Konten dari Pengguna

Siapakah yang Disebut Ulil Albab? Ini Ciri-cirinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ulil albab. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ulil albab. Foto: Unsplash

Ulil albab artinya orang yang memiliki akal dan kecerdasan. Lalu, siapakah yang disebut ulil albab?

Secara harfiah, istilah ulil albab berasal dari dua kata yaitu ulû (أولو) dan al-albâb (الألباب). Ulû merupakan bentuk jamak dalam tata bahasa Arab yang berarti ashâb atau pemilik. Istilah ini banyak ditemukan dalam literatur-literatur Islam untuk mendeskripsikan ciri-ciri umat muslim yang pandai.

Bahasa Arab sendiri dikenal memiliki banyak bentuk perubahan kata sesuai dengan subjeknya. Dalam hal ini, kata ulû berubah menjadi isim zhâhir atau kata benda selain kata ganti, yang berarti pemilik.

Pengertian Ulil Albab

Ilustrasi ulil albab. Foto: Unsplash

Ulil albab menjadi istilah yang penting diketahui oleh umat muslim karena disebutkan sebanyak 16 kali di dalam Al-Quran.

Dikutip dari buku Wawasan Alquran oleh Quraish Shihab, ciri mereka antara lain memiliki sifat tafakkur dan dzikir. Ciri tersebut disebutkan dalam surat Ali Imran ayat 190-191 yang berbunyi:

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ. ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Arti: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.

Selain itu, ulil albab juga merupakan orang yang akan menggunakan akalnya untuk mencari tahu, merenungi, dan meneliti sesuatu. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan Ibnu Katsir dan dikutip dalam buku Karakteristik Ulul Albab: Menuju Kepribadian Islami di Era Disrupsi Digital oleh Eko Zulfikar. Seorang ulil albab akan mencari fungsi dan manfaat sesuatu untuk umat.

Abu Hayan Al-Andalusi mendeskripsikan ulil albab sebagai orang yang mengetahui akibat dari apa yang telah dilakukannya. Selain itu, menurut Abu Hayan, seorang ulil albab juga mengetahui sesuatu hingga menimbulkan rasa takut kepada Allah dalam dirinya.

Ilmuwan lain yaitu Imam as-Sa’di mengartikan ulil albab sebagai orang yang berakal dan memanfaatkan akal mereka untuk merenungkan dan meneliti kekuasaan Allah. Artinya, seorang ulil albab bukan hanya melihat dengan mata saja, tapi juga menelaah pengaruh dan manfaatnya.

Baca Juga: Manfaat dan Ciri-Ciri Muslim yang Jujur Sebagai Sikap yang Terpuji

Siapa Ulil Albab?

Ilustrasi ulil albab. Foto: Unsplash

Secara umum, ulil albab adalah orang-orang yang memenuhi kriteria yang disebutkan di atas. Lebih spesifik lagi, berikut sifat-sifat yang harus dimiliki generasi Islam untuk menjadi ulil albab, dikutip dari buku Al-Qur'an Hadist untuk MA Kelas XII Kurikulum 2013:

  • Bersunguh-sungguh dalam mencari dan tadabur ilmu untuk mencari tahu kebenaran atas sesuatu.

  • Kompeten dalam membedakan yang baik dan buruk.

  • Menjalankan amalan yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi larangan-Nya.

  • Bersedia menyampaikan ilmunya kepada orang lain untuk memperbaiki keadaan. Ulil Albab juga bersedia memberikan peringatan kepada mereka.

  • Tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah SWT.

(TAR)

Baca juga: 3 Doa Maulid Nabi Lengkap dengan Artinya