Rumus Kubus dan Contoh Perhitungannya dalam Matematika

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Matematika merupakan ilmu yang memiliki bahan kajian berupa objek abstrak dan berdasar pada kebenaran yang dihasilkan dari akibat logis dan kebenaran sebelumnya, sehingga matematika dikenal bersifat dedukatif. Salah satu materi pelajaran Matematika adalah rumus kubus.
Bangun ruang adalah salah satu komponen matematika yang banyak dipelajari. Bangun ruang termasuk pada bagian geometris yang merupakan bangunan tiga dimensi karena memiliki ruang atau volume dan sisi.
Salah satu bagian dari bangun ruang dalam matematika adalah kubus. Kubus menjadi jenis bangun ruang yang paling banyak dijumpai di lingkungan sekitar, sehingga mempelajari rumus kubus amat penting bagi pelajar.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Rumus Kubus
Bentuk-bentuk bangun ruang seringkali dijumpai di lingkungan. Beberapa contoh benda yang termasuk bangun ruang yaitu, kotak pensil, ruang kelas, almari, dan lain sebagainya. Pelajari rumus kubus berikut untuk lebih mengenal benda di sekitar.
1. Pengertian Kubus
Kubus termasuk pada bangun ruang tiga dimensi dan memiliki enam buah sisi yang kongruen. Sebagaimana bangun ruang pada umumnya, kubus memiliki volume dan sisi-sisinya membatasi ruang kubus tersebut.
Sisi pada kubus merupakan bangun datar yang memiliki dua dimensi. Susunan antar setiap sisi membentuk kubus seperti persegi dan bujur sangkar. Bentuk kubus memiliki kemiripan dengan balok, berdasar pada dimensi dan sisinya.
2. Unsur-Unsur Kubus
Unsur-unsur kubus meliputi bagian titik sudut, rusuk kubus, serta jumlah sisi pada kubus. Kubus sering diilustrasikan dengan penggunaan huruf A,B,C,D,E,F,G, dan H pada masing masing sudut, dimulai dari sudut kiri bawah sampai sudut kiri teratas.
Berikut merupakan unsur-unsur kubus yang dikutip dari “Materi Pelajaran Luas dan Volume” yang ditulis oleh Inti Makna Sari BR Ginting dan dipublikasikan (2023) melalui Universitas Quality Berastagi; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Rusuk Kubus (12 Rusuk)
Rusuk adalah sebutan bagi garis potong antara dua bidang yang saling tegak lurus. Jika rusuk AB adalah garis potong bidang ABCD dengan bidang ABFE, maka Garis AB, BC, CD, AD, EF, FG, GH, EH, AE, BF, CG, dan DH merupakan rusuk kubusnya.
Sudut Kubus (8 Titik Sudut)
Jika rusuk merupakan ‘garis’ potong, maka titik sudut adalah ‘titik’ potong antara 3 buah rusuk yang saling tegak lurus. Jika rusuk AB, AD, dan AE memiliki titik sudut A sebagai titik potong, maka titik A, B, C, D, E, F, G, dan H adalah titik sudutnya.
Sisi Kubus (6 Sisi Kubus)
Sisi kubus berbentuk persegi dengan jumlah enam sisi, yaitu sisi bawah (ABCD), sisi atas (EFGH), sisi depan (ABFE), sisi belakang (DCGH), sisi samping kanan (ADHE), dan sisi samping kiri (BCGF), serta memiliki ukuran yang sama.
Diagonal Bidang
Diagonal bidang adalah ruas garis yang saling mengaitkan antara dua titik sudut yang saling berhadapan pada setiap bidang atau sisi kubus. Sebagai contoh, diagonal bidang tersebut adalah garis AF yang merupakan gabungan 2 titik.
Diagonal Ruang Kubus
Sama halnya dengan diagonal bidang, diagonal ruang juga merupakan ruas garis yang mengaitkan antara 2 titik sudut, namun bersebrangan sisi. Terdapat ruas garis HB yang menghubungkan 2 titik sudut sebagai contoh.
Bidang Diagonal
Bidang ini merupakan bidang yang dibatasi oleh dua rusuk dan dua diagonal bidang. Contohnya bidang ABGH merupakan salah satu bidang diagonal pada kubus, dari jumlah bidang diagonal kubus yaitu enam buah.
3. Sifat Kubus
Sifat pada kubus menjadi ciri khas atau pembeda yang dapat dikaji guna meminimalisir kesalahan penyebutan nama pada suatu bidang ruang. Terutama unsur kubus yang hampir mirip dengan balok bisa saja sewaktu-waktu mengecoh.
Kesalahan penyebutan nama pada suatu bidang ruang sangat berdampak pada perhitungan dan penyelesaian masalah dalam bidangnya. Contoh krusialnya yaitu pengaplikasian rumus yang salah dan berdampak pada hasil.
Dimulai dari sisi kubus. Seluruh sisi kubus yang berjumlah enam memiliki bentuk persegi dengan ukuran pada setiap sisi sama persis. Pun bagi setiap rusuk yang menyusun kubus memiliki ukuran yang sama panjang.
Kubus memiliki diagonal bidang dengan ukuran panjang yang sama seluruhnya. Selain itu, kesamaan ukuran panjang juga berlaku bagi diagonal ruang pada kubus. Kubus juga memiliki bidang diagonal berbentuk persegi panjang.
Dalam beberapa jurnal, rumus luas permukaan, serta volume kubus termasuk ke dalam sifat kubus. Hal tersebut berkaitan dengan keunikan kubus yang memiliki ukuran sisi yang sama.
4. Jaring-Jaring Kubus
Jaring-jaring dalam matematika pada umumnya merupakan kumpulan bidang datar yang memiliki bentuk sebagaimana bentuk jenis bangun ruang masing-masing.
Setiap bangun ruang memiliki jumlah pola yang berbeda. Bangun ruang kubus sendiri memiliki sebelas pola jaring-jaring yang meliputi bidang alas dan tutup bidangnya.
5. Rumus-Rumus Dalam Kubus
Rumus kubus diperlukan untuk memecahkan suatu permasalahan yang berkaitan dengan bidang ruang kubus. Pemecahannya berupa perhitungan menggunakan angka-angka tersedia dan diaplikasikan ke dalam rumus.
Luas Permukaan Kubus
Luas permukaan pada kubus sejatinya adalah jumlah dari luas seluruh bidang pada kubus. Sebagaimana diketahui bahwa kubus memiliki enam bidang/sisi yang semuanya berbentuk persegi, berikut formulanya;
L = 6 x r²
Keterangan:
L : Luas Permukaan Kubus
r : Panjang ruas Kubus
Volume Kubus
Rumus volume kubus didapat dari hasi perkalian panjang kubus, lebar, dan tinggi kubus. Ketiga komponen tersebut dapat disimbolkan dengan huruf ‘r’ yang berasal dari kata depan rusuk, karena sisi dan rusuk kubus sama.
V = r³ atau r x r x r
Keterangan:
V : Volume Kubus
r : Panjang ruas Kubus
Diagonal Bidang/Sisi
DS = r√2
Keterangan:
DS : Diagonal Bidang Sisi
r : Panjang ruas Kubus
Diagonal Bidang Seluruhnya
DSs = 12 x r√2
Keterangan:
DSs : Diagonal Bidang Seluruhnya
r : Panjang ruas Kubus
Diagonal Ruang
Dr = r√3
Keterangan:
Dr : Diagonal Ruang
r : Panjang ruas Kubus
Luas Bidang Diagonal
Bd = r²√2
Keterangan:
Bd : Luas Bidang Diagonal
r : Panjang ruas Kubus
Luas Bidang Diagonal Seluruh
Bd = 6 x r²√2
Keterangan:
Bd : Luas Bidang Diagonal Seluruh
r : Panjang ruas Kubus
6. Contoh Soal dan Pemecahannya
Luas Permukaan Kubus Jika suatu kubus memiliki panjang rusuk 10 cm. Hitunglah berapa luas permukaan kubus tersebut! Maka diketahui r = 10 cm Ditanyakan L? Jawab dengan rumus L = 6 x r² L = 6 x 10² L = 600 cm² (persegi)
Volume Kubus Berapakah volume pada kubus yang memiliki panjang rusuk 5 cm? Maka diketahui r = 5 cm Ditanyakan V? Jawab dengan rumus V = r³ atau r x r x r V = 5 x 5 x 5 V = 125 cm³ (kubik)
Diagonal Bidang/Sisi Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 15 cm, maka berapakah diagonal bidang kubus tersebut? Diketahui r = 15 cm Ditanyakan DS? Jawab dengan rumus DS = r√2 DS = 15√2
Diagonal Bidang Seluruhnya Jika setiap rusuk pada kubus memiliki panjang 6 cm, hitunglah berapa diagonal bidang seluruhnya! Diketahui r = 6 cm Ditanyakan DSs? Jawab dengan rumus DSs = 12 x r√2 DSs = 12 x 6√2 DSs = 82√2
Diagonal Ruang Sebuah kubus memiliki panjang sisi 10 cm. Hitunglah panjang diagonal ruang kubus tersebut! Diketahui r = 10 cm Ditanyakan Dr? Jawab dengan rumus Dr = r√3 Dr = 10√3 Dr = 10 x 1,732 Dr = 17,32 cm
Luas Bidang Diagonal dan Luas Bidang Diagonal Seluruh Sebuah kubus memiliki panjang ruas 5 cm. Berapakah luas bidang diagonal dan luas bidang diagonal seluruhnya? Diketahui r = 5 cm Ditanyakan Bd dan Bd seluruh? Jawab dengan kedua rumus berikut; Bd = r²√2 dan Bd = 6 x r²√2 > Luas bidang diagonal (Bd) = 5²√2 Bd = 25√2 Bd = 25 x 1,414 Bd = 35,35 cm > Luas Bidang Diagonal Seluruhnya (Bd) = 6 x 5²√2 atau 6 x Luas bidang diagonal Bd = 6 x 35,35 Bd = 212,1 cm
Itulah ulasan mengenai pengertian, unsur-unsur, sifat, jaring-jaring, rumus-rumus, dan contoh soal yang berkaitan dengan kubus. Dari sana, pelajar dapat memahami berbagai macam rumus kubus yang bisa juga diaplikasikan dalam kehidupan.
Baca juga: Rumus Bangun Ruang Lengkap Mulai dari Kubus hingga Balok serta Contoh Soalnya
