Tim Mana yang Dikalahkan Prancis di Piala Dunia 2018? Cek di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim mana yang dikalahkan Prancis di Piala Dunia 2018 menjadi pertanyaan menarik setelah laga final dramatis menghadirkan banyak gol serta rekor bersejarah.
Turnamen sepak bola terbesar tersebut memperlihatkan persaingan ketat antarnegara kuat Eropa hingga menghasilkan pertandingan puncak penuh tekanan sepanjang laga penting.
Performa pemain muda dan senior dari berbagai tim nasional turut menciptakan catatan menarik selama kompetisi berlangsung di Rusia tahun tersebut.
Sejarah Sepak Bola, Tim Mana yang Dikalahkan Prancis di Piala Dunia 2018?
Tim mana yang dikalahkan Prancis di Piala Dunia 2018? Dikutip dari aljazeera.com, Kroasia adalah tim yang dikalahkan Prancis pada laga final yang berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Prancis sekaligus memastikan gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah negara tersebut setelah keberhasilan pertama pada 1998.
Laga final berlangsung sangat terbuka sejak menit awal. Kroasia tampil agresif dan berani menekan pertahanan Prancis meskipun berstatus debutan final Piala Dunia.
Permainan cepat yang diperlihatkan Kroasia membuat pertandingan berjalan intens dengan tempo tinggi sepanjang babak pertama.
Prancis membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui gol bunuh diri Mario Mandzukic.
Situasi tersebut bermula dari tendangan bebas Antoine Griezmann yang mengarah ke kotak penalti Kroasia sebelum mengenai kepala Mandzukic dan masuk ke gawang sendiri.
Gol itu menjadi catatan unik karena menjadi gol bunuh diri pertama dalam sejarah final Piala Dunia.
Kroasia tidak membutuhkan waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Ivan Perisic mencetak gol balasan pada menit ke-28 melalui tendangan keras kaki kiri setelah memanfaatkan bola liar di area pertahanan Prancis.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali seimbang dan meningkatkan tekanan terhadap lini belakang Prancis.
Pertandingan kemudian memasuki momen kontroversial ketika wasit memberikan penalti kepada Prancis setelah meninjau VAR. Bola hasil sepak pojok dianggap mengenai tangan Perisic di dalam kotak penalti.
Antoine Griezmann yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugas dengan baik pada menit ke-38 sehingga Prancis kembali unggul 2-1 sebelum turun minum.
Babak kedua berlangsung semakin menarik karena Kroasia tetap menyerang meskipun tertinggal.
Luka Modric, Ivan Rakitic, dan Perisic terus mengalirkan bola ke lini depan untuk membongkar pertahanan Prancis. Akan tetapi, efektivitas serangan balik Prancis menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.
Paul Pogba memperbesar keunggulan Prancis menjadi 3-1 pada menit ke-59. Gelandang Manchester United tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan matang dari rekan setimnya.
Gol Pogba membuat Kroasia mulai kesulitan menjaga ritme permainan akibat tekanan mental dan fisik.
Hanya berselang beberapa menit, Kylian Mbappe ikut mencatatkan nama di papan skor. Penyerang muda berusia 19 tahun itu melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Danijel Subasic.
Gol tersebut menjadikan Mbappe sebagai pemain termuda kedua yang mencetak gol pada final Piala Dunia setelah Pele.
Kroasia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2 melalui Mario Mandzukic. Penyerang Juventus itu memanfaatkan kesalahan kiper Hugo Lloris yang terlalu lama menguasai bola di depan gawang. Mandzukic berhasil merebut bola dan menceploskannya ke gawang kosong pada menit ke-69.
Meskipun terus menekan hingga akhir pertandingan, Kroasia tidak mampu menambah gol lagi. Prancis tampil disiplin menjaga pertahanan dan berhasil mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi.
Kemenangan tersebut langsung disambut perayaan besar para pemain, staf pelatih, dan pendukung Prancis.
Keberhasilan itu juga membuat Didier Deschamps mencatat sejarah penting dalam sepak bola dunia.
Deschamps menjadi sosok ketiga yang mampu memenangkan Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih setelah Mario Zagallo dari Brasil serta Franz Beckenbauer dari Jerman.
Sebelumnya, Deschamps menjadi kapten Prancis saat meraih gelar Piala Dunia 1998. Final Piala Dunia 2018 juga dikenal sebagai salah satu partai puncak paling menghibur dalam era modern.
Total enam gol tercipta sepanjang pertandingan sehingga menjadi final dengan skor tinggi dalam waktu normal sejak Brasil mengalahkan Swedia 5-2 pada 1958.
Pertandingan tersebut turut memperlihatkan pengaruh teknologi VAR yang mulai digunakan secara resmi pada ajang Piala Dunia.
Kroasia tetap mendapatkan apresiasi besar meskipun gagal menjadi juara. Perjalanan menuju final terbilang berat karena harus melewati pertandingan panjang melawan Denmark, Rusia, dan Inggris.
Semangat juang para pemain Kroasia membuat tim tersebut mendapat penghormatan luas dari pecinta sepak bola dunia.
Tim mana yang dikalahkan Prancis di Piala Dunia 2018 akhirnya menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola internasional modern dengan pertandingan penuh drama.
Kemenangan tersebut memperlihatkan kualitas serangan efektif, pertahanan disiplin, serta kemampuan Prancis memanfaatkan peluang pada laga paling menentukan. (Khoirul)
Baca Juga: Cerita Bangsa Prancis FC Mobile Lengkap dan Cara Menyelesaikannya
