Peran Guru dan Murid dalam Wawasan Wiyata Mandala yang Perlu Dipahami

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan peran guru dan murid dalam wawasan wiyata mandala menjadi salah satu materi yang dipelajari dalam penerapan Wawasan Wiyata Mandala di lingkungan sekolah.
Melalui materi ini, guru dan peserta didik dapat memahami tanggung jawab masing-masing dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang tertib, harmonis, dan kondusif.
Melalui penerapan Wawasan Wiyata Mandala, seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana belajar yang aman, tertib, dan kondusif. Dengan demikian, setiap unsur di lingkungan sekolah memiliki peran masing-masing dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.
Peran Guru dan Murid dalam Penerapan Wawasan Wiyata Mandala di Sekolah
Sebutkan peran guru dan murid dalam Wawasan Wiyata Mandala merupakan pembahasan yang tidak dapat dilepaskan dari pengertian Wawasan Wiyata Mandala itu sendiri.
Berdasarkan penjelasan disdik.slemankab.go.id, wawasan berarti pandangan atau sikap yang mendalam terhadap suatu hakikat, wiyata berarti pendidikan, sedangkan mandala berarti tempat atau lingkungan.
Wiyata Mandala merupakan sikap menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan. Dalam penerapannya, terdapat beberapa peran yang perlu dipahami oleh guru maupun murid sebagai berikut.
Peran Guru
Menyelenggarakan proses pendidikan di sekolah sebagai lingkungan pendidikan.
Menjalin saling pengertian dan kerja sama yang erat dengan orang tua peserta didik dalam mengemban tugas pendidikan.
Mendukung terciptanya hubungan yang serasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Berpartisipasi menjaga lingkungan sekolah agar tetap kondusif serta bebas dari paham maupun tindakan yang dapat menimbulkan pertentangan.
Peran Murid
Menghargai dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan.
Menjaga ketertiban di lingkungan sekolah.
Mematuhi tata tertib yang berlaku di sekolah.
Menjunjung tinggi martabat dan citra guru, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh warga sekolah.
Menghargai perbedaan suku, agama, asal usul atau keturunan, tingkat sosial ekonomi, maupun pandangan sehingga tercipta lingkungan belajar yang rukun dan kondusif.
Selain peran guru dan murid, Wawasan Wiyata Mandala juga menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki wewenang dan tanggung jawab penuh atas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan sekolah.
Seluruh kebijakan yang diterapkan bertujuan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang tertib serta sesuai dengan tujuan pendidikan. Di sisi lain, sekolah sebagai Wiyata Mandala harus bertumpu pada masyarakat di sekitarnya.
Hubungan yang baik antara sekolah dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat kerja sama antarwarga.
Sekolah juga berkewajiban mencegah masuknya paham, sikap, maupun perbuatan yang secara sadar ataupun tidak dapat menimbulkan pertentangan akibat perbedaan suku, agama, asal usul atau keturunan, tingkat sosial ekonomi, maupun perbedaan paham politik.
Peran guru dan murid dalam Wawasan Wiyata Mandala merupakan bagian penting dalam mewujudkan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Dengan memahami peran masing-masing serta menerapkan prinsip-prinsip Wawasan Wiyata Mandala, seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menciptakan suasana belajar yang harmonis, saling menghargai, dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan. (Rahma)
Baca juga: Cara Cek Lokasi Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 agar Tidak Salah
