Teks Lagu Hari Santri Lengkap untuk Dinyanyikan saat Peringatan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sedang mencari teks lagu Hari Santri yang lengkap resmi Kemenag? Peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya identik dengan upacara dan kegiatan pesantren, tapi juga dengan lagu yang dinyanyikan bersama.
Bagi yang sedang mempersiapkan acar, teks lagu Hari Santri lengkap dengan informasi mengenai pencipta lagunya.
Teks Lagu Hari Santri Lengkap yang Sarat Makna
Mengutip situs https://kemenag.go.id, berikut teks lagu Hari Santri Nasional 22 Oktober resmi dari Kemenag:
22 Oktober 45
Resolusi Jihad panggilan jiwa
Santri dan Ulama tetap setia
Berkorban pertahankan Indonesia
Saat ini kita telah merdeka
Mari teruskan perjuangan ulama
Berperan aktif dengan dasar Pancasila
Nusantara tanggung jawab kita
Hari Santri, Hari Santri, Hari Santri
Hari Santri bukti cinta pada negeri
Ridho dan Rahmat dari Ilahi
NKRI harga mati
Ayo Santri, Ayo Santri, Ayo Santri
Ayo ngaji dan patuh pada kyai
Jayalah bangsa, jaya negara
Jayalah pesantren kita
*
Mari bersiap kita berangkat
Ke pesantren dengan penuh semangat
Raih cita-cita luruskan niat
Mengabdi tuk kemaslahatan umat
Hari Santri, Hari Santri, Hari Santri
Hari Santri bukti cinta pada negeri
Ridho dan Rahmat dari Ilahi
NKRI harga mati
Ayo Santri, Ayo Santri, Ayo Santri
Ayo ngaji dan patuh pada kyai
Jayalah bangsa, jaya negara
Jayalah pesantren kita
Jayalah bangsa negara
Jayalah Indonesia
Jayalah Indonesia
Sejarah Hari Santri Nasional
Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015.
Peringatan ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Penetapan tanggal tersebut berkaitan dengan Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 sebagai seruan untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman pasukan Sekutu.
Gagasan Hari Santri muncul pada 2014 dari kalangan pesantren, termasuk Pondok Pesantren Babussalam di Malang.
Setelah melalui proses pengusulan, Presiden Joko Widodo secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional pada 15 Oktober 2015.
Sejak saat itu, peringatannya diisi dengan berbagai kegiatan, seperti doa bersama, zikir, dan shalawat untuk mengenang jasa para santri sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
Lebih dari sekadar peringatan sejarah, Hari Santri juga menjadi momentum untuk meneladani karakter santri, seperti rendah hati, mandiri, sederhana, ikhlas dalam menuntut ilmu, serta menghormati perbedaan.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar santri turut berkontribusi bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.
Demikian, teks lagu Hari Santri jadi pengingat bahwa semangat perjuangan masa lalu perlu diteruskan melalui ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada Indonesia. (Fikah)
Baca juga: Atribut Pawai Hari Santri yang Perlu Disiapkan untuk Memeriahkan Acara
