Konten dari Pengguna

Saran Agar Kegiatan MPLS Tahun Depan Lebih Baik, Simak Masukannya di Sini

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Saran Agar Kegiatan MPLS Tahun Depan Lebih Baik,Foto:Unsplash/Husniati Salma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Saran Agar Kegiatan MPLS Tahun Depan Lebih Baik,Foto:Unsplash/Husniati Salma

Apakah kamu punya saran agar kegiatan MPLS tahun depan bisa lebih baik? Setiap pelaksanaan MPLS selalu meninggalkan cerita dan pengalaman yang berbeda bagi siswa baru.

Ada yang merasa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi tidak sedikit pula yang masih membutuhkan waktu untuk mengenal teman, guru, maupun suasana belajar yang baru.

Saran Agar Kegiatan MPLS Tahun Depan Lebih Baik dan Menyenangkan

Ilustrasi Saran Agar Kegiatan MPLS Tahun Depan Lebih Baik,Foto:Unsplash/Husniati Salma

Apakah kamu punya saran agar kegiatan MPLS tahun depan bisa lebih baik? Dikutip dari Jurnal Manajemen Masa Pengenalan Lingkungan (MPLS) Terhadap Penyesuaian Diri Siswa Di SD Negeri 1 Nisam Antara oleh Safridaz,dkk (2025) pelaksanaan MPLS perlu dirancang dengan manajemen yang baik melalui empat tahapan utama, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling.

Keempat aspek ini menjadi dasar penting dalam penyelenggaraan MPLS yang efektif dan menyenangkan.

Tahap pertama adalah planning atau perencanaan, merupakan proses menetapkan tujuan sekaligus menentukan langkah yang akan dilakukan untuk mencapainya. Pada tahap ini, sekolah perlu mengatur berbagai sumber daya agar pelaksanaan MPLS berjalan sesuai harapan.

Perencanaan diawali dengan pembentukan panitia melalui rapat sekolah yang dipimpin kepala sekolah. Masukan dari guru dan staf sangat dibutuhkan agar program yang disusun semakin matang.

Sekolah juga menyusun rencana pengembangan kesiswaan yang mencakup persiapan MPLS, program ekstrakurikuler, hingga bimbingan belajar untuk mendukung prestasi akademik siswa.

Dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan MPLS akan lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik baru.

Selanjutnya adalah organizing atau pengorganisasian, tahap ini berfokus pada pembagian tugas dan tanggung jawab kepada seluruh panitia.

Kepala sekolah membentuk kepanitiaan melalui surat keputusan sehingga setiap guru memiliki tugas yang jelas sesuai kompetensinya. Pengorganisasian yang baik juga mencakup koordinasi antar guru, penyediaan fasilitas, hingga komunikasi yang intensif dengan orang tua.

Dengan demikian, setiap kegiatan dapat berlangsung secara terkoordinasi tanpa adanya tumpang tindih pekerjaan. Selain itu, rapat evaluasi secara berkala selama persiapan menjadi cara efektif untuk menyelesaikan kendala yang mungkin muncul sebelum kegiatan dimulai.

Tahap berikutnya adalah actuating atau pelaksanaan, pada tahap ini seluruh rencana diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa baru.

MPLS sebaiknya tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga menghadirkan aktivitas interaktif seperti tour lingkungan sekolah, permainan kelompok.

Pengenalan guru dan tenaga kependidikan, simulasi tata tertib, pengenalan ekstrakurikuler, hingga kegiatan yang menumbuhkan motivasi belajar.

Pelaksanaan yang baik juga harus mampu menciptakan suasana nyaman sehingga siswa tidak merasa canggung saat memasuki lingkungan sekolah yang baru.

Tahap terakhir adalah controlling atau pengawasan. Pengawasan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, melainkan dilakukan selama proses berlangsung untuk memastikan setiap program berjalan sesuai rencana.

Kepala sekolah bersama guru melakukan monitoring secara langsung, mencatat perkembangan siswa, serta mengevaluasi apabila ditemukan kendala atau penyimpangan.

Hasil evaluasi kemudian dijadikan bahan perbaikan untuk penyelenggaraan MPLS pada tahun berikutnya.

Keterlibatan orang tua juga menjadi bagian penting dalam pengawasan karena dapat memberikan masukan mengenai pengalaman anak selama mengikuti MPLS.

Kolaborasi antara sekolah dan orang tua akan membuat pelaksanaan MPLS semakin berkualitas dan mampu memberikan pengalaman pertama di sekolah yang positif bagi setiap peserta didik. (shr)

Baca juga: Materi MPLS Motivasi Belajar untuk Membangun Semangat Siswa Baru