Penyakit Jantung Koroner, Kondisi Penyempitan Pembuluh Darah Jantung

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jantung merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang memberikan peranan penting untuk kehidupan manusia. Mengutip buku Sistem Kardiovaskuler karya dr. Guntur, S.Ked, M.Kes, jantung adalah organ muscular yang berlubang dan berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh untuk membawa oksigen dan sel untuk kelangsungan hidupnya.
Sisi kanan jantung bertugas untuk memompa darah ke paru-paru, sedangkan sisi kiri jantung bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Umumnya, berat jantung normal adalah 1 pon atau sekitar 0,45 kg.
Keberadaannya yang penting untuk keberlangsungan hidup membuat manusia harus mempertahankan kesehatan jantung dengan baik. Salah satu penyakit jantung yang memiliki tingkat kematian tinggi adalah jantung koroner.
Hal ini juga selaras dengan data yang dimiliki oleh World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 bahwa 70% kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular, dengan presentase 45% karena penyakit jantung dan pembuluh darah.
Bahkan, Sample Registration System (SRS) Indonesia menyebutkan bahwa penyakit jantung koroner adalah penyebab kematian tertinggi kedua setelah stroke 12,9% di seluruh Indonesia.
Lantas, apa yang sebetulnya dimaksud dengan penyakit jantung koroner?Apa saja gejala serta sebab yang membuat penyakit ini? Berikut penjelasannya!
Pengertian Penyakit Jantung Koroner
Penyakit penyempitan pembuluh darah yang berkaitan dengan jantung dinamakan dengan penyakit jantung koroner. Penyempitan ini disebabkan oleh adanya lemak yang membuat arteri semakin menyempit.
Endapan lemak yang ada tersebut disebut dengan plak. Apabila plak semakin menumpuk, arteri bisa semakin menyempit dan berakibat kurangnya aliran darah ke jantung.
Mengutip jurnal yang berjudul Pemantauan Katerisasi Jantung karya Fuji Widea Pratiwi, penyakit jantung koroner bisa membuat otot jantung menjadi lemah dan pada akhirnya menimbulkan komplikasi, seperti gagal jantung hingga gangguan irama jantung.
Dibandingkan dengan penyakit jantung lainnya, penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian, kecacatan, penderitaan dan kerugian materi. Tidak hanya itu, jantung koroner juga menyebabkan keterbatasan fisik dan sosial yang memerlukan penataan kehidupan pasien.
Gejala Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner juga bisa diketahui melalu berbagai gejala. Hal ini disebutkan dalam jurnal berjudul Mengenali Tanda dan Gejala Serangan Dini Penyakit Jantung Koroner karya dr. Bambang Dwiputra, SpJP.
Nyeri atau perasaan tidak nyaman di area dada, leher, bahu, tangan, serta punggung.
Dada yang terasa seperti diremas, terbakar, dan ditusuk.
Keringat dingin, mual, muntah, sekaligus lemas.
Sesak napas.
Penyebab Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk keturunan atau penyakit bawaan lainnya, seperti:
Berat badan yang berlebih
Diabetes
Kadar kolesterol tinggi
Riwayat kesehatan keluarga
Pola makan tidak sehat
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab penyakit jantung koroner?

Apa penyebab penyakit jantung koroner?
Penyakit ini disebabkan adanya lemak yang membuat arteri semakin menyempit.
Komplikasi apa saja yang dapat muncul akibat penyakit jantung koroner?

Komplikasi apa saja yang dapat muncul akibat penyakit jantung koroner?
Penyakit jantung koroner bisa membuat otot jantung menjadi lemah dan pada akhirnya menimbulkan komplikasi, seperti gagal jantung hingga gangguan irama jantung.
Sebutkan salah satu gejala penyakit jantung koroner!

Sebutkan salah satu gejala penyakit jantung koroner!
Nyeri atau perasaan tidak nyaman di area dada, leher, bahu, tangan, serta punggung.
