulan besar bagi Chae-ni karena jantung yang menyelamatkan hidupnya berasal dari anak korban eksperimen laboratorium.

Anak tersebut merupakan teman dekat Un-jeong ketika masih berada di fasilitas percobaan milik Won-do.

Perasaan bersalah terus menghantui Un-jeong sebab ledakan laboratorium pada masa lalu menyebabkan kematian tragis anak pemilik Eternal Heart.

Konflik memuncak ketika Won-do berhasil menculik Chae-ni dan mengambil serum dari darahnya. Serum tersebut dipakai untuk percobaan kepada Nam Sun-kyu, seorang pria kaya yang ingin hidup lebih lama.

Tubuh Sun-kyu memang sempat terlihat lebih muda sesaat setelah suntikan diberikan, tetapi efek samping serum justru menyebabkan kematian cepat.

Kematian Sun-kyu tidak menghentikan ambisi Won-do. Ilmuwan tersebut kemudian menyusun rencana lebih berbahaya dengan menyebarkan zat kimia mutasi ke seluruh Haeseong City menggunakan balon udara raksasa.

Won-do berharap mutasi massal akan menciptakan manusia baru yang memiliki Eternal Heart sempurna.

Pertarungan terakhir berlangsung saat malam pergantian tahun. Ju-ran memakai kekuatan pengendalian pikiran untuk memanipulasi warga kota dan polisi agar mendukung gereja palsu Eternal Salvation.

Situasi semakin kacau ketika laboratorium kembali meledak seperti peristiwa dua puluh tahun sebelumnya. Un-jeong akhirnya melawan Won-do secara langsung di dalam laboratorium.

Rasa bersalah selama bertahun-tahun berubah menjadi keberanian untuk menghentikan eksperimen tersebut. Namun, kekacauan ledakan membuat keadaan semakin sulit dikendalikan.

Chae-ni bersama Ro-bin dan Gyeong-hun kemudian menyadari balon udara gereja membawa zat kimia berbahaya yang akan menyebar ke seluruh kota melalui ledakan kembang api.

Ro-bin menggunakan kekuatan fisiknya untuk melempar Chae-ni menuju balon udara tersebut. Chae-ni lalu memakai kemampuan teleportasi demi memindahkan balon jauh dari Haeseong City sebelum ledakan terjadi.

Adegan tersebut menjadi momen paling penting dalam ending Wonderfools karena Chae-ni memilih mempertaruhkan hidup demi menyelamatkan seluruh kota.

Pengorbanan tersebut juga menunjukkan perubahan besar dalam dirinya. Chae-ni yang sebelumnya merasa hidupnya tidak berharga akhirnya memahami alasan dirinya tetap bertahan hidup selama ini.

Setelah ledakan terjadi, seluruh warga mengira Chae-ni meninggal. Nenek, sahabat, dan orang-orang terdekat mulai mengadakan acara penghormatan untuk mengenangnya.

Namun, serial memberikan kejutan ketika Chae-ni tiba-tiba muncul dalam keadaan kusut dan kelelahan setelah berjalan jauh kembali ke kota.

Chae-ni menjelaskan bahwa dirinya berhasil memindahkan balon cukup jauh sehingga ledakan tidak membahayakan siapa pun. Teleportasi terakhir membuatnya tersesat sehingga membutuhkan waktu lama untuk kembali ke Haeseong City.

Perjalanan tersebut sekaligus menjadi simbol kebebasan karena sejak awal Chae-ni selalu bermimpi menjelajahi dunia luar.

Hubungan Chae-ni dan Un-jeong akhirnya berkembang lebih jelas setelah seluruh konflik selesai. Un-jeong juga berhasil menemukan ibu kandungnya setelah lama hidup dengan masa lalu kelam akibat eksperimen laboratorium.

Sementara itu, Gyeong-hun mulai mendapatkan penghargaan dari putrinya, sedangkan Ro-bin merasa bahagia karena sahabatnya berhasil kembali dengan selamat.

Ending serial tidak sepenuhnya berakhir damai. Adegan terakhir memperlihatkan tubuh Won-do bergerak kembali di bawah reruntuhan gereja.

Serum dari darah Chae-ni ternyata kemungkinan berhasil membuat Won-do memperoleh kemampuan mirip Eternal Heart sehingga peluang hidupnya masih terbuka.

Penjelasan ending Wonderfools yang tayang di Netflix memperlihatkan bahwa kekuatan besar hanya dapat digunakan dengan benar ketika disertai tanggung jawab dan tujuan melindungi orang lain.

Akhir cerita juga membuka kemungkinan kelanjutan konflik baru karena Ha Won-do masih hidup dan efek samping kekuatan para Wunderkinder belum benar-benar selesai. (Suci)

Baca Juga: Cara Nonton The Wonderfools Sub Indo dan Sinopsisnya