Perbedaan Lahan Kritis dan Lahan Potensial dari Sudut Pertanian dan Pemukiman

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
7 Desember 2021 17:21
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perbedaan Lahan Kritis dan Lahan Potensial dari Sudut Pertanian dan Pemukiman (120048)
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan lahan kritis dan lahan potensial dari sudut pertanian dan pemukiman. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Perbedaan lahan kritis dan lahan potensial bisa dilihat dari produktivitas tanah dan juga ciri-cirinya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, mengutip dari buku Big Book SBMPTN SOSHUM 2016 yang ditulis oleh Dew Rossalia, M.Pd, berikut pengertian lebih jelas dari lahan kritis dan juga potensial.
Lahan kritis adalah sebidang lahan yang penggunaan atau pemanfaatannya tidak sesuai dengan kemampuannya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan lahan kritis adalah penggunaan lahan harus sesuai dengan kelas kemampuan.
Lahan potensial adalah sebidang lahan yang dapat memberikan produk secara optimal per tahun per satuan luas. Biasanya, lahan potensial dikaitkan dengan sektor pertanian, sehingga lahan ini mempunyai kemampuan untuk lahan produksi.
Tidak sampai di situ, lahan potensial juga bisa dimanfaatkan lebih baik untuk usaha tambak udang, pembuatan garam, hingga wisata bahari atau wisata laut.
ADVERTISEMENT
Artinya, dibandingkan dengan lahan kritis, lahan potensial lebih mampu menghasilkan manfaat untuk masyarakat di sekitarnya.

Perbedaan Lahan Kritis dan Lahan Potensial

Perbedaan Lahan Kritis dan Lahan Potensial dari Sudut Pertanian dan Pemukiman (120049)
zoom-in-whitePerbesar
Lahan kritis tidak subur seperti lahan potensial. Foto: Unsplash
Setelah mengetahui pengertian singkat dari lahan kritis dan lahan potensial, berikut adalah perbedaan cukup signifikan dari kedua lahan ini yang dilihat dari ciri-cirinya.
Mengutip jurnal Lahan Potensial dan Lahan Kritis yang disusun oleh Dra. Romenah, berikut adalah ciri-ciri dari masing-masing lahan potensial maupun lahan kritis.

Ciri-Ciri Lahan Potensial

Ciri-ciri dari lahan potensial bisa dilihat dari beberapa sudut, baik dari pertanian maupun dari pemukiman, yakni:
  1. Memiliki tingkat kesuburan yang tinggi karena banyak mengandung mineral untuk kebutuhan hidup tanaman.
  2. Memiliki sifat fisis yang baik karena mampu menyerap air dan sirkluasi udara di dalam tanahnya pun cukup baik.
  3. Belum pernah terjadi erosi, karena masih memiliki kesuburan yang tinggi dibandingkan dengan lahan kritis.
  4. Dayang dukung tanah lebih besar karena mampu untuk menahan beban dalam ton tiap satu meter kubik.
  5. Fluktuasi air baik karena memiliki kedalaman air tanah yang sedang.
ADVERTISEMENT

Ciri-Ciri Lahan Kritis

Setelah mengetahui ciri-ciri lahan potensial baik untuk pertanian maupun pemukiman, berikut adalah ciri-ciri lahan kritis, yakni:
  1. Tidak subur karena lahan kritis sedikit mengandung mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.
  2. Miskin humus atau tanah yang telah bercampur dengan daun dan ranting pohon yang telah membusuk. Adanya humus mampu membuat daerah tumbuh dengan tumbuhan yang lebat.
  3. Daya dukung tanah rendah, sehingga tidak mampu menahan beban dalam ton tiap satu meter kubik, seperti lahan potensial.
  4. Fluktuasi air tidak baik karena air tanah terlalu dangkal atau terlalu dalam, hal ini bisa memengaruhi bangunan dan kesehatan penduduk yang tinggal di lahan tersebut.
  5. Topogradi yang tidak cocok dengan kemiringan yang lebih dari 3%, topografi menjadi salah satu ancaman bencana alam yang bisa mengakibatkan tanah longsor hingga erosi.
ADVERTISEMENT
(JA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020