Rumus Satuan Usaha dalam Sistem Satuan Internasional (SI)

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam mempelajari ilmu Fisika, penting untuk menguasai materi Sistem Satuan Internasional (SI). Satuan usaha dalam SI adalah salah satu materi yang wajib dipahami.
Sistem SI adalah bentuk modern dari sistem metrik yang saat ini telah menjadi sistem pengukuran yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. SI dirumuskan oleh ilmuwan di Prancis dengan nama Système International d'Unités.
Apa saja yang termasuk dalam sistem SI? Simak penjelasan berikut ini.
Macam-macam Sistem SI
Sistem SI terdiri dari sebuah sistem besaran dan satuan pengukuran yang koheren. Sistem ini meliputi 7 satuan pokok, yaitu detik, meter, kilogram, ampere, kelvin, mol, dan kandela. Sistem SI juga menentukan nama dari 22 satuan turunan, seperti lumen, watt, dan istilah lain untuk besaran umum lainnya.
Dikutip dari buku Pengantar Engineering Edisi Ketiga karya Paul H. Wright (2005), satuan SI dalam fisika terbagi menjadi dua kategori, yaitu satuan pokok dan satuan turunan. Satuan pokok meliputi detik (s), meter (m), kilogram (kg), ampere (A), kelvin (K), mol (mol), dan kandela (cd).
Sementara itu, satuan turunan meliputi newton (N) untuk besaran gaya, hertz (Hz) untuk frekuensi, watt (W) untuk daya, volt (V) untuk tegangan, ohm (Ω) untuk hambatan listrik, dan lainnya.
Baca juga: Mengenal Elemen Primer dalam Ilmu Fisika beserta Jenis-jenisnya
Satuan Usaha dalam SI
Satuan usaha dalam SI adalah bagian dari satuan turunan. Nama dari satuan ini adalah joule dengan simbol J untuk besaran usaha, energi, kerja, atau panas. Dalam satuan pokok SI, joule disimbolkan dengan kg⋅m2/s2, sedangkan berdasarkan satuan SI lainnya disimbolkan dengan N·m. Berdasarkan dimensi SI, simbolnya adalah M L2 T−2.
Dikutip dari buku The Scientific Papers of James Prescott Joule terbitan Cambridge University Press (2011), nama joule yang melambangkan satuan usaha atau energi diambil dari penemunya, yaitu ilmuwan asal Inggris bernama James Prescott Joule.
Definisi dari joule adalah besarnya energi yang dibutuhkan untuk memberi gaya atau melakukan kerja sebesar satu newton (1 N) pada benda yang bergerak sejauh satu meter (1 m) dalam arah sejajar dengan gaya yang diterapkan. Karenanya, 1 joule sama dengan 1 newton meter (N.m).
Jika menerapkan satu newton pada sebuah objek, lalu objek tersebut bergerak sejauh satu meter dalam arah yang sama dengan gaya tersebut, maka kita telah melakukan kerja sebesar satu joule.
Dalam satuan pokok lain, setiap 1 joule juga memiliki energi absolut terkecil yang dibutuhkan untuk mengangkat suatu benda seberat satu kg setinggi 10 cm.
Di bawah ini adalah konversi joule terhadap satuan lainnya dalam SI:
1 joule adalah sama dengan 107 erg.
1 joule mendekati sama dengan:
6.241506363x1018 eV (elektronvolt)
0.239 kal (kalori)
2.7778x10−7 kwh (kilowatt-jam)
2.7778x10−4 wh (watt-jam)
9.8692x10−3 liter-atmosfer
(TAR)
Baca juga: Mengenal Rumus Hambatan Jenis dalam Fisika dan Contoh Soalnya
