Rute KRL September 2026 yang Perlu Diketahui Sebelum Bepergian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki September 2026, rute KRL September 2026 mengalami penyesuaian di kawasan Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City.
Penyesuaian tersebut berkaitan dengan pekerjaan integrasi kedua stasiun yang berlangsung mulai 1 September hingga 31 Desember 2026.
Jalur perjalanan Commuter Line Cikarang tetap beroperasi, sehingga perubahan utamanya terletak pada lokasi naik dan turun penumpang.
Rute KRL September 2026 dari Stasiun Sudirman Baru
Dikutip dari kci.id, berikut adalah rute KRL September 2026 yang berlaku selama pekerjaan integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru/BNI City dan berlaku mulai 1 September hingga 31 Desember 2026.
Lintas Kampung Bandan/Cikarang: sebanyak 264 perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang tetap beroperasi seperti biasa.
Stasiun Karet: tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang selama periode pekerjaan berlangsung.
Stasiun Sudirman Baru/BNI City: menjadi stasiun pengganti bagi penumpang yang sebelumnya menggunakan Stasiun Karet untuk naik dan turun.
Akses menuju BNI City: penumpang dari kawasan Stasiun Karet dapat menggunakan selasar di samping stasiun untuk menuju Stasiun BNI City.
Basoetta: layanan naik dan turun penumpang di Stasiun BNI City tetap berjalan tanpa perubahan.
Perubahan ini tidak mengubah lintasan kereta Cikarang. Kereta tetap melayani perjalanan pada rute yang sama, sedangkan penumpang yang sebelumnya menggunakan Karet perlu berpindah titik layanan ke BNI City.
Akses penghubung dari sisi Karet menuju BNI City disiapkan melalui selasar di samping stasiun. Di sisi barat BNI City juga tersedia gate elektronik, loket, dan hall yang terhubung dengan akses tersebut.
Penataan dilakukan karena kedua stasiun memiliki aktivitas penumpang yang cukup besar.
Sepanjang Januari–Juli 2026, Stasiun Karet mencatat 2.175.455 pengguna naik dan 2.127.155 pengguna turun. Pada periode yang sama, BNI City mencatat 940.478 pengguna naik serta 662.808 pengguna turun.
Secara keseluruhan, aktivitas naik dan turun di kedua stasiun mencapai 5.905.896 pengguna selama Januari hingga Juli 2026. Angka tersebut membuat pengaturan arus penumpang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan integrasi.
KAI Commuter menyiapkan petugas serta papan petunjuk untuk membantu perpindahan pengguna dari kawasan Karet menuju BNI City. Pengaturan arus penumpang juga dilakukan di area akses, termasuk sisi terowongan Kendal.
Selama pekerjaan berlangsung, pengguna yang hendak naik atau turun di kawasan Karet perlu mengikuti akses menuju BNI City.
Sementara itu, layanan Commuter Line Basoetta tetap menggunakan pola naik dan turun yang berlaku di BNI City sehingga tidak ikut mengalami pengalihan.
Jadwal perjalanan dapat diperiksa melalui situs resmi KAI Commuter di commuterline.id. Perubahan lokasi layanan ini berlaku sampai pekerjaan integrasi selesai pada 31 Desember 2026.
Rute KRL September 2026 tetap berjalan untuk lintas Cikarang dan Kampung Bandan tanpa perubahan jalur kereta.
Penyesuaian yang perlu diperhatikan hanya berkaitan dengan pemindahan titik naik dan turun dari Karet ke BNI City selama masa integrasi. (Shofia)
Baca Juga: Jadwal KRL Jogja-Solo 20-27 Agustus 2026, Calon Penumpang Wajib Tahu
