Seleksi Guru SILN dan CLC Segera Dibuka, Cek Informasi Selengkapnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seleksi Guru SILN dan CLC akan segera dibuka. Informasi selengkapnya patut diketahui oleh masyarakat, terutama para tenaga pendidik yang tertarik mengikuti seleksi ini.
SILN merupakan Sekolah Indonesia di Luar Negeri, sedangkan CLC adalah Community Learning Center. Melalui seleksi khusus guru dan tenaga kependidikan untuk SILN dan CLC, masyarakat dapat berkontribusi dalam pendidikan Indonesia di luar negeri.
Lokasi untuk Seleksi Guru SILN dan CLC
Melalui akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemdikbud, kabar seputar Seleksi Guru SILN dan CLC telah dibagikan. Berdasarkan unggahan tersebut, proses seleksi untuk mengajar di luar negeri akan segera dibuka dalam waktu dekat.
Namun, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pasti dibukanya seleksi tersebut. Para tenaga pendidik masih harus bersabar hingga ada kabar resmi berikutnya terkait jadwal pendaftaran dan persyaratan yang wajib dipenuhi.
Proses seleksi mencari guru dan tenaga kependidikan untuk bekerja di SILN yang berada di luar negeri. Sebagai Sekolah Indonesia di luar negeri, SILN melayani pendidikan bagi anak-anak Indonesia di berbagai negara, agar tetap bisa menempuh pendidikan dengan kurikulum nasional.
Terdapat kurang lebih 13 SILN yang berada di 9 negara. Adapun daftar lokasi SILN selengkapnya adalah sebagai berikut.
Kuala Lumpur, Malaysia
Johor Baru, Malaysia
Kinabalu, Malaysia
Singapura
Bangkok, Tailan
Davao, Filipina
Yangon, Vietnam
Tokyo, Jepang
Riyadh, Arab Saudi
Jeddah, Arab Saudi
Makkah, Arab Saudi
Kairo, Mesir
Deen Haag, Belanda
Sementara itu, CLC adalah pusat layanan belajar Indonesia. Lokasinya berada di perkebunan atau ladang yang terletak di Sarawak dan Sabah, Malaysia, dengan total 302 CLC, yakni 240 CLC di wilayah Sabah, dan 62 CLC di wilayah Sarawak.
Berbeda dengan SILN, CLC menjadi tempat belajar sederhana bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Dikutip dari situs pkplk.kemendikdasmen.go.id, anak-anak dapat menempuh pendidikan SD dan SMP melalui CLC.
Program ini dibentuk khusus untuk membantu pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia, agar tetap bisa belajar di jenjang SD dan SMP. Awalnya CLC hanya tersedia untuk jenjang SD, tetapi terus berkembang dan melayani hingga jenjang SMP.
Adanya program pendidikan untuk anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri ini memerlukan guru dan tenaga kependidikan khusus. Oleh sebab itu, Kemendikdasmen membuka seleksi untuk putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi bagian dari SILN dan CLC.
Informasi selanjutnya terkait seleksi guru khusus SILN dan CLC, mulai dari persyaratan, formasi, jadwal, hingga tata cara pendaftaran akan diumumkan secara resmi melalui kanal Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan serta Kemendikdasmen.
Pastikan untuk selalu mengecek kebenaran informasi seputar Seleksi Guru SILN dan CLC. Dengan begitu, dapat terhindar dari penipuan dan hal lain yang tidak diinginkan. (PRI)
Baca juga: Tahapan Seleksi KAI yang Perlu Dilalui Calon Peserta
