Konten dari Pengguna

Pentingnya Menerapkan Kehidupan Demokratis dalam Bermasyarakat

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemilu sebagai implementasi dari kehidupan demokratis. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemilu sebagai implementasi dari kehidupan demokratis. Foto: Pexels.com

Pentingnya kehidupan demokratis dalam masyarakat dapat meningkatkan terciptanya kehidupan bersama yang aman dan nyaman. Secara umum demokrasi merupakan segala sesuatu dalam sistem pemerintahan yang dilakukan dari, oleh, dan untuk semua anggotanya, dalam hal ini masyarakat.

Dalam menjalankan sistem politik demokratis, pemerintah mengambil suatu kebijakan umum yang ditetapkan oleh wakil rakyat dan kemudian diawasi secara efektif oleh masyarakat.

Masalah yang timbul dapat dimusyawarahkan bersama melalui sistem demokrasi. Berbagai keputusan penting pun dapat ditentukan melalui mufakat atau pembicaraan bersama.

Dengan demikian risiko terjadinya perpecahan antara masyarakat akan menurun. Lantas, apa pentingnya kehidupan demokratis dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara? Bila kamu belum mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini!

Pentingnya Kehidupan Demokratis dalam Masyarakat

Pentingnya kehidupan demokratis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dikutip dari situs smkgiki1.sch.id adalah sebagai berikut:

  1. Adanya kontrol sosial dari masyarakat terhadap jalannya sistem pemerintahan. Hal ini berfungsi untuk membuktikan kebebasan kepada masyarakat dalam mengemukakan pendapat dan menjamin terciptanya pemerintahan yang bersih.

  2. Sistem demokrasi bisa menghindarkan tindakan sewenang-wenang terhadap warga negara. Sebab negara demokrasi mengakui supremasi hukum yang ada.

  3. Negara menjalankan praktik pemerintahan yang dimandatkan oleh rakyat. Tidak sedikit penguasa yang cenderung bertindak otoriter, diktator, membatasi partisipasi masyarakat atau rakyat dan lain-lain.

  4. Memungkinkan setiap kebudayaan dapat berkembang dengan baik karena negara demokrasi menghormati kebebasan berekspresi.

Ciri Negara yang Menerapkan Demokrasi

Ilustrasi menyuarakan pendapat sebagai salah satu ciri kehidupan demokratis. Foto: Pexels.com

Masyarakat yang demokratis memiliki budaya dan norma-norma yang telah ditetapkan sebagai acuan ukuran kelayakan sikap dan perilaku setiap anggotanya. Menurut para ahli hukum yang dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas VIII karangan Mochlisin, suatu pemerintahan negara yang menerapkan paham demokrasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Melindungi dan menjamin hak asasi setiap warga negaranya.

  2. Memiliki perwakilan rakyat yang representatif.

  3. Terdapat wakil-wakil rakyat dalam Dewan Perwakilan Rakyat yang dipilih oleh rakyat melalui pemilu.

  4. Adanya pendidikan kewarganegaraan (civic education).

  5. Masa jabatan pemegang pemerintahan dibatasi dalam periode tertentu.

Perumusan Pemerintahan yang Demokratis

Menurut Miriam Budiardjo dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan SMP VIII karya Mochlisin, berikut perumusan pemerintahan yang demokratis:

  1. Perlindungan konstitusional. Konstitusi telah menjamin hak-hak individu, tetapi konstitusi juga harus menentukan prosedur perlindungan hak-hak yang dijamin.

  2. Badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak.

  3. Pemilihan umum yang bebas dan adil.

  4. Kebebasan masyarakat untuk menyatakan ide atau pendapat di muka umum.

  5. Kebebasan untuk berserikat, berorganisasi, dan beroposisi.

  6. Setiap warganya mendapat pendidikan kewarganegaraan dengan tepat.

(ZHR)