Konten dari Pengguna

Peristiwa La Nina: Pengertian, Proses Terjadi, dan Dampaknya bagi Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

La Nina adalah peristiwa mendinginnya suhu di permukaan laut di wilayah Pasifik Selatan dan Pasifik Timur. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
La Nina adalah peristiwa mendinginnya suhu di permukaan laut di wilayah Pasifik Selatan dan Pasifik Timur. Foto: Pexels.com

La Nina adalah suatu fenomena alam yang berkebalikan dengan fenomena El Nino. Namun, kedua peristiwa ini merupakan gejala terjadinya perubahan iklim.

Dalam bahasa Spanyol, La Nina memiliki arti, yaitu anak perempuan. Peristiwa La Nina juga sering diartikan sebagai peristiwa kembalinya kondisi iklim yang normal setelah terjadinya El Nino.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan peristiwa La Nina? Temukan jawaban dari pertanyaan tersebut melalui penjelasan di bawah ini.

Pengertian La Nina

Dikutip dari buku Yes! Sukses Taklukkan Ujian SD/MI yang disusun oleh Tim B First, pengertian dari La Nina adalah peristiwa terjadinya proses pendinginan suhu permukaan lau di kawasan Samudra Pasifik Tengah dan Pasifik Timur menjadi di bawah rata-rata.

Gejala La Nina ditandai dengan tetap tingginya curah hujan pada tempat-tempat tertentu yang seharusnya pada wilayah tersebut curah hujan mulai menurun bahkan berhenti.

Akibat dari peristiwa La Nina, sejumlah wilayah yang diterpanya dapat dilanda banjir, badai tropis, dan hujan lebat tanpa berhenti.

Proses Terjadinya La Nina

Ilustrasi proses terjadinya peristiwa La Nina. Foto: Wikipedia commons

Seperti yang disebutkan sebelumnya, peristiwa La Nina merupakan peristiwa yang dimulai ketika El Nino mulai mereda serta air laut yang panas di Pantai Peru-Ekuador mulai bergerak kembali menuju ke arah barat.

Air laut pada wilayah tersebut mendingin atau kembali ke suhu normal dan peristiwa up-welling kembali terjadi. Kondisi cuaca mejadi normal kembali.

Proses tersebut merupakan proses ketika La Nina terjadi. Awal mulanya, air laut yang panas tadi bergerak ke arah barat hingga akhirnya sampai ke wilayah Indonesia.

Akibat proses pergerakan tersebut, udara di wilayah Indonesia memiliki tekanan yang rendah dan seluruh angin yang berada di sekitar Pasifik Selatan dan Samudera Hindia akan bergerak menuju Indonesia.

Angin-angin tersebut membawa banyak uap air yang mengakibatkan wilayah di Indonesia pada saat La Nina akan sering mengalami hujan lebat.

Dampak Peristiwa La Nina bagi Indonesia

La Nina dapat menyebabkan wilayah Indonesia mengalami hujan lebat. Foto: Pexels.com

Menurut Ariffin dalam bukunya yang berjudul Metode Klasifikasi Iklim di Indonesia, La Nina memiliki dampak yang signifikan bagi wilayah Indonesia. Berikut dampak positif dan negatif peristiwa La Nina bagi Indonesia.

1. Dampak Positif

  • Sawah irigasi mendapatkan kelimpahan air.

  • Berkurangnya bencana kebakaran hutan dan emisi gas karbon secara nasional, dan menurunkan tingkat polusi udara.

  • Budidaya perikanan dan tambak di laut lepas menjadi lebih lancar karena air laut menjadi lebih tawar akibat curah hujan yang tinggi.

  • Aliran air di bawah tanah semakin melimpah dan direstorasi sehingga masalah penurunan muka tanah dapat diatasi.

2. Dampak Negatif

  • Transportasi laut terancam akibat cuaca ekstrem dan badai di laut.

  • Usaha garam mengalami penurunan dari sisi produksi.

  • Terjadinya banjir dan longsor di sejumlah wilayah akibat curah hujan yang tinggi.

  • Beberapa sektor pertanian terancam gagal panen.

(SAI)