Konten dari Pengguna

Siapa Nama Pahlawan yang Memakai Baju Lurik? Ini Dia Profil Lengkapnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pahlawan yang Memakai Baju Lurik, Pexels/Irgi Nur Fadil
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pahlawan yang Memakai Baju Lurik, Pexels/Irgi Nur Fadil

Siapa nama pahlawan yang memakai baju lurik? Ini menjadi salah satu pengetahuan yang harus dimiliki oleh generasi muda Indonesia.

Pada tanggal 10 November mendatang, Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan. Hari bersejarah ini diperingati setiap tahun untuk menghormati serta mengenang jasa para pahlawan dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

Dalam perjuangan melawan penjajah demi kemerdekaan yang diidam-idamkan Indonesia, telah banyak pahlawan. yang bahkan tanpa nama, yang telah mengorbankan segala-galanya.

Pahlawan yang Memakai Baju Lurik

Ilustrasi Pahlawan yang Memakai Baju Lurik, Unsplash/Mufid Majnun

Siapa nama pahlawan yang memakai baju lurik? Nama pahlawan Indonesia yang memakai baju lurik adalah Raden Patah. Pahlawan yang satu ini memiliki kostum yang bernuansa Jawa, yang terdiri dari baju lurik, jarik, selop, dan blangkon.

Dikutip dari Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas XII, Drs. Imam Subchi, MA, (2016:69), Huru-Hara Majapahit dan Berdirinya Kerajaan Islam di Jawa, Muhlis Abdullah, (2020:126-129), dan Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Ibtidaiyah Kelas VI, Yusak Burhanudin, dkk., (2021:72), Raden Patah adalah sultan pertama Kerajaan Demak, yang merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.

Pada saat itu, dia masih menjabat sebagai Bupati Demak. Demak sendiri masih berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Saat Kerajaan Majapahit dipimpin oleh Girindrawardhana dan Demak menjadi kuat, pada tahun 1500 Masehi, Raden Patah memutuskan untuk melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan Hindu terbesar di Nusantara tersebut.

Bergelar Sultan Alam Akbar al-Fatah, dia merupakan putra Raja Kertabumi atau Brawijaya V yang berasal dari Majapahit dengan putri Cina. Karena mempunyai ibu yang merupakan seorang keturunan Tionghoa, Raden Patah mempunyai nama Cina, yakni Jin Bun.

Raden Patah diketahui memerintah Kerajaan Demak dari tahun 1500 Masehi - 1518 Masehi. Saat masa pemerintahannya, dengan dibantu oleh para wali, Demak dikenal sebagai pusat penyebaran Islam di Pulau Jawa dan juga berkembang menjadi kerajaan besar.

Dikenal sebagai pahlawan yang memakai baju lurik, Raden Patah adalah murid dari Sunan Ampel. Dia bersama dengan adiknya, Raden Kusen, diketahui berguru pada Sunan Ampel.

Di bawah kepemimpinannya, kerajaan Islam ini juga berhasil dalam berbagai bidang, seperti melakukan perlawanan terhadap penjajah, yakni Portugis, dan perluasan wilayah.

Daerah-daerah yang berada di bawah pengaruh Demak, di antaranya Tegal, Palembang, Jepara, dan juga pulau-pulau yang ada di antara Sumatera serta Kalimantan.

Raden Patah meninggal di usia 63 tahun di Demak setelah berjuang memajukan Demak serta menyebarkan ajaran Islam. Dia dimakamkan di Kompleks Masjid Agung Demak, Provinsi Jawa Tengah.

Demikianlah sosok pahlawan yang memakai baju lurik. Peranannya dalam mengusir penjajah akan selalu dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Indonesia. (Mey)

Baca juga: Tema Hari Pahlawan 2025 yang Menumbuhkan Semangat