Konten dari Pengguna

Simbol Flowchart dalam Sistem Informasi Akuntansi, Ada Terminator hingga Data

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sistem Informasi Akuntansi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sistem Informasi Akuntansi. Foto: Pixabay

Pendokumentasian sistem sangat penting bagi sebuah perusahaan. Menurut buku Sistem Informasi Akuntansi dan Bisnis oleh Mardia, dkk., tujuan pendokumentasian tersebut salah satunya agar dapat dijadikan bahan evaluasi atas kelebihan dan kekurangan sistem yang sedang dijalankan.

Pendokumentasian sistem informasi memiliki jenis yang beragam, tergantung pada kebutuhan perusahaan. Berikut uraian selengkapnya.

Jenis-jenis Teknik Dokumentasi Sistem Informasi

Dalam buku Sistem Informasi Akuntansi Suatu Pengantar oleh Atyanto Mahatmyo, jenis teknik dalam pendokumentasian sistem informasi terbagi menjadi tiga bagian, antara lain:

1. Data flow diagram

Data flow diagram merupakan aliran data yang memisahkan proses logis dalam analisis sistem dari proses fisik perancangan sistem.

Data flow diagram terdiri dari tiga jenis yakni, context diagram, zero diagram, dan level diagram.

2. Flowchart diagram

Flow chart diagram atau bagan alir merupakan kumpulan dari notasi diagram simbolik yang menunjukkan aliran data dan urutan operasi dalam sistem.

3. Diagram Relasi Entitas

Diagram relasi entitas merupakan sebuah teknik dokumentasi yang digunakan untuk menyajikan pola relasi antara entitas yang terdiri dari sumber daya, peristiwa, dan agen dalam sebuah sistem.

Ilustrasi Simbol flowchart. Foto: Pixabay

Simbol Flowchart dalam Sistem Informasi Akuntansi

Menurut buku Sistem Informasi Akuntansi dan Bisnis oleh Mardia, dkk., sebuah bagan alir akan merepresentasikan grafik pada sebuah sistem yang menggambarkan terjadinya relasi fisik antara entitas kuncinya.

Baca Juga: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Contoh Simbol Flowchart

Dalam flowchart diagram terdapat simbol yang berfungsi untuk mendefinisikan siklus sistem akuntansi. Berikut rinciannya:

  • Terminal/terminator: Simbol yang menunjukkan awal dan akhir pada sebuah flowchart adalah terminal/terminator. Simbol ini berbentuk seperti sebuah kapsul.

  • Proses: menyatakan kegiatan yang akan terjadi dalam diagram alir.

  • Predefined process: berfungsi untuk menunjukkan sebuah proses yang kompleks, sehingga tidak bisa dijelaskan menggunakan diagram alir dan merujuk pada diagram alir yang terpisah.

  • Manual operation: berfungsi untuk kegiatan yang dilakukan secara manual.

  • Annotation: untuk memberikan keterangan pada kegiatan.

  • Persiapan: menunjukkan operasi yang tidak memiliki efek khusus setelah mempersiapkan sebuah nilai untuk proses selanjutnya.

  • Dokumen: formulir yang digunakan untuk merekam data transaksi yang sudah dilakukan.

  • Multi-dokumen: digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis dokumen yang digabungkan dalam satu paket.

  • On-page reference: digunakan untuk menghubungkan satu proses ke proses lainnya.

  • Off-page reference: penghubung antarhalaman yang berbeda.

  • Arsip tetap (extract): digunakan untuk menggambarkan arsip permanen yang merupakan tempat penyimpanan dokumen. Dokumen tersebut tidak lagi diproses dalam sistem akuntansi yang bersangkutan.

  • Arsip sementara (merge): digunakan untuk menunjukkan tempat penyimpanan dokumen.

  • Kontrol: menunjukkan proses atau langkah yg terdapat dalam inspeksi maupun pengontrolan.

  • Keputusan (decision): menggambarkan proses yang memerlukan adanya keputusan dalam proses mengolah data.

  • Garis alir (Flowline): menunjukkan arah proses mengolah data.

  • Pencatatan (data): digunakan untuk menggambarkan catatan akuntansi.

(ANM)