Konten dari Pengguna

Syarat Pendukung yang Dilampirkan Pelamar dalam Surat Lamaran Pekerjaan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi surat lamaran pekerjaan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi surat lamaran pekerjaan. Foto: Pexels

Dalam menulis surat lamaran kerja, pelamar biasanya melampirkan dokumen pendukung yang diminta oleh pihak perusahaan. Syarat pendukung yang dilampirkan pelamar dalam surat lamaran pekerjaan ditulis pada bagian penunjang yang dilampirkan.

Pada umumnya, pelamar kerja mendapat informasi adanya lowongan pekerjaan dari media massa (seperti koran dan media online) atau bisa juga diberitakan langsung oleh karyawan dari badan usaha atau instansi yang bersangkutan.

Salah satu persyaratan bagi pelamar kerja yang ingin bekerja di perusahaan tersebut adalah surat lamaran. Dalam surat lamaran ini, tercantum data pribadi pelamar yang dilengkapi dengan lampiran-lampiran yang dianggap perlu sebagai bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan.

Unsur-Unsur Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi mengetik surat lamaran pekerjaan. Foto: Pexels

Mengutip buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XII oleh Tim Ganesha Operation, surat lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat oleh seseorang untuk melamar pekerjaan di perusahaan atau instansi tertentu.

Surat lamaran pekerjaan bersifat formal dan memiliki struktur tertentu, sehingga tidak bisa ditulis sembarangan. Adapun unsur-unsur surat lamaran pekerjaan terdiri atas:

1. Alamat Pengirim

Surat lamaran harus mencantumkan alamat pengirim di bagian atas surat. Alamat pengirim ini mencakup nama lengkap dan alamat tempat tinggal. Biasanya, alamat pengirim terletak di sebelah kanan atas surat atau di bagian bawah setelah salam penutup.

2. Tanggal Surat

Tanggal surat adalah tanggal ketika surat lamaran dibuat. Bagian ini biasanya diletakkan di bawah alamat pengirim dengan jarak dua atau tiga baris. Penulisan tanggal ini penting karena menunjukkan kapan surat dibuat.

3. Alamat Perusahaan

Alamat perusahaan juga harus dicantumkan secara lengkap di surat lamaran. Pastikan untuk menulis nama perusahaan di baris pertama, lalu diikuti nama gedung (jika ada) pada baris kedua, serta nama jalan dan alamat lengkap perusahaan pada baris selanjutnya.

4. Salam Pembuka

Salam pembuka adalah bagian dari etika dalam penulisan surat lamaran. Bagian ini wajib ditulis di awal isi surat.

Biasanya, dalam surat lamaran berbahasa Indonesia, Anda dapat menggunakan kata "Dengan hormat" sebagai salam pembuka.

Salam pembuka ini dapat diikuti dengan kalimat pembukaan yang jelas dan singkat, seperti "Saya menulis surat ini untuk mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan..."

5. Isi Surat

Isi surat lamaran pekerjaan dapat dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu alinea pembuka, tubuh surat, dan alinea penutup.

  • Alinea pembuka digunakan untuk memperkenalkan diri Anda dan menyampaikan tujuan dalam menulis surat.

  • Alinea tubuh surat berisi informasi mengenai kualifikasi Anda, pengalaman kerja, dan alasan mengapa Anda cocok untuk posisi yang dilamar.

  • Alinea penutup digunakan untuk mengucapkan terima kasih kepada pemberi kerja atas pertimbangan mereka terhadap lamaran Anda dan menyatakan harapan Anda untuk dapat diberikan kesempatan wawancara.

6. Penunjang yang Dilampirkan

Sebelum mengakhiri surat lamaran, sebutkan berkas-berkas pendukung yang Anda lampirkan sesuai permintaan perusahaan pada bagian penunjang yang dilampirkan. Ini dapat membantu perekrut untuk menemukan dokumen-dokumen tersebut dengan mudah.

Lampiran ini dapat mencakup curriculum vitae (CV) atau resume, transkrip nilai, surat referensi, portofolio, atau dokumen-dokumen lain yang diminta oleh perusahaan. Pastikan untuk menyebutkan berkas-berkas tersebut sesuai dengan urutan.

7. Salam Penutup

Salam penutup adalah bagian untuk mengakhiri surat lamaran Anda. Bagian ini dapat berupa kalimat seperti "Hormat saya" atau "Terima kasih atas perhatian Anda". Salam penutup biasanya diletakkan dua atau tiga spasi di bawah baris terakhir isi surat.

Syarat Pendukung yang Dilampirkan Pelamar dalam Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi resume sebagai syarat pendukung yang bisa dimasukkan dalam lampiran. Foto: Pexels

Ada beberapa jenis syarat pendukung yang dapat Anda lampirkan dalam surat lamaran pekerjaan.

Biasanya, dokumen pendukung ini tergantung pada permintaan perusahaan. Berikut adalah beberapa syarat pendukung yang umumnya dilampirkan:

  • CV atau resume, yakni dokumen yang merinci riwayat pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, dan pencapaian Anda.

  • Transkrip nilai, yakni bukti akademis yang mencakup informasi tentang mata kuliah yang Anda ambil dan nilai yang diperoleh.

  • Sertifikat atau lisensi khusus, misalnya sertifikat keahlian profesional yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang ilamar.

  • Surat referensi dari atasan atau kolega kerja dari perusahaan sebelumnya.

  • Portofolio yang berisi proyek-proyek khusus yang pernah Anda kerjakan.

  • Surat penghargaan. Jika Anda pernah mendapatkan penghargaan dalam karier Anda, Anda dapat menyertakan salinan surat penghargaan tersebut sebagai bukti prestasi.

  • Sertifikat pelatihan yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Demikian penjelasan mengenai unsur-unsur surat lamaran pekerjaan. Dalam surat ini, syarat pendukung yang dilampirkan pelamar dalam surat lamaran pekerjaan ditulis pada bagian penunjang yang dilampirkan.

(SFR)

Baca juga: Apa Surat Lamaran Pekerjaan Harus Bersifat Formal? Ini Penjelasannya