Konten dari Pengguna

Sinopsis Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Kisah Keluarga yang Penuh Haru

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sinopsis Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Foto: Dok. Istimewa/kumparanHITS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sinopsis Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Foto: Dok. Istimewa/kumparanHITS

Film Semua Akan Baik-Baik Saja yang disutradarai oleh Baim Wong membuat banyak orang penasaran sejak trailer emosionalnya dirilis ke publik. Sinopsis film Semua Akan Baik-Baik Saja pun dicari sebagai informasi sebelum menonton.

Film ini menghadirkan nuansa haru tentang hubungan keluarga, kehilangan, dan proses menerima keadaan, dengan deretan adegan emosional yang disebut mampu menyentuh perasaan penonton sejak awal cerita.

Sinopsis Film Semua Akan Baik-Baik Saja yang Menyentuh Perasaan

Ilustrasi Deretan Pemain Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan/kumparanHITS

Mengutip situs https://m.21cineplex.com/, sinopsis film Semua Akan Baik-Baik Saja mengangkat kisah keluarga yang dipenuhi luka, kehilangan, dan perjuangan untuk kembali saling memahami.

Film garapan Baim Wong ini diproduksi oleh Tiger Wong Entertainment dan dibintangi Reza Rahadian bersama Christine Hakim, Happy Salma, Raihaanun, dan Ari Irham.

Alur cerita film berpusat pada Langit yang harus kembali mengurus ketiga keponakannya setelah sang kakak, yaitu Mentari, meninggal dunia. Kehadiran Langit di rumah yang sedang diliputi suasana duka ternyata tidak langsung diterima dengan baik.

Langit berusaha mengambil peran sebagai sosok pelindung bagi keluarga, tetapi setiap anggota keluarga ternyata menyimpan rasa sakit dan masalah masing-masing.

Malika menjadi salah satu sosok yang paling sulit menerima kehadiran Langit karena masih menyimpan kekecewaan dan luka lama.

Di sisi lain, Shaffa yang tengah memasuki masa remaja yang dipenuhi gejolak emosi dan kebingungan, sementara Alim harus menghadapi perundungan yang membuat kehidupannya semakin sulit.

Konflik keluarga semakin rumit ketika Bintang menyembunyikan rahasia besar yang perlahan memengaruhi hubungan semua anggota keluarga.

Tidak hanya itu, Banyu juga digambarkan terjebak dalam kehidupan media sosial yang penuh kepalsuan hingga membuatnya kehilangan arah.

Masalah lain muncul saat Ilham kembali membawa persoalan warisan keluarga. Perdebatan mengenai harta membuat hubungan antaranggota keluarga semakin memanas dan dipenuhi rasa curiga.

Situasi tersebut membuat rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang justru terasa penuh tekanan dan pertengkaran.

Di tengah kekacauan itu, sosok Ibu Wida hadir sebagai penyejuk keluarga. Dengan kasih sayang dan ketenangannya, Ibu Wida mencoba menyatukan kembali anggota keluarga yang mulai terpecah karena ego, amarah, dan kesedihan yang belum selesai.

Perjalanan Langit dalam memahami kebutuhan Malika, Shaffa, dan Alim menjadi inti emosional cerita ini. Semuanya perlahan belajar menerima kehilangan dan membuka luka lama yang selama ini dipendam sendirian.

Dari situlah muncul kesadaran bahwa keluarga tetap menjadi tempat terakhir untuk kembali dan saling menguatkan.

Selain menghadirkan drama yang emosional, film ini juga menyoroti pentingnya komunikasi, pengorbanan, dan proses berdamai dengan masa lalu. Nuansa haru terasa kuat karena cerita yang ditampilkan dekat dengan realitas kehidupan banyak keluarga.

Film Semua Akan Baik-Baik Saja dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 Mei 2026 dan menjadi salah satu film drama keluarga yang banyak dinantikan penonton Indonesia.

Demikianlah sinopsis film Semua Akan Baik-Baik Saja yang menyentuh dan penuh emosi. Film ini menghadirkan gambaran tentang keluarga yang mungkin tidak sempurna, tetapi tetap menjadi tempat untuk pulang dan saling menerima. (Fikah)

Baca juga: Sinopsis Film Hokum, Film Horor Baru yang Bikin Merinding