SMK Go Global Apakah Gratis? Cek Ketentuan Sekolahnya di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SMK Go Global apakah gratis? Program pelatihan ini memberi kesempatan bagi calon tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja internasional.
Persiapan yang diberikan mencakup kemampuan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan sejumlah sektor di berbagai negara tujuan.
Jalur pelatihan tersebut juga diarahkan untuk mendukung penempatan pekerja migran secara prosedural dan memperoleh pelindungan.
SMK Go Global Apakah Gratis Uang Pendaftaran dan Masuk?
SMK Go Global apakah gratis? Dikutip dari Instagram @bp3mi.jatim, pelatihan dan sertifikasi dalam program ini disediakan secara gratis bagi peserta yang mengikuti program sesuai ketentuan yang berlaku.
Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan keterampilan, tetapi juga memperoleh fasilitas pendukung selama menjalani masa pelatihan.
Kesempatan mengikuti program tersebut dibuka melalui pendaftaran yang dilakukan secara bertahap.
Untuk SMK Go Global Batch I Gelombang III, pendaftaran berlangsung pada 2-11 September 2026 dan dapat dilakukan secara online melalui QR Code yang disediakan maupun secara offline di Kantor Layanan BP3MI.
Peserta yang mengikuti pelatihan memperoleh fasilitas berupa penginapan, konsumsi tiga kali sehari, perlengkapan peserta, bantuan transportasi, uang saku, serta sertifikasi BNSP.
Dukungan tersebut membantu peserta menjalani pelatihan dengan kebutuhan utama yang telah disiapkan selama kegiatan berlangsung.
Sertifikasi juga menjadi bagian penting karena calon pekerja membutuhkan bukti kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan ditekuni.
SMK Go Global merupakan program yang menghubungkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan tenaga kerja di pasar internasional.
Tujuannya bukan hanya menyiapkan peserta agar memiliki keterampilan, melainkan juga memastikan kompetensi tersebut sesuai dengan standar pekerjaan yang dibutuhkan di negara tujuan.
Materi pelatihan mencakup keterampilan teknis sesuai bidang yang dipilih. Peserta juga dipersiapkan melalui pembelajaran bahasa dan pengenalan budaya kerja, sebab kemampuan bekerja di luar negeri tidak cukup hanya mengandalkan ijazah pendidikan formal.
Program tersebut membuka kesempatan tidak hanya bagi lulusan SMK. Lulusan SMA dan masyarakat umum juga dapat mengikuti pelatihan, termasuk lulusan perguruan tinggi jenjang S1 maupun S2.
Kesempatan tersebut memungkinkan lebih banyak calon tenaga kerja meningkatkan kemampuan sebelum mencari pekerjaan di luar Indonesia.
Bidang pekerjaan yang dipersiapkan cukup beragam, seperti caregiver, welder, hospitality, nurse, truck driver, manufaktur, transportasi, pertanian, konstruksi, dan sektor kelautan. Jenis pelatihan disusun mengikuti kebutuhan tenaga kerja pada pasar kerja internasional.
Negara tujuan yang diproyeksikan antara lain Jepang, Korea Selatan, Jerman, Australia, Malaysia, Singapura, Taiwan, Turki, serta sejumlah negara di kawasan Eropa.
Setiap bidang pekerjaan tentu membutuhkan kemampuan berbeda, sehingga peserta perlu mengikuti pelatihan yang sesuai dengan kualifikasi posisi kerja.
Program ini juga menempatkan aspek pelindungan sebagai bagian penting dari persiapan.
Calon pekerja tidak diarahkan sekadar untuk berangkat bekerja, tetapi perlu memiliki kompetensi yang memadai, memahami hak dan kewajiban, serta menempuh proses penempatan melalui jalur resmi.
Pemerintah menargetkan penyiapan 500 ribu tenaga kerja melalui program tersebut hingga 2029.
Jumlah itu mencakup 300 ribu calon pekerja migran dari lulusan SMK dan 200 ribu calon pekerja migran dari jalur umum, dengan target penempatan yang dilakukan secara bertahap.
SMK Go Global apakah gratis? Pelatihan dan sertifikasi dalam program ini diberikan tanpa biaya, sementara fasilitas seperti penginapan, konsumsi, bantuan transportasi, uang saku, perlengkapan, serta sertifikasi turut disediakan untuk mendukung peserta.
Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperoleh keterampilan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pekerjaan sekaligus mempersiapkan diri sebelum menempuh peluang kerja di pasar internasional. (Shofia)
Baca Juga: Tahap Pelaksanaan TKA di Jenjang SMA/SMK/Sederajat, Pelajar Wajib Tahu
