Susunan Acara Halal Bihalal Keluarga yang Sederhana namun Berkesan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susunan acara halal bihalal keluarga menjadi hal yang penting untuk dipersiapkan agar momen silaturahmi terasa lebih hangat, tertib, dan penuh makna.
Tradisi yang biasanya dilakukan setelah hari raya Idulfitri ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling memaafkan, mempererat hubungan, serta menciptakan kenangan indah bersama orang-orang terdekat.
Susunan Acara Halal Bihalal Keluarga
Susunan acara halal bihalal keluarga yang sederhana namun berkesan dapat menjadi cara terbaik untuk menjaga kehangatan silaturahmi setelah hari raya.
Dikutip dari jurnal Halal Bihalal Setelah Hari Lebaran di Perum Grisimai Blok C Ponorogo Perspektif Hukum Islam oleh Fanny (2021) halalbihalal dan silaturahmi sendiri sangat lekat dengan tradisi saling memaafkan.
Setiap orang memiliki kesempatan untuk menyadari kesalahan yang pernah terjadi dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pihak yang bersangkutan.
Dari proses ini diharapkan tumbuh keikhlasan serta kelapangan hati, sehingga hubungan yang mungkin sempat renggang bisa kembali erat.
Dengan saling memaafkan, keluarga pun dapat menutup cerita lama dan memulai lembaran baru dengan perasaan yang lebih tenang serta jiwa yang lebih baik.
Agar acara halal bihalal berjalan lancar dan tetap meninggalkan kesan mendalam meski diselenggarakan secara sederhana, susunan kegiatan yang tertata rapi sangat diperlukan. Berikut contoh susunan acara yang bisa diterapkan dalam lingkungan keluarga:
1. Pembukaan
Acara diawali dengan sambutan singkat dari pembawa acara atau anggota keluarga yang ditunjuk. Ucapan salam, rasa syukur, serta harapan agar kebersamaan hari itu membawa kebahagiaan dapat menjadi pengantar yang hangat.
2. Pembacaan Doa
Dilakukan doa bersama sebagai bentuk permohonan agar keluarga senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam kehidupan.
3. Sambutan Perwakilan Keluarga
Salah satu anggota keluarga yang dituakan dapat memberikan sambutan berisi nasihat, ungkapan rasa syukur, serta harapan agar silaturahmi tetap terjaga di masa mendatang.
4. Saling Bermaafan
Momen utama dalam halalbihalal setiap anggota keluarga saling berjabat tangan, mengungkapkan permohonan maaf dengan tulus, dan berusaha melapangkan hati satu sama lain.
5. Makan Bersama
Suasana menjadi lebih cair, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Selain mengisi energi, momen ini juga mempererat keakraban melalui obrolan santai.
6. Foto dan Ramah Tamah
Mengabadikan kebersamaan lewat foto keluarga serta berbincang ringan dapat menambah kesan hangat dan menjadi kenangan indah di kemudian hari.
7. Penutup
Acara ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota keluarga yang hadir serta harapan agar silaturahmi tetap terjaga hingga pertemuan berikutnya.
Susunan acara halal bihalal keluarga yang tertata dengan baik dapat membantu menciptakan suasana kebersamaan yang lebih hangat dan penuh makna.
Melalui rangkaian kegiatan sederhana seperti doa bersama, saling bermaafan, hingga makan dan berbincang santai, hubungan antar anggota keluarga bisa semakin erat. (shr)
Baca juga: Hari Raya Idul Fitri 2026 Muhammadiyah Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya
