Konten dari Pengguna

Susunan Litosfer dari Dalam hingga ke Permukaan Bumi secara Berurutan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susunan litosfer dari dalam hingga ke permukaan bumi secara berurutan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Susunan litosfer dari dalam hingga ke permukaan bumi secara berurutan. Foto: Unsplash

Litosfer atau lapisan kulit Bumi berasal dari kata litos yang memiliki arti batu dan sfer/sphaira yang memiliki arti sebagai bulatan.

Jika digabungkan, litosfer memiliki arti sebagai lapisan batuan atau kulit Bumi yang mengikuti bentuk Bumi, yakni bulat. Selain itu, lapisan ini juga memiliki ketebalan mencapai kurang lebih 1200 km.

Mengutip dari buku Geografi Kelas X karya Ruswanto, dkk, litosfer Bumi terdiri dari beberapa lempeng keras. Litosfer memiliki lapisan tipis yang dikenal dengan sebutan atmosfer. Lapisan ini juga tersusun dari batuan dan mineral.

Karena susunannya yang terdiri dari batuan dan mineral, litosfer memiliki peran penting untuk kehidupan makhluk hidup, seperti tumbuhan. Selain itu, litosfer juga terbagi menjadi dua lapisan, yakni lapisan sial dan lapisan sima.

  • Lapisan sial adalah lapisan kulit Bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium, senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3.

  • Lapisan sima adalah lapisan kulit Bumi yang disusun oleh logam-logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO.

Susunan Litosfer dari Dalam hingga ke Permukaan Bumi secara Berurutan

Susunan litosfer dari dalam hingga ke permukaan bumi secara berurutan. Foto: Unsplash

Lantas, apa saja susunan litosfer dari dalam hingga ke permukaan Bumi? Berikut penjelasannya.

1. Inti bumi

Mengutip jurnal tentang Struktur Bumi karya Guruh Sukarno Putra, inti Bumi memiliki kedalaman sekitar 2900-6371 km. Inti bumi juga terdiri dari dua macam, yakni inti luar dan inti dalam.

Dari data geofisika, material inti Bumi memiliki berat jenis yang sama dengan berat jenis meteorit logam yang terdiri dari besi dan nikel. Inti luar dan inti dalam sendiri dipisahkan dengan lehman discontinuity.

  • Inti dalam (inner core) adalah pusat Bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2.700 km. Inti dalam ini terdiri dari nikel dan besi (NiFe) yang suhunya mencapai 4.500°C.

  • Inti luar (outer core) memiliki tebal sekitar 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya mencapai 2.200°C.

2. Mantel bumi

Menurut jurnal Peningkatan Penguasaan Konsep Struktur Bumi dan Matahari karya Rahmawati, mantel bumi bisa disebut juga dengan selimut bumi.

Mantel bumi sendiri adalah batuan yang mengandung silikon, oksigen, dan juga aluminium. Selain itu, suhu yang ada di dalam mantel bumi mencapai 3.000°C.

3. Kerak bumi

Kerak bumi adalah lapisan kulit Bumi yang paling luar. Lapisan ini termasuk ke dalam lapisan yang paling tipis dan juga dingin. Biasanya, suhu dari kerak bumi ini bisa mencapai 1.100°C.

Di lapisan ini terdapat gunung, sungai, lautan, daratan, hingga permukaan kerak Bumi yang menjadi tempat bagi makhluk hidup untuk tinggal dan melakukan aktivitasnya masing-masing.

(JA)