Konten dari Pengguna

Siapa Firaun yang Dijuluki Napoleon Mesir Kuno Karena Ekspansi Militernya?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siapa Firaun yang Dijuluki Napoleon Mesir Kuno Karena Ekspansi Militernya. Sumber: Unsplash/Osama Elsayed
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siapa Firaun yang Dijuluki Napoleon Mesir Kuno Karena Ekspansi Militernya. Sumber: Unsplash/Osama Elsayed

Pada masa Mesir Kuno, raja-raja yang memimpin kekuasaan tersebut dikenal dengan sebutan Firaun. Lantas, siapa Firaun yang dijuluki Napoleon Mesir Kuno karena ekspansi militernya?

Sebelum membahas lebih lanjut, berdasarkan buku Seri Peradaban Besar Dunia: Mesir Kuno. Erwin Adi Putranto, (2020: 6), Mesir Kuno dikenal sebagai peradaban besar yang ditandai dengan berkembangnya kebudayaan, ilmu pengetahuan, hingga arsitektur.

Siapa Firaun yang Dijuluki Napoleon Mesir Kuno Karena Ekspansi Militernya? Ini Informasinya

Ilustrasi Siapa Firaun yang Dijuluki Napoleon Mesir Kuno Karena Ekspansi Militernya. Sumber: Unsplash/Adrian Dascal

Mesir adalah negara besar di Afrika yang sebagian kecil wilayahnya juga terdapat di Asia. Negara tersebut juga terkenal karena berada di lembah Sungai Nil. Di samping itu, peradaban Mesir Kuno menjadi kisah yang melegenda dalam sejarah.

Semasa Mesir Kuno, kekuasaan dipimpin raja-raja yang mendapat gelar Firaun. Lantas, siapa Firaun yang dijuluki Napoleon Mesir Kuno karena ekspansi militernya? Berdasarkan buku Archaeology Hotspot Edypt: Unearthing the Past for Armchair Archaeologist. Julian Heath, (2015: 25), Raja Firaun yang memperoleh julukan Napoleon Mesir Kuno adalah Thutmose III.

Raja tersebut dikenal sebagai ahli strategi militer yang mampu memperluas wilayah kekuasaan Kekaisaran Mesir. Untuk mengenal lebih jauh tentang Thutmose III, berikut berbagai pencapaiannya selama menjadi Firaun Mesir.

1. Mengambil Alih Kekuasaan di Usia Muda

Thutmose III menduduki jabatan Firaun Mesir di usia belia, yakni di umur 2 tahun usai kematian ayahnya, Thutmose II. Namun, karena usianya yang masih muda, Ratu Hatshepsut, sang ibunda pun menjadi wali untuknya. Thutmose III akhirnya menjadi Firaun secara resmi setelah menginjak dewasa, sekitar usia 22 tahun.

2. Dikenal Sebagai Panglima Perang

Thutmose III juga dikenal sebagai panglima perang legendaris di masa Mesir Kuno. Pasalnya, dirinya mempunyai pencapaian militer yang mengagumkan dan berhasil menaklukkan banyak wilayah yang membuat wilayah kekuasaan Mesir Kuno menjadi luas.

Di samping perluasan wilayah, dilakukan pula penghancuran pemberontakan serta pengamanan wilayah perbatasan. Strategi militer yang diterapkan terbilang cerdik, terlebih lagi dirinya juga menguasai geografi wilayah serta topografinya.

3. Berhasil Melakukan Ekspansi Militer

Ekspansi-ekspansi militer yang dilakukan raja Mesir Kuno ini membuahkan hasil. Misalnya, pada saat Kampanye Militer di Canaan (sekarang Palestina dan Israel), Thutmose III berhasil mengambil alih Kota Megiddo yang termasuk salah satu kebanggaan sejarah Mesir Kuno.

Thutmose III juga berhasil mengambil alih Syria, sehingga kekuasaan Mesir Kuno mampu mencapai kawasan Sungai Efrat. Ada pula Fenisia yang memiliki pelabuhan-pelabuhan penting untuk perdagangan, seperti di Kota Tirus, Byblos, serta Sidon. Raja ini juga berhasil menaklukkan Nubia (Sudan Utara) selama kampanye militer.

Itulah informasi mengenai siapa Firaun yang dijuluki Napoleon Mesir Kuno karena ekspansi militernya dan pencapaian-pencapaiannya semasa memimpin Mesir Kuno. (ENF)

Baca juga: Mengenal Yeonsangun, Raja Tiran Joseon yang Dikenal Kejam