Profil Abu Bakar Ba'Asyir beserta Kisah Perjalanan Hidupnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Abu Bakar Ba’asyir tengah menjadi sorotan. Hal ini menjadikan profil Abu Bakar Ba'Asyir beserta cerita perjalanan hidupnya banyak dicari masyarakat, terutama yang tertarik untuk mengetahui kisah dari sosok satu ini.
Abu Bakar Ba’asyir menjadi salah satu sosok yang muncul dalam sejarah Indonesia. Bukan dikenang sebagai pahlawan, tetapi ia adalah sosok teroris. Perjalanannya sebagai teroris sempat menggemparkan Indonesia, hingga akhirnya berhasil masuk ke dalam jeruji penjara.
Profil Abu Bakar Ba'Asyir dan Perjalanan Hidupnya
Profil Abu Bakar Ba’Asyir merupakan sosok terpidana kasus terorisme yang telah dipenjara dan berhasil bebas pada tahun 2021. Sebelumnya, ia sempat terlibat dalam sejumlah kasus terorisme di Indonesia dan berada dalam jaringan terorisme yang kuat.
Berdasarkan informasi dari situs polkam.go.id, Abu Bakar Ba'asyir adalah pimpinan dari Jamaah Anshorut Tauhid. Selain itu, ia juga termasuk ke dalam jaringan Jamaah Islamiyah yang bergabung dan bersepakat dengan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.
Sepak terjangnya dalam terorisme sudah bermula sejak Soeharto berkuasa, sesuai informasi dari situs etd.repository.ugm.ac.id. Namun, ia mulai mendapat perhatian saat menentang kebijakan asas tunggal pancasila yang dilakukan bersama Abdullah Sungkar.
Tidak hanya itu, ia kembali mendapat sorotan saat perang global melawan terorisme yang dikomandoi oleh Amerika Serikat. Saat itu, Abu Bakar Ba'asyir dituduh terlibat dalam kelompok dan aksi para teroris yang terjadi di Indonesia.
Dirinya juga sempat ditangkap pada tahun 2004 lalu, karena terkait dengan kasus Bom Bali 1 yang terjadi pada tahun 2002 serta kasus Bom JW Marriot pada tahun 2023. Saat itu, dia mendapat vonis hukuman selama 2,5 tahun penjara.
Akhirnya ia kembali menjalani masa kurungan selama 15 tahun pada tahun 2011. Ia terbukti menjadi dalang sekaligus penyandang dana pelatihan kelompok bersenjata di pegunungan Jantho, Aceh, pada 2010, sesuai informasi dari situs resmi setkab.go.id.
Melalui penahanan tersebut, pria kelahiran Jombang, Jawa Timur pada 17 Agustus 1938 ini dinyatakan terbukti telah meyakinkan serta menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk membiayai tindak terorisme.
Kini Abu Bakar Ba’asyir telah bebas dan berhasil menyelesaikan masa hukumannya. Diketahui ia bebas sejak tahun 2021 lalu dan telah menjalani masa tahanan selama 15 tahun dengan dikurangi remisi sebanyak 55 bulan.
Biodata Abu Bakar Ba'Asyir
Selain profil dan kisah perjalanan hidupnya, informasi seputar biodata Abu Bakar Ba'asyir juga perlu diketahui. Dikutip dari situs Pondok Pesantren Islam Al Mukmin di almukminngruki.or.id selaku salah satu pesantren yang didirikannya, berikut ini biodata selengkapnya.
Nama: Abu Bakar Ba‘asyir
Tempat lahir: Jombang, Jawa Timur
Tanggal lahir: 17 Agustus 1938
Orang tua: Abud Ahmad Ba‘asyir (ayah), Halimah (ibu)
Pendidikan: Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo (1959-1963), Universitas Al-Irsyad Jurusan Dakwah.
Organisasi: Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) (1956), Pelajar Islam Indonesia ranting Pondok Pesantren Modern Gontor (PII) (1961), Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam cabang Surakarta (1966)
Baca juga: Profil Naufal Takdir Al Bari, Atlet Gimnastik Artistik Putra yang Tutup Usia
Itu dia profil Abu Bakar Ba'Asyir dan kisah perjalanan hidupnya. Sebagai sosok yang membuat heboh masyarakat Indonesia, bahkan dunia, maka informasi ini bisa membantu untuk lebih mengetahui mengenai sosok Abu Bakar Ba'asyir. (Prima)
