Konten dari Pengguna

Teks Doa Sholat Tarawih dan Witir yang Umum Dibaca di Masjid

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi teks doa sholat Tarawih dan Witir. Unsplash/rumanamin
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi teks doa sholat Tarawih dan Witir. Unsplash/rumanamin

Teks doa sholat Tarawih dan Witir menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah malam di bulan Ramadan. Setelah seluruh rakaat Tarawih dan Witir selesai dilaksanakan di masjid, doa ini biasanya dibacakan sebagai penutup.

Isinya mencakup permohonan ampunan, keselamatan, serta keberkahan. Salat Tarawih dilaksanakan setelah sholat Isya pada malam Ramadan.

Jumlah rakaatnya berbeda-beda sesuai kebiasaan yang berkembang di masyarakat, umumnya 8 atau 20 rakaat, lalu ditutup dengan salat Witir yang berjumlah ganjil.

Bacaan Teks Doa Sholat Tarawih dan Witir

ilustrasi teks doa sholat Tarawih dan Witir. Unsplash/masjidpogungraya

Berdasarkan unggahan repository.unugha.ac.id, teks doa sholat tarawih dan witir pada dasarnya tidak terdapat redaksi baku yang secara khusus diwajibkan setelah selesai sholat tarawih. Doa dapat dipanjatkan sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.

Namun dalam praktiknya, terdapat susunan doa yang telah dirangkai oleh para ulama dan kemudian diamalkan secara luas di berbagai masjid.

Salah satu yang cukup dikenal adalah doa kamilin, yang kerap dibacakan setelah salat tarawih sebagai bentuk permohonan agar ibadah Ramadan diterima dan disempurnakan. Berikut teks latinnya.

Tangkapan layar 1 Doa selesai Tarawih. sumber: repository.unugha.ac.id
Tangkapan layar 2 Doa selesai Tarawih. sumber: repository.unugha.ac.id

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla, yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang pada hari kiamat berjalan dibawah panji Nabi Muhammad saw, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan,yang menikah dengan para bidadari surga, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Doa mereka di dalamnya ialah, “Subhanakallahumma” (Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami), dan salam penghormatan mereka ialah, “Salam” (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka ialah, “Al-hamdu lillahi Rabbil ‘alamin” (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam).

Selain itu, setelah salam terakhir, doa yang sering dibaca antara lain:

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ وَإِلَيْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera, dari-Mu kesejahteraan, dan kepada-Mu kembali segala kesejahteraan. Maha Berkah Engkau, wahai Dzat Yang Maha Agung lagi Maha Mulia.”

Doa tersebut termasuk bacaan yang diajarkan dalam tuntunan sholat malam dan juga dikenal sebagai doa setelah sholat secara umum.

Dalam praktik di berbagai masjid, susunan doa dapat sedikit berbeda, namun substansinya tetap berisi permohonan ampunan, rahmat, serta keberkahan Ramadhan.

Sholat menjadi penutup dari sholat malam Ramadhan. Dalam tuntunan yang sama dijelaskan bahwa Witir dapat dilakukan satu rakaat atau tiga rakaat, tergantung kebiasaan yang dianut.

Setelah Witir, doa kembali dipanjatkan sebagai penegasan bahwa seluruh rangkaian ibadah telah selesai. Berikut doa yang biasa dibaca setelah selesai Witir.

Tangkapan layar Doa selesai Witir. sumber: repository.unugha.ac.id

Artinya: “Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, shalat tarawih kami, bacaan kami, ruku’ kami, sujud kami, duduk kami, tasbih kami, tahlil kami, rendah hati kami, khusu’ kami, dan janganlah Engkau timpakan amal kami ke wajah kami (jangan Engkau tolak amal kami). Ya Allah Tuhan semesta alam, wahai Penolong yang terbaik, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang dari semua penyayang. Semoga rahmat dan salam Allah senantiasa tercurahkan pada pemimpin kami, Nabi Muhammad Saw, keluarga dan para sahabatnya.”

Teks doa sholat Tarawih dan Witir yang umum dibaca di masjid selaras dengan panduan ibadah yang telah diterbitkan secara resmi oleh lembaga pendidikan Islam.

Bacaan tersebut menjadi penutup yang khusyuk dalam rangkaian sholat malam Ramadhan, sekaligus sarana memohon agar seluruh amal ibadah diterima dan diberkahi. (Rahma)

Baca juga: Jadwal Tarawih 2026 berdasarkan Kalender Resmi Kemenag