Konten dari Pengguna

Susunan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 Sesuai Panduan dari Komdigi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, foto: Unsplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, foto: Unsplash/Mufid Majnun

Susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Digital perlu diketahui sebelum pelaksanaan upacara. Upacara bendera dilakukan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Tanggal 20 Mei menjadi Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tahun. Dikutip dari situs komdigi.go.id, Hari Kebangkitan Nasional menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran bangsa Indonesia agar dapat bersatu untuk Indonesia yang maju.

Susunan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

Ilustrasi susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, foto: Unsplash/Mufid Majnun

Melalui Pedoman Peringatan ke-118 Harkitnas Tahun 2026 Nomor B-418/M.KOMDIGI/HM.04.01/05/2026, terdapat susunan pelaksanaan upacara yang resmi. Adapun susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 sesuai panduan dari Komdigi adalah sebagai berikut.

1. Prosesi Pengibaran Bendera Merah Putih

Upacara diawali dengan prosesi pengibaran Bendera Merah Putih. Selama proses pengibaran berlangsung, peserta upacara akan melakukan penghormatan.

2. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Raya akan dinyanyikan sebagai bagian dalam rangkaian upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026. Peserta upacara akan mengikuti lagu tersebut dengan sikap hormat.

3. Mengheningkan Cipta

Mengheningkan cipta menjadi kegiatan yang dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan. Suasana yang tenang merupakan bentuk penghormatan bagi pejuang bangsa.

4. Pembacaan Naskah-Naskah

Upacara berlanjut dengan pembacaan naskah-naskah, yakni naskah Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Naskah-naskah tersebut dibacakan oleh petugas upacara.

5. Pembacaan Naskah Pidato Menteri Komunikasi dan Digital

Inspektur Upacara akan membacakan pidato dari Menteri Komunikasi dan Digital mengenai peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini. Para peserta upacara dapat mendengarkan pidato tersebut.

6. Menyanyikan Lagu Perjuangan

Lagu perjuangan seperti Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa akan dinyanyikan oleh peserta upacara bersama petugas upacara. Lagu wajib nasional tersebut dinyanyikan bersama-sama.

7. Pembacaan Doa

Terakhir, pembacaan doa menjadi penutup dari rangkaian upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026. Doa yang dibacakan mengikuti teks doa yang tersedia dalam pedoman.

Teks Doa pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026

Ilustrasi susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026, foto: Unsplash/Masjid MABA

Pembacaan doa pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 mengikuti teks yang dirilis resmi oleh Komdigi. Adapun isi teks tersebut adalah sebagai berikut.

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahirobbil’alamin, Allahumma Sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.

Ya Allah, Ya Tuhan kami

Segala puji hanya untuk-Mu yang telah melimpahkan nikmat dan karunia yang tak pernah terputus. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami memohon pertolongan.

Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Berkat izin-Mu, kami dapat melaksanakan upacara Hari Kebangkitan Nasional yang ke-118 Tahun 2026 dengan penuh semangat dan khidmat.

Ya Allah, bimbinglah kami menjadi pribadi yang selalu bersyukur, menghargai jasa para pahlawan, serta bersemangat untuk selalu berkontribusi untuk kejayaan Bangsa dan Negara ini.

Satukanlah kami, di bawah Bendera Merah Putih, beri kami kekuatan untuk senantiasa saling mendukung satu sama lain dalam memajukan bangsa agar Indonesia menjadi negara yang lebih adil, makmur, dan sejahtera.

Ya Allah Yang Maha Mengetahui

Tuntun kami di jalan kebenaran dan jauhkan kami dari segala keburukan.

Lindungi kami agar tidak mudah terhasut dan tidak mudah diadu domba agar bangsa Indonesia tidak terpecah belah.

Ya Rabb, Engkau telah menganugerahkan kemerdekaan pada bangsa ini melalui pengorbanan para pahlawan. Kami mohon ampunilah dosa-dosa para pahlawan kami, limpahkanlah kasih sayang-Mu dan simpan di sisi-Mu para pejuang Tanah Air yang telah mendahului kami.

Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar. Robbana taqobbal minna innaka anta sami’ul alim wa tub alaina innaka antat tawwaburrohim. Walhamdulillahirobbil’alamin.

Itu dia susunan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 yang menyesuaikan dengan pedoman dari Komdigi. Hadirnya susunan upacara tersebut membuat pelaksanaan upacara dapat berlangsung dengan lebih khidmat. (PRI)

Baca juga: 3 Contoh Pidato Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026