Konten dari Pengguna

Teknik Renang Gaya Bebas dan Manfaatnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

Β·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teknik Renang Gaya Bebas. Foto: Unsplash/Todd Quackenbush
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teknik Renang Gaya Bebas. Foto: Unsplash/Todd Quackenbush

Teknik renang gaya bebas merupakan salah satu hal penting yang harus diketahui sebelum berenang agar tidak terjadi cedera. Pasalnya, olahraga renang sering dilakukan tanpa menggunakan perlengkapan atau bantuan.

Dalam renang, lebih banyak memanfaatkan anggota tubuh, terutama bagian tangan serta kaki untuk bergerak atau dapat mengapung di air. Kini, renang sudah menjadi salah satu olahraga yang populer dan banyak diminati. Selain itu, renang juga menjadi salah satu olahraga yang dilombakan baik di tingkat nasional atau internasional.

Renang dapat dilakukan oleh semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dalam olahraga renang, terdapat banyak gaya yang dapat digunakan,, salah satunya adalah renang dengan menggunakan gaya bebas.

Daftar isi

Pengertian Olahraga Renang

Ilustrasi Teknik Renang Gaya Bebas. Foto: Unsplash/Serena Repice Lentini

Sebelum mengetahui teknik renang gaya bebas, ketahui terlebih dahulu pengertian dari olahraga renang. Inilah pengertian renang menurut Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas 7, Paiman, S.Pd., M.Or., (2021:294).

Renang merupakan salah satu cabang olahraga aquatik. Renang adalah upaya menggerakkan (mengapungkan atau mengangkat) semua bagian tubuh ke atas permukaan air. Renang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan bantuan.

Renang adalah cabang olahraga yang menggunakan anggota tubuh terutama bagian tangan dan kaki untuk bergerak di dalam air. Olahraga renang adalah perlombaan kecepatan bergerak di air dari garis start hingga finish.

Dalam perlombaan renang menggunakan berbagai gaya, antara lain gaya bebas, gaya kupu- kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menempuh jarak tertentu. dalam waktu tercepat.

Selain gaya-gaya renang tersebut masih ada perlombaan yang lain yang termasuk olahraga aquatik, yaitu loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air. Peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.

1. Pengertian Renang Gaya Bebas

Berdasarkan buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 4 PJOK, Anggia Eka, dkk., (2021:56) renang gaya bebas adalah renang yang dilakukan pada posisi badan telungkup, gerakan kaki seperti menggunting air (naik turun bergantian), dan ayunan lengan ke depan secara bergantian melalui sendi bahu.

Ada empat macam gaya yang dikenal dalam olahraga renang, yaitu gaya bebas, dada, kupu-kupu, dan punggung. Gaya dada disebut juga gaya katak, sedangkan gaya bebas disebut gaya crawl. Dibandingkan gaya lain, gaya bebas menghasilkan laju paling cepat.

Teknik renang gaya bebas terdiri atas beberapa bagian. Dimulai dari cara meluncur, gerakan lengan dan kaki, serta cara bernapas. Semuanya harus dapat dikuasai dengan baik.

Teknik Renang Gaya Bebas

Ilustrasi Teknik Renang Gaya Bebas. Foto: Unsplash/CHUTTERSNAP

Berikut merupakan teknik renang gaya bebas yang harus diketahui para perenang agar tidak salah dalam mempraktikkannya, mengutip dari buku yang berjudul Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 4 PJOK, Anggia Eka, dkk., (2021:56).

Teknik renang gaya bebas adalah dengan meluncur ke permukaan air, bagian dada menempel pada permukaan air. Pada teknik ini, posisi tubuh serta kaki lurus sejajar sambil kepala masuk ke dalam air.

1. Teknik Meluncur

  1. Pertama-tama, ambil posisi dengan berdiri di tepi kolam renang, satu kaki harus menempel di dinding kolam.

  2. Bungkukkan tubuh ke depan dan pastikan bahwa posisinya sejajar dengan permukaan air sambil juga meluruskan kedua tangan.

  3. Tolakkan kaki yang tadinya menempel di dinding kolam sekuat tenaga dan jaga keseimbangan tubuh serta pertahankan supaya tetap lurus.

  4. Pastikan posisi tangan dan kaki tetap lurus sejajar dengan permukaan air hingga berhenti.

  5. Selama dalam kondisi meluncur, jangan lupa untuk mengambil napas dan usahakan melakukannya dengan benar.

  6. Langkah tersebut dapat dilakukan secara berulang kali hingga akhirnya kecepatannya stabil dan sudah melesat jauh ke depan.

2. Teknik Lengan

1. Latihan di tempat

  1. Ketika melakukan latihan gerakan lengan atau tangan di tempat, awali dengan posisi berdiri sambil membungkukkan tubuh dan meluruskan kedua tangan.

  2. Tariklah ke bawah tangan kanan seraya menekan air hingga akhirnya ada di bawah tubuh.

  3. Saat tangan sudah di bawah tubuh, kemudian bengkokkan atau tekuk siku dan angkat tangan secara cepat.

  4. Lakukan gerakan tersebut secara bergantian pada tangan kanan dan juga tangan kiri.

  5. Dibutuhkan latihan gerakan berulang agar dapat menyempurnakannya tanpa membuat kesalahan sehingga latihan di tempat dapat dianggap selesai.

2. Latihan sambil meluncur

  1. Ketika melakukan latihan tangan sambil meluncur, usahakan untuk melemparkan lebih dulu kedua tangan ke arah depan secara bergantian dan mulailah melakukan gerakan mendayung dengan tangan tersebut.

  2. Ketika mendayung dengan menggunakan kedua tangan secara bergantian, posisikan tubuh miring sedikit. Kemudian masukkan tangan ke dalam air satu detik agar laju tubuh saat melakukan latihan ini dapat terus stabil dan seimbang lurus ke depan.

3. Teknik Kaki

  1. Usahakan untuk melakukan latihan gerakan kaki secara bersamaan dengan waktu latihan meluncur.

  2. Bisa juga dilakukan dengan mengambil posisi berdiri menghadap dinding kolam sambil kedua tangan berpegangan ke dinding kolam.

  3. Luruskan kedua kaki ke arah belakang dengan posisi tubuh menelungkup.

  4. Gerakkan kaki ke arah atas dan arah bawah secara bergantian dan usahakan kedua kaki harus berada dalam kondisi yang lemas atau rileks. Apabila kondisi kaki terlalu tegang atau kaku, hasil gerakan tentu tidak akan menjadi baik.

  5. Ketika melakukan gerakan kaki, usahakan untuk memulai dari pangkal paha.

4. Teknik Pernapasan

  1. Posisikan kepala dalam keadaan miring hingga mulut berada di atas permukaan air. Inilah kesempatan untuk mengambil napas.

  2. Setelah itu muka harus kembali menghadap masuk ke dalam air dan barulah napas diembuskan.

  3. Ketika proses pengambilan napas, perenang gaya bebas hanya diizinkan untuk memiringkan kepala pada satu arah saja. Apabila ingin ke kiri yang kiri saja dan kalau ke kanan, kanan saja.

  4. Usahakan gerakan ketika mengambil napas dilakukan di saat yang sama ketika tangan bekerja mendayung.

5. Teknik Koordinasi Pernapasan dan Gerakan Lengan

  1. Ambil posisi awal dengan gerakan meluncur yang dapat dilakukan dan gerakan tangan bisa menyusul.

  2. Lemparkan gerakan lengan ke arah depan dan lakukan gerakan tersebut secara bergantian.

  3. Saat melakukan gerakan mendayung, pastikan untuk memiringkan kepala ke satu arah saja supaya dapat mengambil napas.

  4. Setelah itu, posisikan muka kembali ke dalam air supaya dapat mengembuskan napas yang telah diambil sebelumnya.

  5. Secara berkelanjutan dan terus-menerus perenang dapat melakukan gerakan tersebut.

  6. Latihlah secara berulang kali supaya hasilnya semakin baik dan maksimal.

6. Teknik Koordinasi Kaki, Lengan, dan Pernapasan

  1. Lakukan gerakan kaki secara bergantian dengan cara dipukulkan naik-turun.

  2. Lengan juga harus digerakkan dengan melemparnya ke arah depan dan dilakukan secara bergantian.

  3. Ketika lengan bekerja mendayung, posisikan kepala dalam keadaan miring ke satu arah seperti yang sebelumnya telah dijelaskan supaya bisa mengambil napas. Kemudian muka dapat kembali menghadap ke bawah atau ke dalam air untuk dapat mengembuskan napas yang baru saja diambil.

Proses pengambilan napas bisa dilakukan sesudah minimal selesai 1 set gerakan, yakni mencakup gerakan tangan kanan dan kiri. Hanya saja, pengambilan napas khusus bagi perenang profesional adalah saat sesudah melakukan 8 set gerakan dan hal tersebut tak sulit lagi bagi para perenang.

Manfaat Renang Gaya Bebas

Ilustrasi Teknik Renang Gaya Bebas. Foto: Unsplash/Maksym Tymchyk πŸ‡ΊπŸ‡¦

Berikut adalah beberapa manfaat renang gaya bebas yang dapat digunakan untuk menambah wawasan menurut buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 4 PJOK, Anggia Eka, dkk., (2021:59):

1. Melatih Otak

Gaya bebas pada olahraga renang adalah gerakan yang cepat dan bahkan tercepat bila dibandingkan dengan tiga gaya populer lainnya.

Hal tersebutlah yang membuat gaya bebas disebut sebagai gaya yang dinamis dengan sinkronisasi semua gerakan tubuh yang maksimal jika dilakukan secara tepat.

Sinkronisasi antara gerakan anggota tubuh satu dengan lainnya memerlukan kemampuan otak yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat membuat kemampuan otak lebih terlatih.

Kinerja otak akan menjadi lebih berkembang dengan lebih baik saat melakukan gerakan-gerakan gaya bebas.

2. Menambah Tinggi Badan

Renang gaya bebas bermanfaat bagi pertumbuhan fisik, khususnya dalam masa pertumbuhan.

Hal ini terjadi karena gerakannya sangat cepat dan dinamis sehingga tubuh otomatis akan tertarik ke arah belakang dan ke arah depan serta naik dan turun yang membantu perkembangan tulang dan otot.

Dengan rutin berenang, tinggi badan dapat bertambah terutama pada saat masa pertumbuhan.

3. Melatih Otot

Renang gaya bebas terkenal akan kedinamisannya dan ini merupakan salah satu poin penting di mana mampu memberikan latihan otot optimal pada tubuh kita.

Otot perut, kaki, dan bahu merupakan bagian-bagian yang akan merasakan manfaatnya. Hal tersebut dikarenakan yang paling banyak bergerak dan terus dilatih.

Apabila rajin berenang menggunakan teknik gaya bebas, maka tak salah lagi otot tubuh akan menjadi terlatih sekaligus jauh lebih kuat.

Bagi yang memiliki keluhan seringnya mengalami kejang otot maupun kram, bisa mencoba melakukan renang gaya bebas agar otot lebih kuat sehingga tidak mudah kram apalagi kejang.

Itulah penjelasan tentang teknik renang gaya bebas dan manfaatnya agar tidak salah mempraktikkan. (Ria)

Baca juga: Materi Tolak Peluru: Sejarah, Teknik Dasar, Sarana, dan Aturan