Penyakit Albuminuria: Pengertian, Penyebab, dan Gejala

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ginjal adalah salah satu organ vital pada tubuh manusia. Ginjal juga berperan penting dalam sistem ekskresi pada tubuh manusia.
Secara umum, ginjal memiliki fungsi sebagai organ yang mengeluarkan serta memisahkan sisa-sisa metabolisme atau zat buangan dari darah. Ginjal memiliki bentuk seperti biji kacang merah dan terletak di dekat tulang belakang.
Sisa-sisa metabolisme perlu dibuang dari tubuh agar dapat menjaga keseimbangan tubuh manusia. Untuk itu, peran ginjal sangatlah penting sehingga kesehatan dari organ ini perlu dijaga.
Kesehatan organ ginjal sangatlah penting untuk dijaga agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Salah satu penyakit yang menyerang organ ginjal adalah albuminuria.
Penyakit Albuminuria
Dikutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII yang ditulis oleh Sadiman, S.Pd., M.Pd., dkk, pengertian dari albuminuria ialah penyakit yang ditandai dengan adanya albumin atau protein dalam urine. Albuminuria ini bisa disebabkan oleh kerusakan pada nefron.
Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi untuk menyaring albumin disaring oleh ginjal. Apabila terdapat albumin di dalam urine maka telah terjadi kelainan pada fungsi organ ginjal.
Keseimbangan albumin sangatlah diperlukan untuk menjaga agar cairan yang terdapat dalam darah tidak bocor kejaringan tubuh. Albumin sendiri merupakan protein utama yang mempunyai peran sangat penting dalam tubuh manusia.
Berikut beberapa fungsi dari albumin, yakni:
Menahan agar cairan tidak keluar dari pembuluh darah
Memelihara jaringan
Mengangkut hormon dan sejumlah vitamin
Mengangkut obat-obatan, dan zat-zat seperti kalsium ke seluruh tubuh
Albuminuria adalah penyakit yang menjadi penyebab dari munculnya sejumlah penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan gagal jantung.
Untuk mengetahui kadar albumin dalam urine, perlu dilakukan tes-tes kesehatan tertentu. Adapun ukuran dari kadar albumin ialah:
Putih (-) : Kadar albumin urin 0 mg/L
Merah muda (+) : Kadar albumin urin 1-20 mg/L
Merah (++) : Kadar albumin urin 21-50 mg/L
Merah tua (+++) : Kadar albumin urin 51-100 mg/L.
Albuminuria juga dikenal sebagai penyakit ginjal bocor yang memiliki sejumlah gejala, yakni:
Produksi urine lebih banyak (overactive bladder)
Sering buang air kecil atau urine
Urine terlihat berbusa
Sesak napas dan dada terasa berat
Mual dan muntah
Mudah lelah
Nafsu makan menurun
Pembengkakan di area wajah, perut, atau kaki dan sekitar pergelangannya
Terjadi kram otot, khususnya pada malam hari
Ginjal bocor dapat disebabkan oleh sejumlah aktivitas yang tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi makanan tidak sehat, minum alkohol, dan sebagainya.
Selain itu, penggunaan obat-obatan yang dapat merusak fungsi ginjal juga menjadi salah satu penyebab penyakit ini.
Apabila seseorang mendapati urinenya tampak berbusa dan sering buang air kecil, maka langkah yang tepat untuk mengatasi hal ini ialah segera melakukan konsultasi dengan dokter.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa fungsi ginjal?

Apa fungsi ginjal?
Secara umum, ginjal memiliki fungsi sebagai organ yang mengeluarkan serta memisahkan sisa-sisa metabolisme atau zat buangan dari darah.
Mengapa keseimbangan albumin sangat diperlukan?

Mengapa keseimbangan albumin sangat diperlukan?
Keseimbangan albumin sangatlah diperlukan untuk menjaga agar cairan yang terdapat dalam darah tidak bocor kejaringan tubuh.
Sebutkan tiga fungsi albumin!

Sebutkan tiga fungsi albumin!
Menahan agar cairan tidak keluar dari pembuluh darah, memelihara jaringan, dan mengangkut hormon dan sejumlah vitamin.
