Transformasi Energi oleh Klorofil: Perubahan Bentuk Energi pada Makhluk Hidup

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suatu energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan oleh manusia begitu saja. Energi hanya dapat mengubah bentuknya menjadi energi lain. Misalnya, energi listrik yang dapat berubah menjadi energi cahaya.
Pernyataan bahwa energi tidak dapat diciptakan dan dihancurkan, serta hanya bisa diubah bentuknya, disebut dengan hukum kekekalan energi, yang ditemukan oleh seorang ilmuwan, yaitu James Prescott Joule.
Mengutip dalam buku Magic Trick Praktis ala Bimbel IPA SMP Kelas VII, VIII, IX yang diterbitkan oleh Tim Bimbel Excellent, beberapa contoh perubahan bentuk energi, yaitu:
Energi listrik menjadi energi kalor, seperti yang terdapat dalam setrika dan kompor listrik
Energi listrik menjadi energi cahaya, contohnya adalah lampu
Energi listrik menjadi energi bunyi, seperti yang ada pada radio dan bel listrik
Energi listrik menjadi energi kinetik, contohnya adalah kipas angin yang bergerak.
Selain perubahan bentuk energi yang telah disebutkan, energi juga dapat mengalami transformasi dalam sel tubuh makhluk hidup, contohnya adalah transformasi energi oleh klorofil. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui penjelasan selengkapnya.
Transformasi Energi oleh Klorofil
Disebutkan dalam buku Super Complete Rumus Matematika-IPA SMP/Mts 7-8-9 karangan Elis Khoerunnisa, S.Pd. dan Arinta Dra Setiana, S.Pd., transformasi energi adalah proses mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
Transformasi energi dapat terjadi pada makhluk hidup heterotrof, yang memakan makanan organik sebagai sumber energinya, serta tidak dapat mengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik.
Ada beberapa bentuk transformasi energi terjadi di dalam sel tubuh makhluk hidup. Salah satu contohnya adalah transformasi energi oleh klorofil.
Merangkum dalam buku Inti Materi IPA SMP/MTs kelas 7, 8, 9 yang disusun oleh Tim Maestro Genta, klorofil adalah zat hijau daun yang terdapat dalam organel sel tumbuhan, yang disebut dengan kloroplas.
Klorofil dalam tumbuhan berguna untuk proses fotosintesis, yang berfungsi untuk menangkap energi radiasi sinar cahaya matahari untuk memperlancar proses fotosintesis.
Proses fotosintesis tersebut digunakan untuk mereaksikan CO2 dan H2O menjadi glukosa, yang nantinya hasil reaksi tersebut juga akan menghasilkan oksigen.
Pada dasarnya, transformasi energi oleh klorofil ini mengubah energi radiasi matahari yang berbentuk energi cahaya menjadi energi potensial dan energi kimiawi, yang disimpan dalam molekul karbohidrat dan bahan makanan lainnya.
Energi yang telah diubah oleh klorofil tersebut dimanfaatkan oleh tumbuhan, untuk beraktivitas yang meliputi kegiatan tumbuh dan berkembang, serta dimanfaatkan oleh makhluk hidup lain, yang mengonsumsi tumbuhan tersebut.
Dari peristiwa tersebut, energi yang terdapat pada tumbuhan berpindah ke dalam tubuh makhluk hidup lainnya, dan menjadi energi potensial yang bisa digunakan dan ditransformasikan kembali sesuai dengan kebutuhannya.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Sebutkan dua contoh perubahan bentuk energi?

Sebutkan dua contoh perubahan bentuk energi?
Energi listrik menjadi energi cahaya, contohnya adalah lampu dan energi listrik menjadi energi kinetik, contohnya adalah kipas angin yang bergerak.
Apa itu klorofil?

Apa itu klorofil?
Klorofil adalah zat hijau daun yang terdapat dalam organel sel tumbuhan, yang disebut dengan kloroplas.
Apa fungsi klorofil?

Apa fungsi klorofil?
Klorofil dalam tumbuhan berguna untuk proses fotosintesis, yang berfungsi untuk menangkap energi radiasi sinar cahaya matahari untuk memperlancar proses fotosintesis.
