Perkiraan Harga Unta untuk Kurban 2026 Jelang Iduladha

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Harga unta untuk kurban 2026 menjadi salah satu topik yang cukup diperhatikan menjelang Idul Adha, khususnya di wilayah yang menjadikan unta sebagai pilihan utama hewan kurban.
Harga unta untuk kurban diperkirakan masih berada pada kisaran tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan, biaya perawatan yang relatif besar, serta meningkatnya permintaan pada periode menjelang hari raya kurban.
Harga Unta untuk Kurban 2026 dan Faktor yang Mempengaruhinya
Berdasarkan informasi dari afjrd.org, harga Unta untuk kurban 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti usia hewan, bobot, jenis ras, hingga kondisi kesehatan unta.
Selain itu, lokasi penjualan juga ikut menentukan harga karena pasar unta di kawasan Timur Tengah memiliki standar yang berbeda dibandingkan wilayah lain. Faktor inilah yang membuat harga unta di setiap negara dapat mengalami perbedaan cukup besar.
Unta dewasa dapat dijual mulai dari ribuan hingga puluhan ribu dolar Amerika tergantung kualitas dan tujuan pembeliannya.
Unta yang dipersiapkan khusus untuk kebutuhan kurban biasanya berada dalam kondisi sehat, cukup umur, serta memiliki bobot ideal sehingga harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan unta biasa. Semakin baik kualitas hewan, maka nilai jualnya juga akan meningkat.
Informasi dari dompetdhuafa.org menunjukkan bahwa program kurban internasional untuk 2026 sudah mulai dibuka. Dalam daftar harga yang dipublikasikan, unta Somalia dengan bobot sekitar 430 kilogram dibanderol Rp11.990.000.
Selain pembelian satu ekor penuh, tersedia pula skema patungan 1/7 unta dengan harga sekitar Rp2.000.000 per orang. Program seperti ini menjadi pilihan karena biaya pembelian unta memang relatif lebih tinggi dibandingkan hewan kurban lain seperti kambing atau sapi.
Menjelang Iduladha, permintaan hewan kurban biasanya mengalami peningkatan, termasuk untuk unta di beberapa wilayah tertentu. Kondisi ini membuat harga pasar cenderung naik karena pasokan hewan berkualitas tidak selalu tersedia dalam jumlah besar.
Semakin dekat dengan hari raya, harga hewan kurban umumnya ikut mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan masyarakat. Di beberapa wilayah Timur Tengah, unta juga dijual dalam bentuk paket kurban yang sudah mencakup layanan pemotongan dan distribusi daging.
Hal ini membuat harga menjadi lebih bervariasi karena sudah termasuk biaya operasional tambahan. Selain itu, biaya logistik seperti transportasi antar negara, pakan, serta perawatan juga ikut mempengaruhi harga akhir unta kurban.
Dalam kondisi tertentu, unta dengan kualitas premium atau berasal dari ras tertentu bahkan dapat memiliki harga jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pasar.
Hal tersebut menunjukkan bahwa harga unta tidak memiliki patokan tetap karena sangat dipengaruhi kualitas hewan, kondisi pasar, serta biaya operasional di masing-masing wilayah.
Melihat berbagai faktor tersebut, harga unta untuk kurban 2026 diperkirakan tetap berada pada kisaran tinggi menjelang Iduladha. Oleh karena itu, perencanaan pembelian sejak awal menjadi langkah penting agar mendapatkan harga yang lebih stabil dan sesuai kebutuhan. (Rahma)
Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Idul Adha 2026 dan Prediksinya untuk Umat Islam
