Konten dari Pengguna

Sinopsis The Night Agent Season 3 Konspirasi Baru di Gedung Putih

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sinopsis The Night Agent Season 3, Unsplash/BoliviaInteligente
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sinopsis The Night Agent Season 3, Unsplash/BoliviaInteligente

The Night Agent Season 3 kembali menghadirkan ketegangan politik dan aksi spionase berintensitas tinggi, dan sinopsis The Night Agent season 3 menyoroti konspirasi berbahaya di jantung pemerintahan Amerika.

Musim terbaru dari serial populer The Night Agent ini menjanjikan intrik yang lebih kompleks, ancaman yang semakin besar, serta dinamika hubungan yang kian menegangkan, menjadikannya salah satu tontonan paling dinantikan tahun ini.

Alur cerita yang semakin penuh misteri membuat setiap episodenya dipastikan mampu memikat penonton hingga akhir.

Sinopsis The Night Agent Season 3

Ilustrasi Sinopsis The Night Agent Season 3, Unsplash/Kyle Loftus

Sinopsis The Night Agent Season 3 mengupas kisah agen FBI Peter Sutherland yang terjerat dalam intrik politik dan bahaya spionase, menghadirkan konflik yang semakin kompleks dan aksi yang menegangkan di setiap episodenya.

Musim terbaru ini menampilkan alur cerita yang lebih gelap dan penuh rahasia, membuat ketegangan semakin terasa dari awal hingga akhir.

Mengutip situs gayahidup.rri.co.id, musim 3 serial spionase The Night Agent tayang perdana pada Kamis 19 Februari 2026, dengan Gabriel Basso kembali memerankan Peter Sutherland sebagai karakter utama, menurut Tudum by Netflix.

Penonton juga disuguhkan dinamika hubungan antarkarakter yang semakin rumit, menambah kedalaman cerita dan membuat setiap momen semakin tak terduga.

Sinopsis utama dari The Night Agent Season 3 menceritakan Peter Sutherland yang ditugaskan mengejar seorang agen muda Departemen Keuangan yang kabur ke Istanbul setelah membunuh atasannya dan membawa data pemerintah yang sensitif.

Pengejaran ini membawanya mengungkap jaringan uang gelap serta konspirasi besar di Gedung Putih yang melibatkan Presiden Richard Hagan, ibu negara Jenny, dan broker intelijen Jacob Monroe.

Tanpa Rose Larkin, Peter menggandeng whistleblower Jay Batra, jurnalis Isabel De Leon (putri Jacob), dan agen Secret Service Chelsea Arrington untuk membongkar jaringan pencucian uang, intervensi pemilu, serta perdagangan data rahasia.

Konspirasi berpusat pada White House dan Walcott Capital, sebuah bank bayangan yang mendanai terorisme dan kampanye ilegal melalui donasi dari Jacob.

Presiden Hagan bahkan melibatkan rekan Peter, Adam, untuk menutupi jejak termasuk pembunuhan Jacob, sementara Jenny memainkan peran dalam serangan palsu dan pemerasan, membuat Peter harus menghadapi pengkhianatan dari lingkaran dalam.

Di akhir musim, dalam episode "Razzmatazz", Peter dan Isabel menggelar wawancara livestream yang membongkar semua skema, memicu proses pemakzulan di Senat.

Hagan meninggalkan Gedung Putih setelah memaafkan dirinya sendiri dan menyepakati kesepakatan media, sementara Peter mendapatkan penutupan pribadi meski misteri pembunuh bayaran tetap belum terungkap.

Itulah sinopsis The Night Agent Season 3, yang menghadirkan ketegangan, intrik politik, dan aksi spionase penuh rahasia, menjadikannya musim yang wajib ditonton bagi para penggemar serial ini. (Rizki)

Baca Juga : Istiqomah Cinta Menceritakan tentang Apa? Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya