Konten dari Pengguna

Susunan Acara 1 Muharram 1448 Hijriah dari Pembukaan hingga Penutupan

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Susunan Acara 1 Muharram 1448 Hijriah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Susunan Acara 1 Muharram 1448 Hijriah. Foto: Unsplash

Susunan acara 1 Muharram 1448 Hijriah dari pembukaan hingga penutupan menjadi informasi yang banyak dicari oleh panitia masjid, sekolah, maupun masyarakat yang akan menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam.

Acara 1 Muharram biasanya diisi dengan kegiatan keagamaan seperti pengajian, doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan ceramah agama yang bertujuan meningkatkan keimanan serta mempererat silaturahmi.

Susunan Acara 1 Muharram 1448 Hijriah

Ilustrasi Susunan Acara 1 Muharram 1448 Hijriah. Foto: Unsplash

Peringatan 1 Muharram merupakan momen penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah di tahun yang baru.

Oleh karena itu, susunan acara yang teratur dan tertib sangat diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan lancar.

Mengutip dari situs rri.co.id, berikut adalah contoh susunan acara 1 Muharram 1448 Hijriah dari pembukaan hingga penutupan yang dapat dijadikan referensi.

  1. Pembukaan oleh pembawa acara (MC).

  2. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sari tilawah.

  3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars organisasi (jika diperlukan).

  4. Sambutan ketua panitia.

  5. Sambutan tokoh masyarakat atau pengurus masjid.

  6. Pembacaan doa pembuka.

  7. Pengajian atau tausiyah tentang makna Tahun Baru Islam.

  8. Pembacaan shalawat atau dzikir bersama.

  9. Doa bersama untuk kebaikan umat dan bangsa.

  10. Pengumuman kegiatan keagamaan yang akan datang.

  11. Penutup.

  12. Ramah tamah dan silaturahmi antarjamaah.

Susunan acara ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penyelenggara. Pada beberapa daerah, peringatan 1 Muharram juga dilengkapi dengan santunan anak yatim, pawai obor, lomba islami, atau kegiatan sosial lainnya yang melibatkan masyarakat secara luas.

Agar acara berlangsung khidmat, panitia sebaiknya mempersiapkan susunan kegiatan sejak jauh-jauh hari, termasuk menentukan penceramah, perlengkapan acara, serta kebutuhan teknis.

Persiapan yang baik akan membantu menciptakan suasana yang tertib dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir.

Susunan acara 1 Muharram 1448 Hijriah ini dapat menjadi panduan bagi panitia dalam menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam secara terstruktur.

Semoga kegiatan yang dilaksanakan membawa keberkahan, memperkuat ukhuwah Islamiah, serta menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt di tahun yang baru. Demikianlah contoh susunan acara yang dapat dijadikan referensi. (Dista)

Baca Juga: Susunan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang Perlu Panitia Ketahui