Konten dari Pengguna

Penyelidikan Atmosfer dan Kegunaannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyelidikan Atmosfer dan Kegunaannya. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Penyelidikan Atmosfer dan Kegunaannya. Foto: iStock

Penyelidikan tentang atmosfer bumi sangat berguna untuk berbagai kepentingan. Namun, sebelum membahas mengenai penyelidikan atmosfer dan kegunaannya, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu atmosfer bumi.

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh. Unsur yang terdapat dalam atmosfer di antaranya adalah nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan argon. Keempat unsur tersebut menempati hampir 100 persen volume atmosfer.

Atmosfer melindungi bumi dari radiasi matahari pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam hari. Jika tidak ada atmosfer, suhu bumi akan meningkat hingga 93,3 derajat Celsius pada siang hari dan turun hingga -148,9 derajat Celsius pada malam hari.

Atmosfer juga berguna sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi. Meteor yang bergerak menuju bumi terlebih dahulu harus melewati atmosfer dengan kecepatan 60-70 kilometer per detik.

Gesekan antara meteor dan atmosfer menyebabkan terjadinya panas sehingga menghancurkan meteor sebelum jatuh ke bumi.

Sementara itu, penyelidikan atmosfer bertempat di stasiun meteorologi. Penyelidikan tersebut memiliki beberapa kegunaan utama. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut.

Penyelidikan Atmosfer dan Kegunaannya

Penyelidikan Atmosfer dan Kegunaannya. Foto: iStock

Dikutip dari GeoGrafi oleh Troels Raadam dkk., berikut kegunaan dari penyelidikan atmosfer yang berperan penting terhadap kehidupan di bumi.

  1. Mengadakan perkiraan cuaca untuk kepentingan pertanian, pelayaran, dan peternakan.

  2. Mengetahui wilayah pemantulan gelombang radio.

  3. Menentukan keadaan yang cocok untuk peluncuran pesawat ruang angkasa.

  4. Menyelidiki perubahan-perubahan pada cuaca yang terjadi.

  5. Mengetahui apa saja kemungkinan yang akan terjadi ketika atmosfer rusak.

  6. Mengetahui seberapa penting atmosfer bagi kehidupan.

  7. Melakukan hujan buatan.

  8. Memprediksi kemungkinan gangguan radio, jaringan, televisi, dan penerbangan.

  9. Mengetahui seberapa penting atmosfer bagi kehidupan.

  10. Mengetahui adanya kemungkinan untuk hidup di lapisan bagian atas.

Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer dan Fungsinya

Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer dan Fungsinya. Foto: iStock

Secara umum, lapisan atmosfer memiliki ciri-ciri dan fungsi utama yang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup di bumi.

Dikutip dari Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X oleh Sri Wiyanti dkk., ciri-ciri lapisan atmosfer di antaranya sebagai berikut.

  • Dalam bentuk udara, atmosfer diidentikkan sebagai wujud gas yang tidak mempunyai warna, tidak mengandung baru, tidak terlihat, serta tidak memiliki bentuk atau wujud.

  • Mempunyai massa jenis, hal ini menimbulkan terjadinya tekanan udara.

  • Memiliki sifat bergerak dinamis, lentur, dan dapat mengembang jika dipanaskan serta dapat mengerut jika didinginkan.

  • Mampu merambatkan bunyi, kalor, maupun suhu dari tempat satu ke tempat yang lain.

  • Sebagai konduktor panas matahari yang baik di permukaan bumi.

  • Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi.

Sementara fungsi atmosfer antara lain sebagai berikut.

  • Sebagai pelindung bumi, agar suhu bumi tetap stabil dan menjaga agar cuaca dan kelembaban udara di dalam bumi juga tetap stabil.

  • Penyeimbang keadaan di dalam dan di luar bumi.

  • Mengurangi rasa panas yang diberikan langsung oleh cahaya matahari.

  • Melindungi bumi dari serangan meteor atau benda-benda luar angkasa.

  • Menjaga agar gravitasi bumi tetap stabil.

(SFR)