Saham Blue Chip: Pengertian, Cara Membeli, dan Daftar Terbarunya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi para investor, saham blue chip memiliki daya tarik tersendiri untuk investasi jangka panjang agar mendapatkan keuntungan. Laba yang diperoleh dari kategori saham ini cukup stabil, sehingga banyak investor muda yang memilih untuk menanamkan sahamnya di beberapa perusahaan.
Menurut buku Perilaku Muslim Banda Aceh karya Masril, M.Ag, saham blue chip memiliki beberapa ciri-ciri, yakni memiliki keuntungan perusahaan yang stabil, disiplin dalam pendistribusian deviden, reputasi yang baik, serta menjadi emiten yang kuat pada kelompok bidang industrinya.
Untuk lebih mengenal tentang pengertian saham blue chip, cara membeli, hingga daftar-daftar saham, berikut adalah informasi lengkapnya.
Pengertian Saham Blue Chip
Apa itu saham blue chip? Menghimpun Jurnal Performance Volume 6 Nomor 2 karangan Agus Suharsono, dkk, saham blue chip adalah istilah yang mengacu pada saham dari perusahaan besar dengan pendapatan stabil dan liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
Sedangkan menurut New York Stock Exchange, saham blue chip adalah saham dari perusahaan yang memiliki reputasi nasional, baik dari sisi kualitas, kemampuan serta keandalan untuk beroperasi yang menguntungkan dalam berbagai situasi ekonomi dengan keadaan baik maupun buruk.
Arti saham blue chip juga bisa disebut dengan saham lapis satu yang berarti pendorong utama IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), sebab saham-saham yang berada di first liner ini memiliki kapitalisasi pasar (market capitalization) besar.
Saham blue chip terbagi menjadi dua jenis, yaitu saham blue chip syariah dan saham blue chip konvensional. Perbedaan dari kedua saham ini hanya di bagian prinsipnya. Menurut OJK atau Otoritas Jasa Keuangan yang disepakati oleh MUI, berikut beberapa perbedaannya.
Saham konvensional mencakup perusahaan yang bergerak di bidang apa saja. Sementara itu, perusahaan yang masuk ke dalam emiten saham syariah tidak boleh bergerak di bidang usaha yang melanggar syariat Islam.
Saham syariah juga mengharuskan perusahaan memiliki utang berbasis bunga yang lebih kecil daripada asetnya, sementara saham konvensional bebas.
Cara Membeli Saham Blue Chip
Sebelum membeli saham, ketahui terlebih dahulu jenis saham blue chip yang dipilih, ingin saham blue chip konvesional atau saham blue chip syariah. Selain itu, keuntungan saham blue chip untuk jangka panjang juga menjadi hal penting agar terhindar dari kerugian.
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan analisa dari beberapa rekomendasi saham blue chip yang ada di BEI atau Bursa Efek Indonesia. Untuk lebih jelasnya, berikut poin atau kriteria yang melekat sebelum memilih saham blue chip untuk pemula, di antaranya:
Status volatilitas yang rendah
Likuiditas yang dimiliki begitu tinggi dalam artian mudah untuk dijual atau ditemukan oleh penjualan
Memiliki sedikit hingga nihil utang
Kapitalisasi pasar yang besar
Kebanyakan saham blue chip memiliki catatan membayar dividen yang stabil bahkan naik
Menurut buku Berinvestasi di Bursa Saham karya T. Dominic H, berikut beberapa cara membeli saham blue chip, yakni:
Menentukan saham yang akan dibeli melalui poin-poin rekomendasi saham blue chip yang ada di atas
Masuk dalam software atau broker saham pilihan
Kemudian, para pemula bisa memiliki rekening dari saham broker yang sudah terdaftar, apabila tidak bisa melalui perusahaan BEI
Lalu, setorkan dana dalam RDN
Selanjutnya, para pemula bisa melakukan transaksi dan dapat membeli saham blue chip dengan order ke aplikasi perdagangan saham
Saham Blue Chip 2021
Di Indonesia, ada 45 perusahaan yang memiliki saham blue chip di BEI. Merujuk dari data BEI per September 2021, berikut adalah 10 daftar saham blue chip 2021 yang terbaik dan sering menjadi rekomendasi, di antaranya:
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Astra International Tbk
PT Bank Jago Tbk
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Unilever Indonesia Tbk
PT H.M Sampoerna Tbk
PT DCI Indonesia Tbk
List saham blue chip tersebut menghasilkan nilai kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun, sehingga para pemula dapat menjadikan daftar saham-saham blue chip 2021 terbaru di atas sebagai acuan untuk memilih nilai saham yang menguntungkan.
Seperti yang telah disebutkan, saham blue chip dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah saham blue chip syariah. Sebelumnya, daftar saham blue chip syariah ini disaring dari 60 emiten syariah.
Emiten yang dikategorikan blue chip syariah diperbaharui setiap 6 bulan sekali untuk Desember 2020 hingga Mei 2021, serta Juni hingga November 2021. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar saham blue chip syariah 2021, di antaranya:
PT Adaro Energy Tbk
PT AKR Corporindo Tbk
PT Aneka Tambang Tbk
PT Barito Pacific Tbk
PT Bank BTPN Syariah Tbk
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
PT Xl Axiata Tbk
PT CBP Sukses Makmur Tbk
PT Vale Indonesia Tbk
PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Daftar Saham Blue Chip LQ45
Dalam pasar modal Indonesia, terdapat beberapa indeks, seperti indeks saham blue chip dan chip LQ45. Indeks saham blue chip LQ45 merupakan kumpulan dari saham-saham terbaik yang ada di pasar modal dan terdiri dari 45 emiten yang dilihat dari likuiditasnya.
Tujuan dari saham blue chip LQ45 sebagai pelengkap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Artinya, dapat memberikan informasi dan sarana objektif yang tepercaya bagi analisis keuangan, manajer investasi, hingga investor dalam memantau pergerakan harga saham-saham yang aktif setiap harinya.
Menurut BEI, terdapat beberapa perbedaan saham blue chip dan LQ45:
Saham blue chip dapat memimpin pasar atau menguasai pangsa pasar, sedangkan saham blue chip LQ45 bisa jadi bukan pemimpin pasar atau transaksinya hanya sedang ramai dalam 6 bulan terakhir.
Saham blue chip dapat masuk ke dalam indeks saham LQ45, sedangkan saham LQ45 belum tentu masuk saham blue chip karena tidak semua saham likuid berkinerja dengan baik.
Baru-baru ini, Bursa Efek Indonesia telah mengubah komposisi saham LQ45 untuk periode Februari hingga Juli 2022. Berikut adalah daftar saham blue chip LQ45 2022 yang terbaru, di antaranya:
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
PT BFI Finance Indonesia Tbk
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk
PT Harum Energy
PT Waskita Karya (Persero) Tbk
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu saham blue chip?

Apa itu saham blue chip?
Saham blue chip adalah istilah yang mengacu pada saham dari perusahaan besar dengan pendapatan stabil dan liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
Apa saja jenis saham blue chip?

Apa saja jenis saham blue chip?
Saham blue chip terbagi menjadi dua jenis, yaitu saham blue chip syariah dan saham blue chip konvensional.
Apa itu indeks saham blue chip LQ45?

Apa itu indeks saham blue chip LQ45?
Indeks saham blue chip LQ45 merupakan kumpulan dari saham-saham terbaik yang ada di pasar modal dan terdiri dari 45 emiten yang dilihat dari likuiditasnya.
