Raja Joseon Pertama beserta Perannya dalam Sejarah Korea

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Korea mempunyai jejak sejarah yang panjang, salah satunya adalah era Dinasti Joseon. Dinasti tersebut dipimpin oleh sejumlah raja. Raja Joseon pertama merupakan pendiri dari dinasti tersebut.
Berdasarkan situs web contents.history.go.kr, sebelum masa pemerintahan Dinasti Joseon dimulai, Korea dipimpin oleh Dinasti Goryeo yang berakhir di penghujung abad ke-14.
Nama Raja Joseon Pertama dan Perannya
Dinasti Joseon adalah dinasti yang memimpin Korea setelah Dinasti Goryeo. Kekuasaan Dinasti Goryeo berakhir karena adanya masalah internal maupun eksternal seperti perebutan kekuasaan, penyerangan pemberontak Red Turban dari Tiongkok, hingga bajak laut Wako.
Pada 1392, Dinasti Joseon berdiri, menggantikan Dinasti Goryeo. Mengutip dari buku Joseon's Royal Heritage: 500 Years of Splendor. Robert Koehler, (2015: 27), raja Joseon pertama adalah Raja Taejo. Raja tersebut mempunyai nama asli Yi Seong-gye yang sebelumnya menjadi seorang jenderal dan berhasil menggulingkan kekuasaan Dinasti Goryeo.
Pada awal pendiriannya, Raja Taejo menetapkan Hanyang (sekarang Seoul) sebagai ibu kota kerajaan, karena dianggap sebagai tempat menguntungkan. Raja pertama Joseon tersebut memerintah dinasti mulai tahun 1392 sampai 1398.
Selama memimpin dinasti, Raja Taejo mempunyai peran cukup penting dalam sejarah panjang Korea. Adapun sejumlah peran Raja Taejo menurut website contents.history.go.kr adalah sebagai berikut.
1. Memindahkan Ibu Kota Dinasti
Setelah Raja Taejo naik takhta di Istana Suchang pada 17 Juli 1392, beliau melakukan pemindahan ibu kota dinasti. Pemindahan tersebut dilakukan di Hanyang setelah melakukan survei ke beberapa lokasi.
Sebelumnya, para pejabat kerajaan menentang pemindahan tersebut karena mengangkap Hanyang memiliki infrastruktur yang kurang memadai. Akhirnya, pada 1394-1395 dilakukan pembangunan istana dinasti baru di Hanyang bersamaan dengan Kuil Jongmyo.
2. Melakukan Reformasi
Raja pertama Dinasti Joseon ini juga melakukan sejumlah reformasi politik. Misalnya adalah pendirian Kuil Jungmyo sesuai sistem dinasti lama sebagai reformasi politik.
Beliau juga melakukan reformasi sistem ujian sipil dan militer melalui penghapusan penyalahgunaan cendekiawan, serta menetapkan seragam resmi untuk setiap angkatan sipil dan militer.
3. Memberi Gelar Kehormatan kepada Leluhur
Raja Taejo juga memberikan gelar kehormatan kepada leluhur dari empat generasai. Leluhur-leluhur tersebut adalah Raja Hwan dan Ratu Ui, Raja Do dan Ratu Gyeongbi, Raja Ik dan Ratu Jeongbi, serta Raja Mok dan Ratu Hyogwi.
4. Membentuk Sistem Pemerintahan yang Komprehensif
Raja ini juga membentuk sistem pemerintahan yang komprehensif berdasarkan Sistem Enam Kode, mulai dari menyusun Joseon Gyeonggukjeon, Goryeosa, hingga Gyeongjemungam. Dalam sistem pemerintahannya, juga diterapkan sistem perdana menteri, inspektur, pengawal, hakim, daegwan, serta gan-gwan.
Demikian penjelasan mengenai raja Joseon pertama sekaligus peran pentingnya dalam sejarah Korea. (ENF)
Baca juga: 30 Soal PTS Pendidikan Pancasila Kelas 5 Semester 1 Kurikulum Merdeka
