Konten dari Pengguna

Produksi: Definisi, Tujuan, dan Fungsinya dalam Bisnis

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi produksi. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produksi. Sumber: Unsplash

Definisi, tujuan, dan fungsi produksi sudah sepatutnya diketahui saat ingin memulai suatu bisnis. Sederhananya, produksi adalah suatu kegiatan untuk menciptakan produk. Pada prosesnya terdapat tujuan dan fungsi tertentu yang mengarah pada visi dan misi perusahaan.

Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai definisi, tujuan, dan fungsi produksi.

Produksi: Definisi, Tujuan, dan Fungsinya

Definisi Produksi

Berdasarkan dari Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah Volume 18 Nomor 6 yang ditulis Zisca Veybe Sumolang dkk., produksi bisa dikatakan sebagai proses menciptakan, menghasilkan, dan membuat. Sebuah kegiatan produksi memerlukan berbagai bahan yang memungkinkan untuk dilakukannya produksi tersebut.

Untuk bisa melakukan produksi maka diperlukan tenaga manusia, sumber alam, modal, dan yang lainnya. Semua unsur yang menopang suatu bisnis, baik itu penciptaan nilai ataupun memperbesar nilai barang disebut sebagai faktor produksi.

Tujuan Produksi

Menurut buku berjudul Ekonomi Jilid 1 untuk SMA dan MA Kelas X yang ditulis Ismawanto, apabila ditinjau dari kepentingan produsen, tujuan produksi adalah untuk menghasilkan barang guna mendapatkan laba dalam bisnis. Tujuan tersebut akan tercapai jika barang atau jasa yang diproduksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Oleh karena itu, sasaran atau tujuan dari kegiatan produksi adalah pelayanan kebutuhan masyarakat. Dengan kata lain, untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Ilustrasi produksi. Sumber: Unsplash

Fungsi Produksi

Mengutip dari buku yang ditulis Ismawanto, produksi menyangkut dua persoalan yang mempunyai hubungan fungsional atau saling memengaruhi, yaitu:

  1. Output yang harus diproduksikan.

  2. Faktor-faktor produksi (input) yang akan dipergunakan.

Dengan demikian, apa yang disebut fungsi produksi adalah hubungan fungsional (sebab akibat) antara input dan output. Dalam hal ini input sebagai sebab dan output sebagai akibat.

Jadi, dapat dikatakan bahwa fungsi produksi adalah suatu fungsi atau persamaan yang menunjukkan hubungan antara tingkat output dengan tingkat (kombinasi) penggunaan input-input.

Berdasarkan buku Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X yang ditulis Supriyanto dan Ali Muhson, secara matematis fungsi produksi dapat dirumuskan sebagai berikut ini.

Q = f ( X1, X2, X3, …… Xn)

Q adalah tingkat output yang diproduksi. Sementara, X1, X2 …… Xn adalah berbagai jumlah input (faktor produksi) yang digunakan.

Atau, bisa juga dirumuskan dengan:

Q = f (R, L, C, T)

Keterangan:

Q = Quantity = barang yang dihasilkan

F = Function = fungsi persamaan (simbol)

R = Resource = kekayaan alam

L = Labour = tenaga kerja

C = Control = modal

T = Technology = teknologi

(AMP)