Konten dari Pengguna

Pohon Bercerita Taman Bendera Pusaka Menghadirkan Daya Tarik Baru

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi pohon bercerita taman bendera pusaka. unsplash/ignaciobrosa
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi pohon bercerita taman bendera pusaka. unsplash/ignaciobrosa

Pohon bercerita taman bendera pusaka menambah daya tarik Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan. Atraksi ini menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung yang datang pada malam hari sehingga kawasan taman semakin ramai dikunjungi.

Suasana yang berbeda tersebut membuat banyak warga memanfaatkan momen untuk bersantai sekaligus mengabadikannya dalam foto dan video.

Beragam visual yang diproyeksikan langsung ke permukaan pohon menciptakan ilusi seolah-olah pohon tersebut hidup dan menjadi bagian dari instalasi seni modern di tengah kota.

Pohon Bercerita Taman Bendera Pusaka, Destinasi Wisata Baru di Jakarta Selatan

ilustrasi pohon bercerita taman bendera pusaka. unsplash/carl_newton

Pohon bercerita taman bendera pusaka menghadirkan pengalaman visual yang berbeda dibandingkan taman kota pada umumnya. Pertunjukan ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang menikmati ruang terbuka hijau, khususnya pada malam hari.

Teknologi proyeksi cahaya digunakan untuk menampilkan efek animasi berwarna-warni yang mengikuti bentuk batang dan ranting pohon sehingga menghasilkan pertunjukan yang memikat perhatian pengunjung.

Berdasarkan unggahan Instagram @dkijakarta, melalui teknologi video mapping bertajuk Cahaya Pusaka Nusantara, sebatang pohon besar di area taman disulap menjadi kanvas hidup yang menampilkan perpaduan cahaya, warna, dan animasi.

Atraksi ini sekaligus menjadi salah satu spot yang menarik untuk dikunjungi saat malam hari karena menghadirkan suasana taman yang lebih hidup dan artistik.

Selain menjadi hiburan yang dapat dinikmati secara gratis, pertunjukan video mapping juga memberikan warna baru dalam pemanfaatan ruang terbuka hijau di Jakarta. Pohon bercerita menjadi contoh bagaimana teknologi dapat dipadukan dengan elemen alam untuk menciptakan pengalaman rekreasi yang unik bagi masyarakat.

Tidak hanya menawarkan atraksi visual, Taman Bendera Pusaka juga memiliki konsep desain yang sarat makna. Kawasan taman dirancang dengan mengambil inspirasi dari filosofi bendera Indonesia yang terdiri atas warna merah dan putih.

Zona merah difungsikan sebagai ruang yang aktif dan dinamis untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Sementara itu, zona putih menghadirkan suasana yang lebih tenang sebagai ruang refleksi dan bersantai.

Kedua area tersebut dihubungkan melalui jalur pedestrian, jembatan penghubung, serta ruang terbuka sehingga seluruh kawasan terasa menyatu. Taman Bendera Pusaka dibuka selama 24 jam sehingga dapat dikunjungi kapan saja.

Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pengunjung, kawasan ini juga dilengkapi kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV).

Daya tarik lain yang dimiliki taman ini adalah keberadaan patung Fatmawati Soekarnoputri, tokoh yang berjasa menjahit Sang Saka Merah Putih pada masa kemerdekaan Indonesia. Kehadiran patung tersebut semakin memperkuat nilai sejarah yang diusung kawasan taman.

Taman Bendera Pusaka merupakan hasil integrasi dari Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat yang sebelumnya berdiri terpisah. Pohon bercerita taman bendera pusaka pun menjadi salah satu daya tarik baru yang melengkapi kawasan ini.

Perpaduan antara video mapping, konsep taman yang terinspirasi dari filosofi merah putih, serta ruang terbuka hijau yang luas menjadikan Taman Bendera Pusaka sebagai destinasi menarik untuk menikmati suasana Jakarta, terutama setelah matahari terbenam. (Rahma)

Baca juga: Jadwal Teater Bintang Planetarium TIM 1-12 Juli 2026 Terbaru untuk Pengunjung