Struktur dan Fungsi Sel: Membran Sel hingga Nukleus

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makhluk hidup merupakan makhluk yang tersusun dari berbagai jenis jaringan. Jaringan tersebut terdiri dari sel-sel yang membentuknya.
Sel sendiri dapat diartikan sebagai bagian terkecil dari makhluk hidup. Biasanya, sel dibagi menjadi dua jenis, yakni prokariotik dan eukariotik.
Sel prokariotik merupakan jenis sel yang tidak memiliki membran inti, sedangkan sel eukariotik adalah jenis sel yang memiliki membran inti sel.
Setiap sel terdiri dari struktur-struktur yang memiliki fungsi-fungsi tertentu. Untuk mengetahui struktur beserta fungsi sel, simak penjelasan berikut ini.
Struktur dan Fungsi Sel
Sel memiliki organel-organel atau struktur sel yang melaksanakan fungsi-fungsi tertentu. Organel-organel sel tersebut adalah:
1. Membran Sel
Melansir dari buku Modul Biologi Kelas XI: Struktur dan Fungsi Sel yang disusun oleh Khoirul Huda, S.Pd., M.Pd, membran sel berfungsi pelindung sel dan pengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.
Tak hanya itu, membran sel juga dapat berfungsi sebagai:
Sebagai sekat pembatas antara isi sel dan lingkungan luar sel.
Sebagai reseptor.
Sebagai tempat terjadinya reaksi kimia, misalnya respirasi sel.
Sebagai pengontrol transportasi zat dari dalam keluar sel, maupun dari luar ke dalam sel.
Penjaga kestabilan pH, menjaga konsentrasi ion, dan membuang sisa metabolisme yang bersifat racun.
Baca juga: Fungsi Sitoplasma Lengkap dengan Pengertian dan Strukturnya
2. Sitoplasma
Dikutip dari Modul Mata Pelajaran Biologi Kesehatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ditulis oleh Nurhayati, S.Pd, dkk, sitoplasma merupakan organel sel yang terbungkus oleh membran sel.
Di dalam sitoplasma terdapat beberapa bagian, yakni:
Retikulum endoplasma (RE) yang berfungsi sebagai penghubung antara inti sel dengan sitoplasma dan berfungsi dalam pembentukan protein.
Mitokondria adalah bagian sitoplasma yang berfungsi untuk respirasi atau pernapasan sel.
Badan golgi adalah bagian sitoplasma yang berfungsi dalam proses ekskresi sel.
Ribosom merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein.
Lisosom berfungsi menghasilkan enzim-enzim untuk mencerna makanan.
Sentrosom (pada manusia dan hewan) adalah bagian sitoplasma yang berfungsi sebagai tempat menggantungnya kromosom pada saat pembelahan sel.
Vakuola adalah bagian sitoplasma yang berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan dan mengeluarkan sisa metabolisme dan biasanya terdapat pada tumbuhan.
Plastida adalah bagian sitoplasma yang hanya ditemukan pada tumbuhan. Bagian ini ada yang mengandung zat warna dan ada yang tidak.
Mikrotubulus adalah bagian sel yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel.
Mikrofilamen adalah bagian sitoplasma yang memiliki fungsi untuk pergerekan sel.
3. Inti Sel (Nukleus)
Inti sel atau nukleus adalah organel sel yang terdiri dari materi-materi genetik sel yang berbentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein.
Fungsi dari inti sel ialah:
Menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen.
Mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel.
Memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein.
Sebagai tempat sintesis ribosom.
Tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA.
Mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.
(SAI)
