Teks Diskusi: Struktur, Jenis-Jenis, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Teks diskusi adalah teks yang memberikan dua pendapat yang berbeda tentang sebuah topik yang sedang dibahas. Teks diskusi berisi pro dan kontra yang mengakibatkan kedua belah pihak saling menyampaikan masalah yang menjadi persoalan dalam diskusi.
Sementara itu, mengutip buku Diskusi Menggapai Demokrasi (Diskusi dan Tanggapan Kritis) Bahasa Indonesia Paket B Setara SMP Kelas IX, diskusi adalah aktivitas bertukar pikiran atau gagasan yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mendapatkan kesepahaman pendapat.
Tujuan dari memahami teks diskusi adalah untuk menghargai berbagai pendapat yang ada tentang suatu hal. Simak penjelasan lengkap tentang struktur dan jenis-jenis teks diskusi dalam uraian di bawah ini.
Struktur Teks Diskusi
Dalam teks diskusi, terdapat dua komponen utama, yaitu pendapat pro (mendukung) dan kontra (menentang). Untuk lebih jelasnya, berikut ini struktur dalam teks diskusi dalam bahasa Indonesia yang disadur dari ditsmp.kemdikbud.go.id.
1. Pendahuluan
Bagian pertama dalam teks diskusi adalah pendahuluan. Pada paragraf ini akan dijelaskan tentang isu, masalah, dan topik yang sedang dibahas.
2. Pendapat Pro
Kemudian, dilanjutkan dengan argumen pro atau yang mendukung isu yang sedang dibahas.
3. Pendapat Kontra
Selain pendapat pro, terdapat pendapat kontra yang berisi argumen menentang atau menolak isu yang sedang dibahas. Pada bagian ini, pendapat berbeda diungkapkan.
4. Kesimpulan
Terakhir adalah bagian kesimpulan, berisi rekomendasi sudut pandang penulis berdasarkan argumen pro dan kontra yang dibahas sebelumnya. Bagian ini adalah akhir dari teks diskusi.
Baca Juga: Teks Anekdot: Ciri-Ciri, Unsur, Struktur, dan Kaidah Kebahasaan
Jenis-Jenis Teks Diskusi
Teks diskusi adalah teks yang berisi opini mengenai pro atau kontra tentang sebuah masalah yang sedang dibahas. Teks diskusi muncul karena setiap orang pasti memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam mencari solusi.
Forum diskusi diharapkan dapat mengambil jalan tengah terhadap masalah yang sedang dibicarakan. Ada beberapa jenis teks diskusi. Dirangkum dari buku Super Complete SMP/MTs 7-8-9 oleh Tim Guru Inspiratif pada 2019, berikut jenis-jenis teks diskusi:
1. Muktamar
Muktamar adalah pertemuan perwakilan organisasi. Dalam acara ini dapat menemukan teks diskusi, sebab salah satu aktivitas dalam acara muktamar adalah bertukar pendapat.
2. Loka Karya
Loka karya adalah acara yang dihadiri beberapa orang untuk memecahkan permasalah tertentu. Setiap orang yang hadir dalam loka karya memiliki pendapat dan pandangan tertentu, umumnya mereka sudah menyiapkan teks berisi gagasan yang ingin disampaikan.
3. Diskusi Panel
Diskusi panel adalah forum diskusi yang telah direncanakan sebelumnya. Pembahasan dalam diskusi panel adalah sebuah topik yang sudah disiapkan yang nantinya disampaikan di depan audiens.
4. Kongres
Kongres adalah pertemuan besar para wakil organisasi. Teks diskusi dalam sebuah kongres berisi tentang isu-isu politik.
5. Simposium
Simposium adalah acara pidato pendek yang disampaikan di depan peserta dan dipimpin seorang moderator. Dalam acara ini juga bisa ditemukan teks diskusi.
6. Seminar
Seminar adalah pertemuan khusus dalam ranah akademik untuk melakukan studi secara menyeluruh. Acara seminar umumnya dihadiri mahasiswa, dosen, dan guru besar sebagai narasumber. Selain menyampaikan materi oleh guru besar, biasanya di akhir acara terdapat diskusi.
7. Sarasehan
Contoh yang terakhir adalah sarasehan, yaitu forum santai dengan tujuan membahas topik tertentu. Setiap pihak yang terlibat dalam acara sarasehan dapat mengemukakan pendapat masing-masing.
Contoh Teks Diskusi
Menyadur Diskusi Menggapai Demokrasi (Diskusi dan Tanggapan Kritis) Bahasa Indonesia Paket B Setara SMP Kelas IX, di bawah ini contoh teks diskusi yang akan membahas tentang hukuman mati untuk pengedar dan pengguna narkoba.
Pendahuluan
Pada zaman modern yang serba canggih seperti saat ini, memengaruhi peredaran narkoba yang menjadi semakin banyak. Perkembangan adanya peredaran narkoba yang cukup pesat tentunya memberikan dampak buruk untuk masyarakat, mulai dari pelajar hingga pejabat negara. Topik perdebatan dalam permasalahan ini adalah hukuman mati untuk pengedar dan pengguna narkoba.
Pendapat Pro
Banyak masyarakat yang setuju untuk menghukum mati para pengedar dan pengguna narkoba. Alasan pertama, narkoba mampu memengaruhi dan mengubah pola pikir penggunanya, sehingga dapat membahayakan pengguna dan orang lain.
Alasan kedua, narkoba dapat merusak generasi muda penerus bangsa. Perilaku dan pola pikir remaja yang menggunakan narkoba akan semakin buruk. Padahal, negara ini membutuhkan generasi penerus yang memiliki akhlak mulia untuk memajukan bangsa dan negara.
Ketiga, narkoba membuat calon penggunanya merasa penasaran dan akhirnya mencoba untuk menggunakan. Lambat laun, pengguna akan kecanduan. Nantinya, pengguna dapat memengaruhi teman-temannya.
Adanya hukuman mati dapat memberikan efek jera bagi pengedar dan pengguna narkoba. Maka dari itu, banyak masyarakat yang setuju tentang hukuman ini.
Pendapat Kontra
Tak sedikit orang yang tak setuju tentang pemberian hukuman mati untuk pengedar dan pengguna narkoba. Alasan pertama, karena hukuman mati dianggap kurang manusiawi dan melanggar hak asasi manusia (HAM) yang telah tercantum dalam UUD 1945.
Alasan kedua, hukuman mati hanya akan menambah anggaran negara. Sebab, dalam pelaksanaan eksekusinya membutuhkan biaya yang besar. Daripada digunakan untuk menghukum mati pengedar dan pengguna narkoba, uang negara dapat digunakan untuk pembangunan bangsa.
Kesimpulan
Setiap orang telah diberikan hak untuk hidup bebas, tetapi masih ada orang yang menggunakan hidupnya untuk merugikan diri sendiri dan orang lain. Sehingga, adanya hukuman mati untuk pengedar narkoba harus ditinjau kembali, sebab narkoba memberikan dampak negatif untuk generasi muda penerus bangsa.
(NSF)
