S25 Ultra vs S26 Ultra, Mana yang Lebih Bagus?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbandingan S25 Ultra vs S26 Ultra menjadi sorotan karena keduanya membawa peningkatan signifikan pada lini flagship terbaru Samsung.
Selisih waktu rilis yang berdekatan menghadirkan pendekatan berbeda dalam desain, performa, serta optimalisasi perangkat lunak.
Spesifikasi yang tampak serupa di atas kertas ternyata menyimpan detail teknis yang memengaruhi pengalaman penggunaan sehari-hari.
S25 Ultra vs S26 Ultra dari Samsung
Dikutip dari samsung.com dan gsmarena.com, berikut adalah perbandingan S25 Ultra vs S26 Ultra yang mencakup aspek desain, layar, performa, kamera, hingga daya tahan baterai secara menyeluruh.
Samsung Galaxy S25 Ultra diumumkan pada 22 Januari 2025 dan resmi dirilis awal Februari 2025. Sementara Samsung Galaxy S26 Ultra diperkenalkan pada 25 Februari 2026 dengan jadwal rilis 11 Maret 2026.
Dari sisi dimensi, S26 Ultra sedikit lebih tinggi dan lebar dengan ukuran 163,6 x 78,1 x 7,9 mm serta bobot 214 gram. S25 Ultra memiliki ukuran 162,8 x 77,6 x 8,2 mm dengan bobot 218 gram.
Perbedaan ini membuat generasi terbaru terasa sedikit lebih tipis dan ringan saat digenggam. Material rangka juga berubah, di mana S25 Ultra menggunakan titanium grade 5 sedangkan S26 Ultra memakai rangka aluminum generasi terbaru.
Keduanya mengusung layar 6,9 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X beresolusi 1440 x 3120 piksel dengan refresh rate 120Hz dan dukungan HDR10+. Tingkat kecerahan puncak mencapai 2600 nits pada kedua model.
Rasio screen-to-body S25 Ultra sedikit lebih tinggi, sementara S26 Ultra membawa optimalisasi sudut lengkung dan peningkatan efisiensi panel. Lapisan pelindung Gorilla Armor 2 tetap dipertahankan untuk daya tahan terhadap goresan.
Pada sektor performa, S25 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite fabrikasi 3 nm dengan CPU Oryon V2 dan GPU Adreno 830.
S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan CPU Oryon V3 serta GPU Adreno 840. Peningkatan frekuensi inti performa dari 4,47 GHz menjadi 4,74 GHz menunjukkan lonjakan tenaga komputasi.
Optimalisasi grafis juga lebih matang pada generasi terbaru, terutama untuk pemrosesan ray tracing dan gaming berat.
Sistem operasi menjadi pembeda berikutnya. S25 Ultra menjalankan Android 15 dengan One UI 8, sedangkan S26 Ultra hadir dengan Android 16 dan One UI 8.5.
Keduanya dijanjikan pembaruan hingga tujuh generasi Android, memberikan siklus dukungan jangka panjang yang setara.
Konfigurasi kamera utama sama-sama mengandalkan sensor 200 MP dengan OIS dan multi-directional PDAF. Perbedaan terletak pada bukaan lensa wide yang lebih besar di S26 Ultra, yakni f/1.4 dibanding f/1.7 pada S25 Ultra.
Bukaan lebih lebar memungkinkan penangkapan cahaya lebih banyak dalam kondisi minim cahaya. Telephoto 3x dan periskop 5x tetap dipertahankan dengan kemampuan 100x Space Zoom berbasis kombinasi optical quality zoom dan digital enhancement.
Kapasitas baterai keduanya sama, yakni 5000 mAh. Namun, pengisian daya kabel meningkat dari 45W pada S25 Ultra menjadi 60W pada S26 Ultra.
Pengisian nirkabel juga naik dari 15W menjadi 25W dengan dukungan standar Qi generasi terbaru. Peningkatan ini berpengaruh pada waktu pengisian yang lebih singkat untuk mencapai persentase baterai tinggi.
Dari sisi harga global, selisih tidak terlalu jauh meski harga resmi di beberapa wilayah menunjukkan kenaikan pada generasi terbaru.
Pilihan warna juga berbeda, dengan S26 Ultra menghadirkan varian seperti Cobalt Violet dan Sky Blue, sedangkan S25 Ultra menonjolkan pilihan berbasis titanium.
S25 Ultra vs S26 Ultra memperlihatkan evolusi bertahap yang berfokus pada efisiensi performa, peningkatan kamera, serta kecepatan pengisian daya.
Perbedaan detail teknis tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pilihan sesuai kebutuhan penggunaan jangka panjang. (Khoirul)
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S25 Ultra yang Siap Jadi Flagship Smartphone
