Konten dari Pengguna

Sinopsis Film Undertone, Kisah Misteri yang Penuh Ketegangan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sinopsis film Undertone. Foto: Unsplash.com/Glenn Carstens-Peters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sinopsis film Undertone. Foto: Unsplash.com/Glenn Carstens-Peters

Sinopsis film Undertone membawa penonton memasuki kisah horor yang berawal dari podcast paranormal, lalu berkembang menjadi rangkaian kejadian yang sulit dipisahkan antara kenyataan dan teror gaib.

Cerita bergerak perlahan melalui kehidupan pribadi tokoh utama sebelum menghadirkan ancaman yang semakin nyata dari waktu ke waktu.

Nuansa mencekam dibangun melalui rekaman suara, legenda kuno, dan konflik batin yang saling berkaitan hingga akhir cerita.

Sinopsis Film Undertone, Berawal dari Podcast Supranatural

Ilustrasi nonton film Undertone. Foto: Unsplash.com/Jonas Leupe

Dikutip dari imdb.com, sinopsis film Undertone mengisahkan tentang sosok Evangeline "Evy" Babic, seorang pembawa acara podcast bertema supranatural bernama The Undertone.

Sehari-hari Evy tinggal di ssuatu rumah di Toronto sambil merawat ibunya yang telah lama terbaring koma.

Lingkungan rumah masih dipenuhi simbol-simbol Katolik yang mengingatkan masa kecilnya, walaupun keyakinannya terhadap hal-hal religius tidak lagi sekuat dahulu.

Podcast yang dipandunya dijalankan bersama Justin, sahabat yang berkomunikasi dari lokasi berbeda melalui sambungan audio. Cara pandang keduanya selalu bertolak belakang.

Justin percaya setiap laporan mengenai makhluk gaib layak dianggap serius, sedangkan Evy lebih memilih mencari penjelasan logis sebelum menerima sesuatu sebagai kejadian supranatural.

Suatu hari Justin memperoleh surat elektronik tanpa nama pengirim yang berisi sepuluh rekaman suara. Tidak ada penjelasan mengenai asal file tersebut selain rangkaian huruf yang tidak membentuk kata apa pun.

Rasa penasaran mendorong keduanya menjadikan rekaman itu sebagai bahan pembahasan dalam podcast.

Rekaman berasal dari pasangan bernama Mike dan Jessa. Mike menjelaskan bahwa istrinya mempunyai kebiasaan berbicara saat tidur sehingga ia sengaja merekam suara tersebut hampir setiap malam.

Rekaman pertama hanya memperdengarkan Jessa menyanyikan lagu anak-anak "London Bridge" dalam keadaan tidak sadar.

Justin kemudian mencoba memutar suara itu secara terbalik dan mengaku mendengar kalimat tersembunyi yang terdengar seperti ancaman mengerikan.

Pendapat Justin semula ditolak oleh Evy. Rasa ingin tahu tetap membuatnya mencoba eksperimen serupa menggunakan lagu masa kecil yang sangat dikenalnya, yaitu "Baa, Baa, Black Sheep".

Hasil yang terdengar justru membuatnya kehilangan rasa tenang karena suara yang muncul terasa berbeda dari dugaan awal.

Di tengah penyelidikan tersebut, Evy memperoleh kabar bahwa dirinya sedang mengandung sekitar enam minggu. Bukannya merasa lega, ia justru dipenuhi keraguan mengenai masa depan kehamilan itu.

Evy beberapa kali berbicara di sisi tempat tidur sang ibu yang masih koma, seolah berharap semua kegelisahannya dapat didengar meskipun tidak memperoleh jawaban sedikit pun.

Rekaman kedua hingga berikutnya memperlihatkan perubahan yang semakin aneh. Kalimat-kalimat Jessa yang semula terdengar tidak jelas mulai membentuk ucapan tertentu ketika diputar secara terbalik.

Nama "Abyzou" terus terdengar berulang dalam setiap rekaman. Evy dan Justin akhirnya mencari asal-usul nama tersebut melalui berbagai kisah rakyat dari kawasan Mediterania dan Eropa.

Pencarian itu mempertemukan keduanya dengan legenda tentang Abyzou, sosok iblis perempuan yang dipercaya mengincar perempuan hamil, bayi yang belum lahir, serta anak-anak yang masih sangat kecil.

Kisah lama tersebut menyebutkan bahwa Abyzou dipenuhi rasa iri karena tidak pernah mampu memiliki keturunan sehingga melampiaskan kemarahannya kepada calon ibu dan bayi.

Penjelasan tersebut membuat Evy mulai menghubungkan legenda itu dengan keadaan yang sedang dialaminya. Sejak saat itu, berbagai keanehan bermunculan di dalam rumah.

Lampu menyala dan padam sendiri tanpa penyebab yang jelas. Patung Bunda Maria yang telah dipindahkan ke dalam lemari berkali-kali muncul kembali di tempat berbeda.

Ibunya yang tidak pernah bergerak juga tampak berada pada posisi lain setiap kali Evy meninggalkan kamar.

Semakin banyak rekaman diputar, isi pesannya berubah semakin mengkhawatirkan. Jessa terdengar seperti berusaha memperingatkan seseorang yang belum dikenalnya.

Perlahan Evy menyadari bahwa seluruh pesan dalam rekaman kemungkinan memang ditujukan kepada dirinya, bukan kepada Mike sebagai orang yang membuat rekaman tersebut.

Justin berusaha menghubungi alamat surat elektronik pengirim file, tetapi seluruh pesan balasan selalu gagal terkirim.

Jalan buntu itu membuat podcast membuka sesi panggilan telepon dari pendengar. Salah seorang penelepon bernama Darren mengaku tinggal di dekat rumah Mike dan Jessa.

Ia menceritakan bahwa pasangan tersebut telah ditemukan meninggal dengan cara yang mengenaskan. Saat petugas memasuki rumah itu, seluruh dinding dipenuhi gambar bayi yang dibuat menggunakan krayon, sedangkan Jessa diketahui sedang hamil ketika meninggal.

Panggilan lain yang masuk justru semakin mengganggu keadaan. Salah satu penelepon berkali-kali meminta berbicara dengan seseorang bernama Mary.

Nama tersebut membuat Evy terdiam karena hanya dirinya yang mengetahui bahwa Mary adalah nama yang pernah dipilih untuk calon anak perempuannya. Tidak ada satu pun orang yang pernah mendengar rencana tersebut.

Teror mencapai titik paling mengejutkan ketika seorang perempuan bernama Abby menghubungi podcast sambil menangis histeris. Ia mengaku tidak lagi sanggup menghadapi tangisan bayinya yang terus berlangsung.

Evy dan Justin berusaha menenangkan situasi melalui sambungan telepon, tetapi percakapan berubah menjadi tragedi ketika Abby menghabisi nyawa bayinya saat panggilan masih berlangsung.

Sesudah kejadian itu, ibu Evy meninggal dunia. Kesedihan yang dirasakan bercampur dengan rasa bersalah karena ia percaya telah menjauh dari keyakinan yang dahulu diajarkan keluarganya.

Kondisi rumah pun berubah semakin menyeramkan. Dinding dipenuhi gambar-gambar krayon yang memperlihatkan sosok Abyzou bersama bayi-bayi yang telah meninggal, sama seperti gambaran rumah Mike dan Jessa yang sebelumnya diceritakan Darren.

Perjalanan Evy berakhir pada peristiwa yang paling mengerikan ketika ia melihat sosok yang menyerupai ibunya berdiri di kamar mandi, padahal sang ibu telah meninggal.

Sosok itu mendekatinya di tengah rumah yang dipenuhi gambar-gambar menyeramkan hingga memicu serangan yang tidak dapat dijelaskan secara logis.

Bagi penonton yang ingin menikmati horor psikologis dengan nuansa misteri dan cerita rakyat yang kelam, sinopsis film Undertone memberikan gambaran mengenai konflik serta teror yang berkembang secara perlahan hingga akhir kisah.

Cerita yang ditutup dengan akhir terbuka menyisakan berbagai pertanyaan sehingga ketegangan tetap terasa setelah film selesai. (Shofia)

Baca Juga: The Odyssey Kapan Tayang di Indonesia? Cek Tanggal Rilis Resminya di Sini