Konten dari Pengguna

Siapa yang Menjadi Pinjaman di Klub-Klub Liga Divisi Rendah? Ini Informasinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ia mengembara sebagai pinjaman di klub-klub liga divisi rendah sebelum membuat terobosan, foto hanya ilustrasi, bukan pemain yang sebenarnya: Unsplash/Gleb Khodiakov
zoom-in-whitePerbesar
Ia mengembara sebagai pinjaman di klub-klub liga divisi rendah sebelum membuat terobosan, foto hanya ilustrasi, bukan pemain yang sebenarnya: Unsplash/Gleb Khodiakov

Siapa yang menjadi pinjaman di klub-klub liga divisi rendah menarik untuk diketahui oleh penggemar sepak bola. Pasalnya, ia mengembara sebagai pinjaman di klub-klub liga divisi rendah sebelum membuat terobosan di dunia sepak bola yang bertahan hingga saat ini.

Kepopuleran sepak bola tidak luput dari kontribusi para pemainnya. Sebagai olahraga terkenal, sepak bola telah melahirkan banyak pemain legenda, bahkan beberapa di antaranya sukses menciptakan sejarah.

Siapa yang Menjadi Pinjaman di Klub-Klub Liga Divisi Rendah?

Ilustrasi ia mengembara sebagai pinjaman di klub-klub liga divisi rendah sebelum membuat terobosan, foto bukan pemain yang sebenarnya: Unsplash/Janosch Diggelmann

Dari banyaknya pemain hebat di sepak bola, ada sosok yang berhasil menjadi legenda. Bahkan, ia mengembara sebagai pinjaman di klub-klub liga divisi rendah sebelum membuat terobosan. Lantas, siapa yang menjadi pinjaman di berbagai klub liga divisi rendah tersebut?

Berdasarkan informasi dari situs londonmuseum.org.uk, pemain yang pernah menjadi pinjaman tersebut adalah Harry Kane. Pemain yang menjadi mega bintang Inggris ini sempat harus membuktikan diri untuk bisa bermain di level senior.

Saat bergabung dengan Tottenham, Kane harus membuktikan diri dengan dipinjamkan ke Leyton Orient, Millwall, Norwich City, dan Leicester City. Melalui kerja keras dan ketekunan, ia akhirnya memulai pertandingan Premier League pertamanya sebagai starter pada 7 April 2014.

Pada tahun 2014/15, Kane sukses meraih karier yang gemilang. Bahkan, ia sukses mencetak 213 gol di Premier League untuk klubnya, Tottenham. Ia menorehkan sejarah dengan menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa di liga tersebut setelah Alan Shearer.

Kane memiliki kemampuan menembak bola menggunakan kedua kaki dengan akurasi yang menakjubkan. Selain itu, ia juga kuat dalam duel udara dengan catatan rekor gol sundulan terbanyak dalam satu musim, sebanyak 10 gol, sesuai informasi dari situs resmi fifa.com.

Sepanjang berkarier sebagai pemain sepak bola, Harry Kane telah mengoleksi berbagai penghargaan individu. Mulai dari adidas Golden Boot pada Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia, hingga pencetak gol terbanyak di Premier League sebanyak 3 kali, Bundesliga 2 kali, serta UEFA EURO.

Di level klub, Kane pernah meraih trofi besar pertamanya pada musim 2024/25 saat ia membawa Bayern Munich menjuarai Bundesliga. Sementara, bersama Inggris ia pernah menjadi runner-up pada EURO edisi 2020 dan 2024.

Di Piala Dunia, ia pertama kali mengikuti kompetisi tersebut pada Piala Dunia Rusia 2018. Dalam penampilan perdananya, Kane sukses mencetak 2 gol dan membawa negaranya meraih kemenangan 2-1 atas Tunisia. Meski akhirnya Inggris harus berada di peringkat keempat usai kalah melawan Kroasia di semifinal.

Itu dia jawaban dari siapa yang menjadi pinjaman di klub-klub liga divisi rendah. Sebagai sosok pemain yang berjuang dari titik terendah, sosok Harry Kane sukses menjadi inspirasi bagi para pemain muda untuk mengikuti jejak ketekunannya dalam bermain sepak bola. (Prima)

Baca juga: Update Klasemen Piala AFF Futsal 2026, Indonesia Peringkat Berapa? Cek di Sini