Renang dan Pencak Silat sebagai Sarana Pembelajaran Kontekstual

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut anda, bagaimana renang dan pencak silat dapat dijadikan sarana pembelajaran kontekstual di SD? Pertanyaan tersebut menjadi penting karena pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya menekankan teori.
Tetapi juga pengalaman nyata yang mampu membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi. Pendekatan ini membuat siswa tidak hanya mendengar penjelasan guru, tetapi juga mengalami sendiri proses pembelajaran melalui praktik dan aktivitas langsung.
Bagaimana Renang dan Pencak Silat Dapat Dijadikan Sarana Pembelajaran Kontekstual di SD?
Menurut anda, bagaimana renang dan pencak silat dapat dijadikan sarana pembelajaran kontekstual di SD? Pendekatan kontekstual adalah pembelajaran yang mengaitkan materi dengan situasi nyata sehingga siswa belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya teori.
Dikutip dari Jurnal Pengembangan Pendekatan Kontekstual Terhadap Hasil Belajar Renang Gaya Dada oleh Muhammad Ali (2012)renang merupakan salah satu contoh pembelajaran kontekstual yang efektif diterapkan di sekolah dasar.
Dalam kegiatan renang, siswa belajar secara langsung di lingkungan nyata, yaitu kolam renang. Siswa tidak hanya mempelajari teori mengenai teknik berenang, tetapi juga mempraktikkan gerakan secara langsung di dalam air.
Proses pembelajaran biasanya dilakukan melalui permainan, latihan gerakan dasar, serta kerja kelompok yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.
Melalui pengalaman nyata tersebut, siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias mengikuti pembelajaran.
Dikutip dari Jurnal Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjasorkes Materi Jurus Tunggal Pencak Silat oleh Gusti Ngurah (2020) pencak silat juga dapat dijadikan sarana pembelajaran kontekstual di SD.
Karena melibatkan aktivitas praktik secara langsung, dalam pembelajaran pencak silat siswa belajar melalui pengamatan gerakan, meniru contoh yang diberikan guru, mencoba melakukan teknik dasar, serta berlatih secara berulang agar gerakan menjadi lebih baik.
Proses tersebut membuat siswa lebih mudah memahami materi karena mereka terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran.
Pembelajaran pencak silat juga dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti bertanya, diskusi kelompok, pemodelan gerakan, refleksi, hingga penilaian praktik nyata sehingga siswa tidak merasa bosan selama proses belajar berlangsung.
Melalui pembelajaran kontekstual, renang dan pencak silat mampu membantu siswa mengembangkan kemampuan fisik, mental, sosial, dan emosional secara seimbang.
Siswa belajar bekerja sama, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam mengikuti setiap kegiatan.
Renang dan pencak silat tidak hanya menjadi materi olahraga semata, tetapi juga dapat dijadikan sarana pembelajaran kontekstual yang efektif untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa di sekolah dasar. (shr)
Baca juga: Contoh Soal Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 2 Kurikulum Merdeka
