Konten dari Pengguna

Susunan Acara Pengukuhan Paskibra Sesuai Standar BPIP

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susunan Acara Pengukuhan Paskibra. Unsplash.com/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Susunan Acara Pengukuhan Paskibra. Unsplash.com/Mufid Majnun

Standar susunan acara pengukuhan Paskibra telah ditetapkan oleh BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila). Standar tersebut bisa dijadikan acuan utama dan dilaksanakan di berbagai daerah untuk upacara HUT RI tingkat provinsi dan berbagai instansi.

Pengukuhan calon anggota Paskibra yang nantinya akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, dilaksanakan setelah peserta menyelesaikan Pemusatan Diklat calon anggota Paskibra.

Susunan Acara Pengukuhan Paskibra Sesuai Standar BPIP di Berbagai Daerah

Susunan Acara Pengukuhan Paskibra. Unsplash.com/Syahrul Alamsyah Wahid

Mengutip aturan yang tertuang di dalam Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, berikut adalah standar susunan acara pengukuhan Paskibra:

1. Pengantar Pengukuhan Calon Paskibraka oleh Pembina Pemusatan Diklat

Dengan nama Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Semoga salam, berkah dan keselamatan, Tuhan limpahkan kepada Bapak-bapak/Ibu-ibu, Saudara-saudara dan Adik-adik yang hadir di sini, Zat Tunggal yang menyebabkan semua ini ada.

Pada tempatnya dan sudah sepantasnyalah bila kita sebagai makhluk bersyukur kepada Al-Khalik, bahwa pada akhirnya kita telah menyelesaikan pemusatan diklat bagi calon Paskibraka dengan selamat.

2. Penyampaian Pertanyaan Pengukuhan oleh Pembina Pemusatan Diklat

Adik-adik calon Paskibraka,

Sebelum Adik-adik mengukuhkan diri dengan cara mengucapkan Ikrar Putra Indonesia, terlebih dahulu Kakak ingin mengajukan beberapa pertanyaan, yang cukup dijawab dengan menganggukkan kepala.

Pertama: Bersediakah Adik-adik menerima kata-kata Dharma Mulia Putra Indonesia dan menjadikan itu sebagai Kode Kehormatan Adik-adik?

Kedua: Maukah Adik-adik berniat dengan kemampuan yang ada untuk berusaha mengamalkan isi Kode Kehormatan itu dan berani diukur sesuai tindak perkataan dan perbuatan Adik-adik dengan isi Kode Kehormatan tersebut, yang berarti Adik-adik bersedia sebagai pelopor dalam pembaharuan dan pembangunan Indonesia?

Ketiga: Bersediakah Adik-adik mengucapkan Ikrar Putra Indonesia dengan bimbingan Kakak, di hadapan Bendera Kebangsaan Sang Merah Putih dan disaksikan oleh hadirin yang ada dalam ruangan ini?

3. Pembacaan Doa Persiapan Ikrar

Sang Merah Putih mengambil tempat.

Adik... Pemimpin Upacara,

Atas nama kawan-kawanmu, peganglah Sang Merah Putih dengan tangan kirimu, dan kepada semua calon Paskibraka marilah kita tundukkan kepala kita untuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa menurut ajaran agama masing-masing.

Berdoa mulai...

Ya Tuhan,

Ajarilah kami bekerja tanpa menghiraukan cucuran keringat yang timbul karenanya,

Ajarilah kami berbakti, tanpa mengharapkan balas apa pun juga.

Selesai.

4. Pembacaan Ikrar oleh Seluruh Calon Anggota Paskibra

Adik-adik calon Paskibraka,

Ulangilah kata-kata dari Ikrar yang Kakak ucapkan dengan suara yang keras dan tegas.

IKRAR PUTRA INDONESIA

"Aku mengaku Putra Indonesia dan berdasarkan pengakuan itu,

Aku mengaku, bahwa aku adalah makhluk Tuhan Yang Maha Pencipta, dan bersumber pada-Nya.

Aku mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia. Aku mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia.

Aku mengaku bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Aku mengaku berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan ideologi Pancasila, dan satu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Aku mengaku bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Aku mengaku kebhineka-an dalam kesatuan budaya bangsa.

Aku mengaku sebagai generasi penerus perjuangan besar kemerdekaan dengan akhlak dan ikhsan menurut ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Berdasarkan pengakuan-pengakuan ini dan demi kehormatanku sebagai kader bangsa, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pengakuan ini dalam karya hidupku sehari-hari.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufiq dan hidayah-Nya serta inayah-Nya."

5. Mencium Bendera Sang Merah Putih

Mencium Bendera Sang Merah Putih dilaksanakan sebagai kiasan pengabdian kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mencium Bendera Sang Merah Putih dilakukan oleh semua calon Paskibraka secara bergiliran di hadapan pembina, pelatih, dan pamong pemusatan diklat. Selama proses mencium Bendera Sang Merah Putih, dikumandangkan alunan lagu "Syukur" ciptaan H. Mutahar.

6. Pemasangan Kendit

Kendit merupakan sabuk/ikat pinggang berwarna hijau yang bertuliskan "Pandu Ibu Indonesia Berpancasila". Pemasangan kendit dilakukan oleh pembina, pelatih, atau pamong pemusatan diklat.

7. Pemasangan Lencana Merah Putih Garuda

Lencana disematkan di dada kiri calon Paskibraka oleh pembina, pelatih, atau pamong pemusatan diklat.

Dengan berpegangan pada susunan acara pengukuhan Paskibra yang telah dipublikasikan BPIP melalui jdih.bpip.go.id, pemerintah daerah dan berbagai instansi bisa mengikuti standar tersebut. Sehingga acara pengukuhan anggota Paskibraka berjalan khidmat dan penuh semangat nasionalisme. (Aya)

Baca juga: Kalender Agustus 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah untuk Menyusun Agenda Sebulan