Konten dari Pengguna

Tol Fungsional Purwomartani yang Dibuka saat Arus Mudik

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tol fungsional Purwomartani. Foto: Unsplash.com/Anatol Rurac
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tol fungsional Purwomartani. Foto: Unsplash.com/Anatol Rurac

Tol fungsional Purwomartani menjadi jalur alternatif yang mulai dioperasikan sementara untuk mendukung mobilitas kendaraan selama periode arus mudik Lebaran tahun 2026.

Keberadaan jalur ini memberi opsi perjalanan yang lebih ringkas bagi pengendara yang melintas di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.

Pengaturan operasionalnya dilakukan secara terbatas dengan mempertimbangkan kondisi jalan serta keamanan selama masa penggunaan sementara tersebut berlangsung di lapangan.

Tol Fungsional Purwomartani untuk Arus Mudik

Ilustrasi tol fungsional Purwomartani. Foto: Unsplash.com/Alena Lavrova

Dikutip dari Instagram @dishubdiy, tol fungsional Purwomartani resmi dibuka untuk menunjang kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan skema operasional terbatas yang disesuaikan kondisi lapangan.

Jalur ini merupakan bagian dari ruas Tol Jogja-Solo yang menghubungkan wilayah Prambanan hingga Purwomartani dengan panjang mencapai sekitar 11,225 kilometer.

Pengoperasian jalur ini dimulai pada tanggal 16 Maret hingga 29 Maret 2026. Waktu operasionalnya ditetapkan mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB setiap harinya.

Penerapan jam tersebut bertujuan menjaga keselamatan pengendara karena kondisi jalan belum sepenuhnya rampung secara permanen. Akses tol ini dapat digunakan secara gratis selama masa fungsional berlangsung.

Kebijakan tanpa tarif ini memberikan kemudahan bagi pemudik yang ingin menghemat biaya perjalanan, sekaligus mendorong distribusi kendaraan agar tidak menumpuk di jalur arteri utama.

Penggunaan tol fungsional ini dibatasi hanya untuk kendaraan golongan I, yaitu kendaraan kecil non-bus seperti mobil pribadi.

Pembatasan ini dilakukan karena mempertimbangkan kesiapan infrastruktur serta tingkat keamanan jalan yang masih dalam tahap pengembangan.

Rekayasa lalu lintas juga diterapkan selama pengoperasian berlangsung. Jalur tol diberlakukan satu arah atau exit only keluar dari Yogyakarta menuju arah Prambanan.

Skema ini dirancang untuk mengurai kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat saat arus mudik.

Kendaraan yang datang dari arah Solo atau Jakarta dan menuju Yogyakarta tetap diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Prambanan.

Pengaturan tersebut menjaga agar arus kendaraan tidak saling bertabrakan dalam satu jalur yang masih terbatas kapasitasnya.

Manfaat utama dari dibukanya jalur ini terlihat pada efisiensi waktu tempuh. Perjalanan dari Purwomartani menuju Prambanan diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 15 menit.

Waktu tersebut jauh lebih singkat dibandingkan melalui jalur biasa yang berpotensi padat selama musim mudik.

Sejak hari pertama dibuka, arus kendaraan sudah terlihat meningkat di pintu masuk tol. Antrean kendaraan sempat terbentuk pada pagi hari, menunjukkan tingginya minat pengguna jalan terhadap jalur alternatif ini.

Kehadiran petugas kepolisian di sekitar gerbang tol membantu mengatur arus kendaraan agar tetap tertib.

Pengoperasian tol ini bersifat situasional. Kondisi lalu lintas di lapangan menjadi faktor utama dalam menentukan apakah jalur tetap dibuka atau mengalami penyesuaian.

Arahan dari pihak kepolisian juga menjadi acuan penting dalam pengambilan keputusan operasional.

Aspek keselamatan menjadi perhatian utama selama penggunaan jalur fungsional. Kondisi jalan yang belum sepenuhnya selesai membuat pengendara perlu lebih waspada.

Rambu lalu lintas serta arahan petugas harus diikuti untuk menghindari risiko selama perjalanan. Kehadiran tol ini menjadi salah satu solusi sementara dalam menghadapi lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran.

Perannya tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga membantu mengurangi kepadatan di jalur utama yang sering mengalami kemacetan panjang.

Tol fungsional Purwomartani memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus mudik dengan pengaturan operasional yang terukur dan terbatas.

Penggunaan jalur ini tetap perlu disertai kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta kewaspadaan selama berkendara di kondisi jalan yang belum sepenuhnya selesai. (Khoirul)

Baca Juga: Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 di Sejumlah Ruas Jalan, Pemudik Wajib Tahu