Taktik Perjuangan Usul Tan Malaka yang Menekankan Perjuangan Bawah Tanah

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan mengenai apa nama taktik perjuangan yang diusulkan oleh Tan Malaka yang menekankan perjuangan bawah tanah dan non-kooperatif terhadap Belanda sering muncul ketika membahas strategi perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Tan Malaka dikenal sebagai pemikir revolusioner yang menawarkan pendekatan berbeda dari tokoh pergerakan lainnya. Pemikiran strategisnya berfokus pada perjuangan yang dilakukan secara diam, terorganisasi, dan tidak bekerja sama dengan pemerintah kolonial.
Dengan memahami konsep tersebut, para pembaca dapat menelusuri bagaimana strategi ini berpengaruh pada gerakan perlawanan nasional.
Apa Nama Taktik Perjuangan yang Diusulkan oleh Tan Malaka yang Menekankan Perjuangan Bawah Tanah dan Non-Kooperatif terhadap Belanda?
Apa nama taktik perjuangan yang diusulkan oleh Tan Malaka yang menekankan perjuangan bawah tanah dan non-kooperatif terhadap Belanda? Mengutip dari situs static.buku.kemdikbud.go.id, berikut adalah jawabannya.
Dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia, muncul berbagai strategi perjuangan untuk menentang penjajahan. Salah satu tokoh yang menawarkan pendekatan berbeda ialah Tan Malaka.
Tan Malaka adalah seorang pemikir revolusioner yang menekankan pentingnya perjuangan yang tidak bergantung pada kompromi dengan pemerintah kolonial.
Dalam konteks ini, ia memperkenalkan sebuah taktik khusus yang menekankan gerakan rahasia, konsolidasi kekuatan rakyat, dan penolakan kerja sama politik dengan Belanda.
Taktik yang diusulkan Tan Malaka dikenal sebagai aksi massa, yaitu sebuah strategi yang menekankan kekuatan rakyat sebagai penggerak utama perubahan.
Berbeda dengan perjuangan diplomatis ataupun perjuangan bersenjata, aksi massa menuntut keterlibatan luas dari masyarakat melalui organisasi, pendidikan politik, dan mobilisasi yang terarah.
Strategi ini bersifat non-kooperatif, artinya tidak memberikan ruang negosiasi dengan kolonial, serta beroperasi sebagian secara bawah tanah untuk menghindari represi pemerintah kolonial.
Melalui aksi massa, Tan Malaka menegaskan bahwa kemerdekaan sejati hanya dapat dicapai jika rakyat memiliki kesadaran kolektif dan kemampuan mengorganisasi diri secara mandiri.
Pendekatan ini sejalan dengan dinamika sejarah yang juga menunjukkan bahwa selama masa penjajahan, pergerakan bawah tanah terus berlangsung meskipun situasi politik diperketat oleh kekuasaan kolonial.
Dengan demikian, aksi massa tidak hanya menjadi strategi politik, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan kesadaran nasional yang kuat.
Pendekatan ini menegaskan bahwa rakyat merupakan aktor utama dalam upaya meraih kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan bangsa.
Melalui penjelasan mengenai apa nama taktik perjuangan yang diusulkan oleh Tan Malaka yang menekankan perjuangan bawah tanah dan non-kooperatif terhadap Belanda, para pembaca dapat memahami bahwa strategi tersebut lahir dari kesadaran situasional Tan Malaka terhadap kekuatan kolonial. (Dista)
Baca Juga: 18 Cerita tentang Pahlawan Nasional Indonesia dan Perjuangannya
